<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puncak Gunung Ciremai Kembali Terbakar, Jalur Pendakian Ditutup</title><description>Kawasan Puncak Gunung Ciremai yang berada di wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, kembali terbakar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/06/525/2101371/puncak-gunung-ciremai-kembali-terbakar-jalur-pendakian-ditutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/06/525/2101371/puncak-gunung-ciremai-kembali-terbakar-jalur-pendakian-ditutup"/><item><title>Puncak Gunung Ciremai Kembali Terbakar, Jalur Pendakian Ditutup</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/06/525/2101371/puncak-gunung-ciremai-kembali-terbakar-jalur-pendakian-ditutup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/06/525/2101371/puncak-gunung-ciremai-kembali-terbakar-jalur-pendakian-ditutup</guid><pubDate>Jum'at 06 September 2019 12:07 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/06/525/2101371/puncak-gunung-ciremai-kembali-terbakar-jalur-pendakian-ditutup-cPIniTB4es.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kepulan asap di Gunung Ciremai, Majalengka, Jawa Barat (Foto: Antaranews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/06/525/2101371/puncak-gunung-ciremai-kembali-terbakar-jalur-pendakian-ditutup-cPIniTB4es.JPG</image><title>Kepulan asap di Gunung Ciremai, Majalengka, Jawa Barat (Foto: Antaranews)</title></images><description>CIREBON - Kawasan Puncak Gunung Ciremai yang berada di wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, kembali terbakar pada Kamis kemarin sekitar jam 16.30 WIB. Hingga hari ini Jumat (6/9/2019) api belum dapat dikendalikan.
&quot;Kami masih memantau kepulan asap yang terjadi di Puncak Ciremai,&quot; kata Humas Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Kabupaten Kuningan, Agus Yudantara, dilansir dari Antaranews.
Menurut Agus, kebakaran itu terpantau pada hari Kamis sekitar pukul 16.30 WIB. Di mana kepulan asap terlihat dan masih ditempat yang seperti kejadian kebakaran pada bulan lalu.
Dengan kejadian ini kata Agus, pihaknya akan terus memantau dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemadaman, apabila terus membesar.
&quot;Ini (kebakaran) sambungan yang kemarin dan kami masih memantau, namun asap mulai mengecil,&quot; tuturnya.
Kebakaran bulan Agustus yang terjadi di puncak Gunung Ciremai kurang lebih menghanguskan seluas 343 hektare habitat edelweis. Menurut Agus, lahan yang terbakar merupakan habitat edelweis yang berada pada ketinggian 2.600 sampai 3.078 MDPL.
Dia mebambahkan untuk jalur pendakian Gunung Ciremai juga belum dibuka untuk umum setelah terjadi kebakaran kemarin. &quot;Sampai saat ini pendakian belum dibuka, apalagi sekarang terdapat kepulan asap,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>CIREBON - Kawasan Puncak Gunung Ciremai yang berada di wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, kembali terbakar pada Kamis kemarin sekitar jam 16.30 WIB. Hingga hari ini Jumat (6/9/2019) api belum dapat dikendalikan.
&quot;Kami masih memantau kepulan asap yang terjadi di Puncak Ciremai,&quot; kata Humas Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Kabupaten Kuningan, Agus Yudantara, dilansir dari Antaranews.
Menurut Agus, kebakaran itu terpantau pada hari Kamis sekitar pukul 16.30 WIB. Di mana kepulan asap terlihat dan masih ditempat yang seperti kejadian kebakaran pada bulan lalu.
Dengan kejadian ini kata Agus, pihaknya akan terus memantau dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemadaman, apabila terus membesar.
&quot;Ini (kebakaran) sambungan yang kemarin dan kami masih memantau, namun asap mulai mengecil,&quot; tuturnya.
Kebakaran bulan Agustus yang terjadi di puncak Gunung Ciremai kurang lebih menghanguskan seluas 343 hektare habitat edelweis. Menurut Agus, lahan yang terbakar merupakan habitat edelweis yang berada pada ketinggian 2.600 sampai 3.078 MDPL.
Dia mebambahkan untuk jalur pendakian Gunung Ciremai juga belum dibuka untuk umum setelah terjadi kebakaran kemarin. &quot;Sampai saat ini pendakian belum dibuka, apalagi sekarang terdapat kepulan asap,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
