<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebelum Meninggal saat Diksar Menwa, Hebat Sangaji Menunjukkan Gejala Sakit</title><description>Seorang mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang bernama Hebat Sangaji meninggal ketika mengikuti Diksar Menwa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/06/610/2101321/sebelum-meninggal-saat-diksar-menwa-hebat-sangaji-menunjukkan-gejala-sakit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/06/610/2101321/sebelum-meninggal-saat-diksar-menwa-hebat-sangaji-menunjukkan-gejala-sakit"/><item><title>Sebelum Meninggal saat Diksar Menwa, Hebat Sangaji Menunjukkan Gejala Sakit</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/06/610/2101321/sebelum-meninggal-saat-diksar-menwa-hebat-sangaji-menunjukkan-gejala-sakit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/06/610/2101321/sebelum-meninggal-saat-diksar-menwa-hebat-sangaji-menunjukkan-gejala-sakit</guid><pubDate>Jum'at 06 September 2019 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Melly Puspita</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/06/610/2101321/sebelum-meninggal-saat-diksar-menwa-hebat-sangaji-menunjukkan-gejala-sakit-ZpwAbH0YxI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi sakit. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/06/610/2101321/sebelum-meninggal-saat-diksar-menwa-hebat-sangaji-menunjukkan-gejala-sakit-ZpwAbH0YxI.jpg</image><title>Ilustrasi sakit. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>PALEMBANG &amp;ndash; Hebat Sangaji, mahasiswa semester I yang baru tiga minggu menjalani pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, meninggal dunia saat menjalani Pendidikan Dasar (Diksar) Resimen Mahasiswa (Menwa).
Baca juga:   Kesurupan Lihat Kuburan Belanda, Mahasiswa UIN Palembang Meninggal saat Diksar Menwa&amp;nbsp;
 
Pihak UIN Raden Fatah Palembang mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan surat keterangan yang dikeluarkan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Muhammad Hoesin Palembang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

&quot;Korban hari Senin (2 September) menunjukkan gejala sakit. Dia sudah diminta untuk beristirahat, namun esok harinya dia kembali ikut pelatihan diksar,&quot; kata Wakil Rektor III UIN Raden Fatah Palembang Rina Antasari, Kamis 5 September 2019.
Baca juga:   Viral Pria Buang Sampah ke Sungai Musi, Pemkot Palembang: Terancam Denda Rp200 Juta!&amp;nbsp;
 
Ia menerangkan, info yang menyatakan Hebat Sangaji mengalami kesurupan dan berkata bahwa di dekat lokasi Diksar Menwa ada kuburan Belanda merupakan hal-hal nonmedis.
&quot;Info mengenai dirinya (Hebat Sangaji) kesurupan itu ya nonmedis, karena katanya dia sempat ngomong ada kuburan Belanda di tempat latihan itu,&quot; ucap Rina.Jenazah Hebat Sangaji sendiri diterbangkan dengan pesawat pertama pada Kamis 5 Agustus 2019. Diketahui, Hebat Sangaji merupakan mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang yang berasal dari Bekasi Utara, Jawa Barat.
&quot;Almarhum ini bukan anak Palembang, tapi anak Bekasi dan ngekos di Rawa Jaya Palembang,&quot; ucap Rina.
Baca juga:   Warga Palembang Bersyukur Masalah Banjir Bisa Teratasi&amp;nbsp;
</description><content:encoded>PALEMBANG &amp;ndash; Hebat Sangaji, mahasiswa semester I yang baru tiga minggu menjalani pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, meninggal dunia saat menjalani Pendidikan Dasar (Diksar) Resimen Mahasiswa (Menwa).
Baca juga:   Kesurupan Lihat Kuburan Belanda, Mahasiswa UIN Palembang Meninggal saat Diksar Menwa&amp;nbsp;
 
Pihak UIN Raden Fatah Palembang mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan surat keterangan yang dikeluarkan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Muhammad Hoesin Palembang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

&quot;Korban hari Senin (2 September) menunjukkan gejala sakit. Dia sudah diminta untuk beristirahat, namun esok harinya dia kembali ikut pelatihan diksar,&quot; kata Wakil Rektor III UIN Raden Fatah Palembang Rina Antasari, Kamis 5 September 2019.
Baca juga:   Viral Pria Buang Sampah ke Sungai Musi, Pemkot Palembang: Terancam Denda Rp200 Juta!&amp;nbsp;
 
Ia menerangkan, info yang menyatakan Hebat Sangaji mengalami kesurupan dan berkata bahwa di dekat lokasi Diksar Menwa ada kuburan Belanda merupakan hal-hal nonmedis.
&quot;Info mengenai dirinya (Hebat Sangaji) kesurupan itu ya nonmedis, karena katanya dia sempat ngomong ada kuburan Belanda di tempat latihan itu,&quot; ucap Rina.Jenazah Hebat Sangaji sendiri diterbangkan dengan pesawat pertama pada Kamis 5 Agustus 2019. Diketahui, Hebat Sangaji merupakan mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang yang berasal dari Bekasi Utara, Jawa Barat.
&quot;Almarhum ini bukan anak Palembang, tapi anak Bekasi dan ngekos di Rawa Jaya Palembang,&quot; ucap Rina.
Baca juga:   Warga Palembang Bersyukur Masalah Banjir Bisa Teratasi&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
