<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Seperti KKN Desa Penari Lindungi Situs Plangon Cirebon dari Perbuatan Asusila</title><description>Situs Plangon merupakan objek wisata sejarah yang berada di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/07/337/2101632/cerita-seperti-kkn-desa-penari-lindungi-situs-plangon-cirebon-dari-perbuatan-asusila</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/07/337/2101632/cerita-seperti-kkn-desa-penari-lindungi-situs-plangon-cirebon-dari-perbuatan-asusila"/><item><title>Cerita Seperti KKN Desa Penari Lindungi Situs Plangon Cirebon dari Perbuatan Asusila</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/07/337/2101632/cerita-seperti-kkn-desa-penari-lindungi-situs-plangon-cirebon-dari-perbuatan-asusila</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/07/337/2101632/cerita-seperti-kkn-desa-penari-lindungi-situs-plangon-cirebon-dari-perbuatan-asusila</guid><pubDate>Sabtu 07 September 2019 12:29 WIB</pubDate><dc:creator>Fathnur Rohman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/06/337/2101632/cerita-seperti-kkn-desa-penari-lindungi-situs-plangon-cirebon-dari-perbuatan-asusila-KUdVt0dR3s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Situs Keramat Plangon Cirebon (Foto: Okezone.com/Fathnur)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/06/337/2101632/cerita-seperti-kkn-desa-penari-lindungi-situs-plangon-cirebon-dari-perbuatan-asusila-KUdVt0dR3s.jpg</image><title>Situs Keramat Plangon Cirebon (Foto: Okezone.com/Fathnur)</title></images><description>CIREBON - Kabupaten dan Kota Cirebon merupakan salah satu daerah tertua di Jawa Barat. Usianya saja, kini sudah menginjak angka 537 serta 650 tahun. Daerah yang berjuluk 'Kota Wali' ini memiliki banyak sekali tempat bersejarah. Biasanya, tempat-tempat bersejarah tersebut dikeramatkan oleh masyarakat sekitar.

Jika sebuah tempat ada yang sudah dikeramatkan, maka tidak jarang tempat tersebut akan dianggap menyimpan kisah-kisah berbau mistis. Salah satu diantaranya adalah objek wisata Situs Plangon.

Situs Plangon merupakan objek wisata sejarah yang berada di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Di tempat ini terdapat dua buah makam tokoh Cirebon, yakni makam Pangeran Panjunan dan Pangeran Kejaksan. Dengan adanya kedua makam tersebut, akhirnya membuat masyarakat sekitar mengkramatkan Situs Panongan. Selain itu, di Situs Panongan juga terdapat ratusan ekor kera yang dipercaya sudah ada sejak lama di sana.



Jauh sebelum adanya 'Kisah Mistis KKN di Desa Penari' yang saat ini sedang menghebohkan publik, di Situs Plangon sendiri, sudah terlebih dahulu muncul kisah mistis yang hampir sama dengan cerita viral tersebut.

Pada saat itu, berhembus sebuah kabar tentang sepasang kekasih, yang mengalami 'dempet' atau 'gancet', setelah melakukan hubungan intim di Situs Plangon. Informasi tersebut kemudian menyebar dari mulut ke mulut hingga membuat heboh masyarakat Cirebon dan sekitarnya. Fenomena 'gancet' sendiri ialah keadaan dimana penis terjepit di dalam vagina ketika berhubungan intim.

Kebenaran dari cerita di atas hingga kini belum diketahui dan masih menjadi misteri. Berangkat dari hal tersebut, Okezone pun mencoba menelusuri serta mencari tahu, fakta-fakta dibalik cerita tersebut.

Salah seorang warga Cirebon yang ditemui Okezone, bernama Rizki Hidayat mengaku, bahwa dirinya sempat mendengar kabar tentang adanya sepasang kekasih yang mengalami 'gancet', setelah melakukan hubungan intim di Situs Panongan. Namun, ia sendiri tidak mengetahui secara pasti mengenai cerita tersebut.



&quot;Saya dulu pernah dengar cerita itu. Kalau tidak salah, waktu itu saya masih SMP. Saya sebatas pernah dengar saja ceritanya,&quot; kata Rizki saat berbincang dengan Okezone, Rabu (4/9/2019).

Di tempat yang berbeda, seorang warga Cirebon bernama Lela berpendapat, jika kejadian 'gancet' yang dialami sepasang kekasih pada saat itu terjadi, karena mereka melakukan perilaku yang tidak senonoh di tempat keramat. Menurutnya, hal tersebut merupakan hukuman atas perbuatan mereka.

&quot;Sepertinya itu gara-gara berbuatnya di tempat keramat. Kan, Mereka enggak mengghormati penghuni di sana, &quot; tutur Lela.

Lela mengatakan, kejadian mistis seperti cerita sepasang kekasih yang mengalami 'gancet' tersebut memang bisa saja terjadi, mengingat Situs Panongan sudah lama terkenal sebagai tempat yang angker.

&quot;Setahu saya sih, emang tempat itu (Situs Panongan) terkenal angker, &quot; katanya.

Mendengar jawaban Lela, Okezone pun berinisiatif untuk mendatangi lokasi Situs Panongan tersebut. Di sana, Okezone berusaha menemui Kuncen Situs Panongan, agar bisa mendapatkan informasi lebih rinci terkait cerita mistis tersebut.

Keberadaan Kerajaan Jin Di Sekitar Situs Plangon

Pukul 15.00, Rabu (4/9/2019) sore, Okezone mendatangi Situs Plangon.  Saat pertama kali menjejakan kaki di sana, sebuah gapura dan ratusan  anak tangga nampak terlihat. Suasananya begitu sepi, hanya ada beberapa  pengunjung yang datang. Beberapa warung di Situs Panongan juga banyak  yang tutup.

Ada satu warung yang buka. Di warung tersebut, seorang ibu-ibu sekira  berusia 50 tahunan sedang asyik duduk dan bercengkrama dengan para  pengunjung. Saat didekati sembari diajak berbincang, si ibu ini kemudian  mempersilahkan duduk.

Si ibu ini enggan disebutkan namanya, tapi ia bersedia bercerita  mengenai beberapa hal tentang Situs Plangon yang ia ke tahui. Pada saat  itu, Kuncen Situs Plangon memang sedang tidak berada di tempat, karena  ada keperluan lain.



Diakui oleh si ibu, bahwa dirinya merupakan warga yang tinggal di  dekat Situs Plangon. Selama 20 tahun ia tinggal di tempat tersebut,  kejadian-kejadian mistis memang sering kali terjadi. Hal tersebut  disebabkan, karena di dekat Situs Plangon terdapat sebuah lokasi yang  dipercaya sebagai tempat berdirinya kerajaan jin.

Tempat tersebut, menurutnya disebut sebagai Batu Kursi. Ia  menjelaskan, banyak terjadinya kecelakaan lalulintas yang merenggut  korban jiwa, setelah Batu Kursi itu dipecah dan dirusak oleh salah  seorang warga. Ia mengungkapkan, jika dipikir secara logika, kecelaakaan  harusnya terjadi di tikungan tajam di dekat gapura Situs Plangon.  Namun, pada kenyataannya justru kecelakaan sering terjadi di dekat  tikungan di sebelah Batu Kursi. Padahal, tikungan tersebut tidak terlalu  tajam.

&quot;Itu Batu Kursi dipercaya sebagai kerajaan siluman. Banyak  kecelakaan. Mereka biasanya digangguin, kadang katanya ada anak kecil  nyebrang atau jalannya seolah-olah di buat lurus. Kiyai di sini aja udah  angkat tangan. Tiap bulan Mulud minta tumbal, &quot; terangnya.

Saat disinggung mengenai kabar tentang, cerita sepasang kekasih yang  mengalami 'gancet' setelah berhubungan intim di Situs Plangon, si ibu  tersebut secara tegas mengatakan, bahwa itu hanya kabar bohong semata.  Pasalnya, kejadian seperti memang belum pernah terbukti kebenarannya.

&quot;Gak pernah. Selama saya di sini gak pernah lihat. Itu orang gelo aja kali, buat kabar-kabar seperti itu, &quot; sambungnya.

Si ibu tersebut kemudian menyuruh untuk bertanya langsung kepada si Kuncen Situs Plangon.

Keesokan harinya, Kamis (5/9/2019) pagi, Okezone berkesempatan untuk bertemu Kuncen Situs Plangon. Ia bernama Hasan.

Hasan menjelaskan, bahwa kisah tersebut adalah bohong dan tidak   pernah terjadi. Menurutnya, kisah itu mungkin sengaja dibuat-dibuat oleh   para pengunjung yang datang ke Situs Plangon.

Lebih lanjut Hasan menuturkan, Situs Plangon merupakan tanah yang   dimiliki oleh Keraton Kanoman. Di Situs Panongan ini, memang dijadikan   sebagai tempat wisata dan ziarah.

&quot;Itu tidak pernah terjadi. Kabar bohong saja. Itu hanya isu. Di sini hanya untuk wisata dan ziarah saja,&quot; tegasnya.



Dirinya menambahkan, kalau kejadian kecelakaan yang sering terjadi di   Batu Kursi, menurtnya itu adalah kehendak dari Tuhan dan memang sudah   takdirnya.

&quot;Itu kehendak saja dari Allah, &quot; tambahnya sigkat.

Keesokan harinya, Kamis (5/9/2019) pagi, Okezone berkesempatan untuk bertemu Kuncen Situs Plangon. Ia bernama Hasan.

Hasan menjelaskan, bahwa kisah tersebut adalah bohong dan tidak   pernah terjadi. Menurutnya, kisah itu mungkin sengaja dibuat-dibuat oleh   para pengunjung yang datang ke Situs Plangon.

Lebih lanjut Hasan menuturkan, Situs Plangon merupakan tanah yang   dimiliki oleh Keraton Kanoman. Di Situs Panongan ini, memang dijadikan   sebagai tempat wisata dan ziarah.

&quot;Itu tidak pernah terjadi. Kabar bohong saja. Itu hanya isu. Di sini hanya untuk wisata dan ziarah saja,&quot; tegasnya.

Dirinya menambahkan, kalau kejadian kecelakaan yang sering terjadi di   Batu Kursi, menurtnya itu adalah kehendak dari Tuhan dan memang sudah   takdirnya.

&quot;Itu kehendak saja dari Allah, &quot; tambahnya sigkat.

Dampak Adanya Cerita Mistis Di Situs Plangon

Hasan selaku Kuncen Situs Plangon, secara tegas mengatakan, jika    cerita mistis mengenai sepasang kekasih yang mengalami 'gancet' setelah    melakukan hubungan intim di Situs Plangon, adalah kabar bohong.   Termasuk  cerita-cerita mistis lainnya yang berkaitan dengan Situs   Plangon.

Mengenai adanya cerita mistis tersebut, Dekan Fakuktas Ushuludin,    Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon bernama Hajam    mengatakan, ada beberapa hal positif yang bisa diambil dari    berkembangnya cerita mistis ini. Pertama dikatannya, bahwa cerita mistis    ini bisa membawa efek bagi para pemuda, agar tidak melakukan  perbuatan   mesum di Situs Plangon. Kedua lanjutnya, Cerita mistis  tersebut juga    dinilai sebagai daya tarik, agar orang-orang penasaran  serta berkunjung   ke Situs Plangon.

&quot;Coba saja lihat. Tidak ada yang berani berpacaran atau berbuat mesum    disitu. Belum lagi, ini akan menjadi daya tarik untuk tempat  tersebut.   Mitos bisa berdampak positif&quot; ujar Hajam.

Hajam menyampaikan, cerita mistis yang termasuk kedalam sebuah mitos,    merupakan salah satu cara orang zaman dahulu untuk memberikan    peringatan dan nasihat. Biasanya, mereka akan menyelipkan pesan-pesan    filosofis pada mitos yang mereka buat.

&quot;Mitos itu kan secara tidak langsung menjaga Situs Plangon dari para    pemuda yang ingin berbuat mesum. Orang tua zaman dulu sengaja membuat    mitos. Contoh, misalkan ada pohon dikeramatkan, nah pohon itu pasti    tidak ditebang. Itu juga termasuk menjaga kelestarian alam, &quot; imbuhnya.



Hasan selaku Kuncen Situs Plangon, secara tegas mengatakan, jika    cerita mistis mengenai sepasang kekasih yang mengalami 'gancet' setelah    melakukan hubungan intim di Situs Plangon, adalah kabar bohong.   Termasuk  cerita-cerita mistis lainnya yang berkaitan dengan Situs   Plangon.

Mengenai adanya cerita mistis tersebut, Dekan Fakuktas Ushuludin,    Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon bernama Hajam    mengatakan, ada beberapa hal positif yang bisa diambil dari    berkembangnya cerita mistis ini. Pertama dikatannya, bahwa cerita mistis    ini bisa membawa efek bagi para pemuda, agar tidak melakukan  perbuatan   mesum di Situs Plangon. Kedua lanjutnya, Cerita mistis  tersebut juga    dinilai sebagai daya tarik, agar orang-orang penasaran  serta berkunjung   ke Situs Plangon.

&quot;Coba saja lihat. Tidak ada yang berani berpacaran atau berbuat mesum    disitu. Belum lagi, ini akan menjadi daya tarik untuk tempat  tersebut.   Mitos bisa berdampak positif&quot; ujar Hajam.

Hajam menyampaikan, cerita mistis yang termasuk kedalam sebuah mitos,    merupakan salah satu cara orang zaman dahulu untuk memberikan    peringatan dan nasihat. Biasanya, mereka akan menyelipkan pesan-pesan    filosofis pada mitos yang mereka buat.

&quot;Mitos itu kan secara tidak langsung menjaga Situs Plangon dari para    pemuda yang ingin berbuat mesum. Orang tua zaman dulu sengaja membuat    mitos. Contoh, misalkan ada pohon dikeramatkan, nah pohon itu pasti    tidak ditebang. Itu juga termasuk menjaga kelestarian alam, &quot; imbuhnya.


</description><content:encoded>CIREBON - Kabupaten dan Kota Cirebon merupakan salah satu daerah tertua di Jawa Barat. Usianya saja, kini sudah menginjak angka 537 serta 650 tahun. Daerah yang berjuluk 'Kota Wali' ini memiliki banyak sekali tempat bersejarah. Biasanya, tempat-tempat bersejarah tersebut dikeramatkan oleh masyarakat sekitar.

Jika sebuah tempat ada yang sudah dikeramatkan, maka tidak jarang tempat tersebut akan dianggap menyimpan kisah-kisah berbau mistis. Salah satu diantaranya adalah objek wisata Situs Plangon.

Situs Plangon merupakan objek wisata sejarah yang berada di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Di tempat ini terdapat dua buah makam tokoh Cirebon, yakni makam Pangeran Panjunan dan Pangeran Kejaksan. Dengan adanya kedua makam tersebut, akhirnya membuat masyarakat sekitar mengkramatkan Situs Panongan. Selain itu, di Situs Panongan juga terdapat ratusan ekor kera yang dipercaya sudah ada sejak lama di sana.



Jauh sebelum adanya 'Kisah Mistis KKN di Desa Penari' yang saat ini sedang menghebohkan publik, di Situs Plangon sendiri, sudah terlebih dahulu muncul kisah mistis yang hampir sama dengan cerita viral tersebut.

Pada saat itu, berhembus sebuah kabar tentang sepasang kekasih, yang mengalami 'dempet' atau 'gancet', setelah melakukan hubungan intim di Situs Plangon. Informasi tersebut kemudian menyebar dari mulut ke mulut hingga membuat heboh masyarakat Cirebon dan sekitarnya. Fenomena 'gancet' sendiri ialah keadaan dimana penis terjepit di dalam vagina ketika berhubungan intim.

Kebenaran dari cerita di atas hingga kini belum diketahui dan masih menjadi misteri. Berangkat dari hal tersebut, Okezone pun mencoba menelusuri serta mencari tahu, fakta-fakta dibalik cerita tersebut.

Salah seorang warga Cirebon yang ditemui Okezone, bernama Rizki Hidayat mengaku, bahwa dirinya sempat mendengar kabar tentang adanya sepasang kekasih yang mengalami 'gancet', setelah melakukan hubungan intim di Situs Panongan. Namun, ia sendiri tidak mengetahui secara pasti mengenai cerita tersebut.



&quot;Saya dulu pernah dengar cerita itu. Kalau tidak salah, waktu itu saya masih SMP. Saya sebatas pernah dengar saja ceritanya,&quot; kata Rizki saat berbincang dengan Okezone, Rabu (4/9/2019).

Di tempat yang berbeda, seorang warga Cirebon bernama Lela berpendapat, jika kejadian 'gancet' yang dialami sepasang kekasih pada saat itu terjadi, karena mereka melakukan perilaku yang tidak senonoh di tempat keramat. Menurutnya, hal tersebut merupakan hukuman atas perbuatan mereka.

&quot;Sepertinya itu gara-gara berbuatnya di tempat keramat. Kan, Mereka enggak mengghormati penghuni di sana, &quot; tutur Lela.

Lela mengatakan, kejadian mistis seperti cerita sepasang kekasih yang mengalami 'gancet' tersebut memang bisa saja terjadi, mengingat Situs Panongan sudah lama terkenal sebagai tempat yang angker.

&quot;Setahu saya sih, emang tempat itu (Situs Panongan) terkenal angker, &quot; katanya.

Mendengar jawaban Lela, Okezone pun berinisiatif untuk mendatangi lokasi Situs Panongan tersebut. Di sana, Okezone berusaha menemui Kuncen Situs Panongan, agar bisa mendapatkan informasi lebih rinci terkait cerita mistis tersebut.

Keberadaan Kerajaan Jin Di Sekitar Situs Plangon

Pukul 15.00, Rabu (4/9/2019) sore, Okezone mendatangi Situs Plangon.  Saat pertama kali menjejakan kaki di sana, sebuah gapura dan ratusan  anak tangga nampak terlihat. Suasananya begitu sepi, hanya ada beberapa  pengunjung yang datang. Beberapa warung di Situs Panongan juga banyak  yang tutup.

Ada satu warung yang buka. Di warung tersebut, seorang ibu-ibu sekira  berusia 50 tahunan sedang asyik duduk dan bercengkrama dengan para  pengunjung. Saat didekati sembari diajak berbincang, si ibu ini kemudian  mempersilahkan duduk.

Si ibu ini enggan disebutkan namanya, tapi ia bersedia bercerita  mengenai beberapa hal tentang Situs Plangon yang ia ke tahui. Pada saat  itu, Kuncen Situs Plangon memang sedang tidak berada di tempat, karena  ada keperluan lain.



Diakui oleh si ibu, bahwa dirinya merupakan warga yang tinggal di  dekat Situs Plangon. Selama 20 tahun ia tinggal di tempat tersebut,  kejadian-kejadian mistis memang sering kali terjadi. Hal tersebut  disebabkan, karena di dekat Situs Plangon terdapat sebuah lokasi yang  dipercaya sebagai tempat berdirinya kerajaan jin.

Tempat tersebut, menurutnya disebut sebagai Batu Kursi. Ia  menjelaskan, banyak terjadinya kecelakaan lalulintas yang merenggut  korban jiwa, setelah Batu Kursi itu dipecah dan dirusak oleh salah  seorang warga. Ia mengungkapkan, jika dipikir secara logika, kecelaakaan  harusnya terjadi di tikungan tajam di dekat gapura Situs Plangon.  Namun, pada kenyataannya justru kecelakaan sering terjadi di dekat  tikungan di sebelah Batu Kursi. Padahal, tikungan tersebut tidak terlalu  tajam.

&quot;Itu Batu Kursi dipercaya sebagai kerajaan siluman. Banyak  kecelakaan. Mereka biasanya digangguin, kadang katanya ada anak kecil  nyebrang atau jalannya seolah-olah di buat lurus. Kiyai di sini aja udah  angkat tangan. Tiap bulan Mulud minta tumbal, &quot; terangnya.

Saat disinggung mengenai kabar tentang, cerita sepasang kekasih yang  mengalami 'gancet' setelah berhubungan intim di Situs Plangon, si ibu  tersebut secara tegas mengatakan, bahwa itu hanya kabar bohong semata.  Pasalnya, kejadian seperti memang belum pernah terbukti kebenarannya.

&quot;Gak pernah. Selama saya di sini gak pernah lihat. Itu orang gelo aja kali, buat kabar-kabar seperti itu, &quot; sambungnya.

Si ibu tersebut kemudian menyuruh untuk bertanya langsung kepada si Kuncen Situs Plangon.

Keesokan harinya, Kamis (5/9/2019) pagi, Okezone berkesempatan untuk bertemu Kuncen Situs Plangon. Ia bernama Hasan.

Hasan menjelaskan, bahwa kisah tersebut adalah bohong dan tidak   pernah terjadi. Menurutnya, kisah itu mungkin sengaja dibuat-dibuat oleh   para pengunjung yang datang ke Situs Plangon.

Lebih lanjut Hasan menuturkan, Situs Plangon merupakan tanah yang   dimiliki oleh Keraton Kanoman. Di Situs Panongan ini, memang dijadikan   sebagai tempat wisata dan ziarah.

&quot;Itu tidak pernah terjadi. Kabar bohong saja. Itu hanya isu. Di sini hanya untuk wisata dan ziarah saja,&quot; tegasnya.



Dirinya menambahkan, kalau kejadian kecelakaan yang sering terjadi di   Batu Kursi, menurtnya itu adalah kehendak dari Tuhan dan memang sudah   takdirnya.

&quot;Itu kehendak saja dari Allah, &quot; tambahnya sigkat.

Keesokan harinya, Kamis (5/9/2019) pagi, Okezone berkesempatan untuk bertemu Kuncen Situs Plangon. Ia bernama Hasan.

Hasan menjelaskan, bahwa kisah tersebut adalah bohong dan tidak   pernah terjadi. Menurutnya, kisah itu mungkin sengaja dibuat-dibuat oleh   para pengunjung yang datang ke Situs Plangon.

Lebih lanjut Hasan menuturkan, Situs Plangon merupakan tanah yang   dimiliki oleh Keraton Kanoman. Di Situs Panongan ini, memang dijadikan   sebagai tempat wisata dan ziarah.

&quot;Itu tidak pernah terjadi. Kabar bohong saja. Itu hanya isu. Di sini hanya untuk wisata dan ziarah saja,&quot; tegasnya.

Dirinya menambahkan, kalau kejadian kecelakaan yang sering terjadi di   Batu Kursi, menurtnya itu adalah kehendak dari Tuhan dan memang sudah   takdirnya.

&quot;Itu kehendak saja dari Allah, &quot; tambahnya sigkat.

Dampak Adanya Cerita Mistis Di Situs Plangon

Hasan selaku Kuncen Situs Plangon, secara tegas mengatakan, jika    cerita mistis mengenai sepasang kekasih yang mengalami 'gancet' setelah    melakukan hubungan intim di Situs Plangon, adalah kabar bohong.   Termasuk  cerita-cerita mistis lainnya yang berkaitan dengan Situs   Plangon.

Mengenai adanya cerita mistis tersebut, Dekan Fakuktas Ushuludin,    Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon bernama Hajam    mengatakan, ada beberapa hal positif yang bisa diambil dari    berkembangnya cerita mistis ini. Pertama dikatannya, bahwa cerita mistis    ini bisa membawa efek bagi para pemuda, agar tidak melakukan  perbuatan   mesum di Situs Plangon. Kedua lanjutnya, Cerita mistis  tersebut juga    dinilai sebagai daya tarik, agar orang-orang penasaran  serta berkunjung   ke Situs Plangon.

&quot;Coba saja lihat. Tidak ada yang berani berpacaran atau berbuat mesum    disitu. Belum lagi, ini akan menjadi daya tarik untuk tempat  tersebut.   Mitos bisa berdampak positif&quot; ujar Hajam.

Hajam menyampaikan, cerita mistis yang termasuk kedalam sebuah mitos,    merupakan salah satu cara orang zaman dahulu untuk memberikan    peringatan dan nasihat. Biasanya, mereka akan menyelipkan pesan-pesan    filosofis pada mitos yang mereka buat.

&quot;Mitos itu kan secara tidak langsung menjaga Situs Plangon dari para    pemuda yang ingin berbuat mesum. Orang tua zaman dulu sengaja membuat    mitos. Contoh, misalkan ada pohon dikeramatkan, nah pohon itu pasti    tidak ditebang. Itu juga termasuk menjaga kelestarian alam, &quot; imbuhnya.



Hasan selaku Kuncen Situs Plangon, secara tegas mengatakan, jika    cerita mistis mengenai sepasang kekasih yang mengalami 'gancet' setelah    melakukan hubungan intim di Situs Plangon, adalah kabar bohong.   Termasuk  cerita-cerita mistis lainnya yang berkaitan dengan Situs   Plangon.

Mengenai adanya cerita mistis tersebut, Dekan Fakuktas Ushuludin,    Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon bernama Hajam    mengatakan, ada beberapa hal positif yang bisa diambil dari    berkembangnya cerita mistis ini. Pertama dikatannya, bahwa cerita mistis    ini bisa membawa efek bagi para pemuda, agar tidak melakukan  perbuatan   mesum di Situs Plangon. Kedua lanjutnya, Cerita mistis  tersebut juga    dinilai sebagai daya tarik, agar orang-orang penasaran  serta berkunjung   ke Situs Plangon.

&quot;Coba saja lihat. Tidak ada yang berani berpacaran atau berbuat mesum    disitu. Belum lagi, ini akan menjadi daya tarik untuk tempat  tersebut.   Mitos bisa berdampak positif&quot; ujar Hajam.

Hajam menyampaikan, cerita mistis yang termasuk kedalam sebuah mitos,    merupakan salah satu cara orang zaman dahulu untuk memberikan    peringatan dan nasihat. Biasanya, mereka akan menyelipkan pesan-pesan    filosofis pada mitos yang mereka buat.

&quot;Mitos itu kan secara tidak langsung menjaga Situs Plangon dari para    pemuda yang ingin berbuat mesum. Orang tua zaman dulu sengaja membuat    mitos. Contoh, misalkan ada pohon dikeramatkan, nah pohon itu pasti    tidak ditebang. Itu juga termasuk menjaga kelestarian alam, &quot; imbuhnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
