<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal ISIS Ada di Papua, DPR: Kenapa Intelijen Lengah?</title><description>Polri menyebut kelompok yang terafiliasi dengan ISIS di Papua ini teridentifikasi dari Jamaah Ansharut Daulah dan ada sejak 2 tahun lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/08/337/2101997/soal-isis-ada-di-papua-dpr-kenapa-intelijen-lengah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/08/337/2101997/soal-isis-ada-di-papua-dpr-kenapa-intelijen-lengah"/><item><title>Soal ISIS Ada di Papua, DPR: Kenapa Intelijen Lengah?</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/08/337/2101997/soal-isis-ada-di-papua-dpr-kenapa-intelijen-lengah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/08/337/2101997/soal-isis-ada-di-papua-dpr-kenapa-intelijen-lengah</guid><pubDate>Minggu 08 September 2019 04:20 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/08/337/2101997/soal-isis-ada-di-papua-dpr-kenapa-intelijen-lengah-wfgMVkncTJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/08/337/2101997/soal-isis-ada-di-papua-dpr-kenapa-intelijen-lengah-wfgMVkncTJ.jpg</image><title>Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil meminta Polri untuk dapat membuktikan adanya kelompok di Papua yang terafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
&quot;Buktikan saja, jadi jaringan siapa, mana dan berapa lama mereka sudah bercokol,&quot; ujar Nasir di D'Consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2019).
Sebelumnya, Mabes Polri menyebut kelompok yang terafiliasi dengan ISIS di Papua ini teridentifikasi dari Jamaah Ansharut Daulah dan sudah ada sejak 2 tahun lalu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Polisi Sebut Veronica Koman Berada di Negara Tetangga

Nasir pun merasa heran bila kelompok ISIS jaringan JAD bisa masuk ke bumi Cendrawasih. Menurutnya, intelijen negara kebobolan atas adanya kejadian ini.
&quot;Kenapa kemudian intelijen lengah ISIS ada di sana? Padahal kan ISIS itu mudah didapat,&quot; ujarnya.
Diketahui muncul adanya kelompok ISIS di Papua usai Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut terdapat beberapa kelompok terafiliasi ISIS turut menumpangi kerusuhan di Papua. Hal itu sampaikan saat rapat bersama Komisi I di DPR, Kamis 5 September 2019.
Baca Juga:&amp;nbsp;Lenis Kogoya: Papua Sudah Bakar Batu, Berarti Damai&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil meminta Polri untuk dapat membuktikan adanya kelompok di Papua yang terafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
&quot;Buktikan saja, jadi jaringan siapa, mana dan berapa lama mereka sudah bercokol,&quot; ujar Nasir di D'Consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2019).
Sebelumnya, Mabes Polri menyebut kelompok yang terafiliasi dengan ISIS di Papua ini teridentifikasi dari Jamaah Ansharut Daulah dan sudah ada sejak 2 tahun lalu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Polisi Sebut Veronica Koman Berada di Negara Tetangga

Nasir pun merasa heran bila kelompok ISIS jaringan JAD bisa masuk ke bumi Cendrawasih. Menurutnya, intelijen negara kebobolan atas adanya kejadian ini.
&quot;Kenapa kemudian intelijen lengah ISIS ada di sana? Padahal kan ISIS itu mudah didapat,&quot; ujarnya.
Diketahui muncul adanya kelompok ISIS di Papua usai Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut terdapat beberapa kelompok terafiliasi ISIS turut menumpangi kerusuhan di Papua. Hal itu sampaikan saat rapat bersama Komisi I di DPR, Kamis 5 September 2019.
Baca Juga:&amp;nbsp;Lenis Kogoya: Papua Sudah Bakar Batu, Berarti Damai&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
