<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNPB : Asap Karhutla Tak Sampai ke Singapura dan Malaysia</title><description>Di wilayah Singapura dan Semenanjung Malaysia tidak terdeteksi asap lintas batas atau transboundary haze dari Sumatera.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/08/337/2102085/bnpb-asap-karhutla-tak-sampai-ke-singapura-dan-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/08/337/2102085/bnpb-asap-karhutla-tak-sampai-ke-singapura-dan-malaysia"/><item><title>BNPB : Asap Karhutla Tak Sampai ke Singapura dan Malaysia</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/08/337/2102085/bnpb-asap-karhutla-tak-sampai-ke-singapura-dan-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/08/337/2102085/bnpb-asap-karhutla-tak-sampai-ke-singapura-dan-malaysia</guid><pubDate>Minggu 08 September 2019 12:33 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/08/337/2102085/bnpb-asap-karhutla-tak-sampai-ke-singapura-dan-malaysia-Pd6HgpnfiX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Plt Kapusdatin dan Humas BNPB, Agus Wibowo. (Foto : Dok Okezone.com/Fadel Prayoga)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/08/337/2102085/bnpb-asap-karhutla-tak-sampai-ke-singapura-dan-malaysia-Pd6HgpnfiX.jpg</image><title>Plt Kapusdatin dan Humas BNPB, Agus Wibowo. (Foto : Dok Okezone.com/Fadel Prayoga)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di beberapa tempat di Sumatera dan Kalimantan. Hasil pantauan BMKG dan ASMC (ASEAN Specialized Meteorological Centre) pada 7 September 2019, terdeteksi transboundary haze di wilayah perbatasan antara Kalimantan Barat dan Serawak, Malaysia. Terlihat banyak hotspot karhutla terdapat di wilayah perbatasan Kalimantan Barat maupun di wilayah Serawak.

Sementara di wilayah Singapura dan Semenanjung Malaysia tidak terdeteksi asap lintas batas atau transboundary haze dari Sumatera.



Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, mengatakan pantauan hotspot/titik api kategori sedang dan tinggi pada 7 September 2019 pukul 07.00 WIB di 6 provinsi prioritas adalah Riau 201 titik, Jambi 84 titik, Sumatera Selatan 126 titik, Kalimantan Barat 660 titik, Kalimantan Tengah 482 titik dan Kalimantan Selatan 46 titik.

&amp;ldquo;Jumlah hotspot yang banyak di wilayah Kalimantan Barat, menunjukkan kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan asap sampai ke perbatasan wilayah Kalimantan Barat dan Serawak &amp;ndash; Malaysia,&amp;rdquo; katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (8/9/2019).

Ia menyebutkan, kabut asap juga menyebabkan jarak pandang pendek sehingga penerbangan pesawat beberapa di Bandara Kalimantan Tengah terganggu.


Sementara itu, lanjut Agus, pantauan hotspot oleh LAPAN pada 8  September 2019 pukul 07.00 WIB, adalah Riau 85 titik, Jambi 127 titik,  Sumatera Selatan 52 titik, Kalimantan Barat 782 titik, Kalimantan Tengah  544 titik dan Kalimantan Selatan 66 titik.



&amp;ldquo;Hotspot yang masih banyak di Kalimantan Barat dan Kalimantan  Tengah hari ini juga dapat menyebabkan kabut asap yang mengganggu  penduduk dan penerbangan di Kalimantan serta kemungkinan dapat  menimbulkan transboundary haze ke perbatasan Kalimantan Barat dan  Serawak &amp;ndash; Malaysia,&amp;rdquo; ujarnya.

Baca Juga : Jarak Pandang Bandara Iskandar Hanya 700 Meter Akibat Kabut Asap, Penerbangan Delay

Agus menjelaskan, BNPB dan Pemerintah Daerah masih bekerja keras  untuk memadamkan karhutla yang masih terjadi di beberapa tempat di  Indonesia. Untuk 6 provinsi prioritas BNPB menerjunkan 9.072 personel  untuk patroli, sosialisasi, dan pemadaman darat, juga dikerahkan 37  pesawat untuk water bombing dan patroli. Di Provinsi Riau dikerahkan  juga pesawat untuk operasi teknologi modifikasi cuaca/hujan buatan.

Baca Juga : Bakar Lahan hingga Meluas, Karyawan Swasta Ditangkap Polisi
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di beberapa tempat di Sumatera dan Kalimantan. Hasil pantauan BMKG dan ASMC (ASEAN Specialized Meteorological Centre) pada 7 September 2019, terdeteksi transboundary haze di wilayah perbatasan antara Kalimantan Barat dan Serawak, Malaysia. Terlihat banyak hotspot karhutla terdapat di wilayah perbatasan Kalimantan Barat maupun di wilayah Serawak.

Sementara di wilayah Singapura dan Semenanjung Malaysia tidak terdeteksi asap lintas batas atau transboundary haze dari Sumatera.



Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, mengatakan pantauan hotspot/titik api kategori sedang dan tinggi pada 7 September 2019 pukul 07.00 WIB di 6 provinsi prioritas adalah Riau 201 titik, Jambi 84 titik, Sumatera Selatan 126 titik, Kalimantan Barat 660 titik, Kalimantan Tengah 482 titik dan Kalimantan Selatan 46 titik.

&amp;ldquo;Jumlah hotspot yang banyak di wilayah Kalimantan Barat, menunjukkan kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan asap sampai ke perbatasan wilayah Kalimantan Barat dan Serawak &amp;ndash; Malaysia,&amp;rdquo; katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (8/9/2019).

Ia menyebutkan, kabut asap juga menyebabkan jarak pandang pendek sehingga penerbangan pesawat beberapa di Bandara Kalimantan Tengah terganggu.


Sementara itu, lanjut Agus, pantauan hotspot oleh LAPAN pada 8  September 2019 pukul 07.00 WIB, adalah Riau 85 titik, Jambi 127 titik,  Sumatera Selatan 52 titik, Kalimantan Barat 782 titik, Kalimantan Tengah  544 titik dan Kalimantan Selatan 66 titik.



&amp;ldquo;Hotspot yang masih banyak di Kalimantan Barat dan Kalimantan  Tengah hari ini juga dapat menyebabkan kabut asap yang mengganggu  penduduk dan penerbangan di Kalimantan serta kemungkinan dapat  menimbulkan transboundary haze ke perbatasan Kalimantan Barat dan  Serawak &amp;ndash; Malaysia,&amp;rdquo; ujarnya.

Baca Juga : Jarak Pandang Bandara Iskandar Hanya 700 Meter Akibat Kabut Asap, Penerbangan Delay

Agus menjelaskan, BNPB dan Pemerintah Daerah masih bekerja keras  untuk memadamkan karhutla yang masih terjadi di beberapa tempat di  Indonesia. Untuk 6 provinsi prioritas BNPB menerjunkan 9.072 personel  untuk patroli, sosialisasi, dan pemadaman darat, juga dikerahkan 37  pesawat untuk water bombing dan patroli. Di Provinsi Riau dikerahkan  juga pesawat untuk operasi teknologi modifikasi cuaca/hujan buatan.

Baca Juga : Bakar Lahan hingga Meluas, Karyawan Swasta Ditangkap Polisi
</content:encoded></item></channel></rss>
