<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Misteri Alas Purwo, Dikaitkan dengan KKN Desa Penari hingga Tempat &quot;Semedi&quot; Soekarno</title><description>Taman Nasional Alas Purwo yang terletak di Semenanjung Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, juga memiliki sejuta kisah mistis</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/08/337/2102113/misteri-alas-purwo-dikaitkan-dengan-kkn-desa-penari-hingga-tempat-semedi-soekarno</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/08/337/2102113/misteri-alas-purwo-dikaitkan-dengan-kkn-desa-penari-hingga-tempat-semedi-soekarno"/><item><title>Misteri Alas Purwo, Dikaitkan dengan KKN Desa Penari hingga Tempat &quot;Semedi&quot; Soekarno</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/08/337/2102113/misteri-alas-purwo-dikaitkan-dengan-kkn-desa-penari-hingga-tempat-semedi-soekarno</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/08/337/2102113/misteri-alas-purwo-dikaitkan-dengan-kkn-desa-penari-hingga-tempat-semedi-soekarno</guid><pubDate>Minggu 08 September 2019 14:28 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/08/337/2102113/misteri-alas-purwo-dikaitkan-dengan-kkn-desa-penari-hingga-tempat-semedi-soekarno-vSTVAwoKKx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alas Purwo, Banyuwangi (Foto: Disparbud Banyuwangi/Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/08/337/2102113/misteri-alas-purwo-dikaitkan-dengan-kkn-desa-penari-hingga-tempat-semedi-soekarno-vSTVAwoKKx.jpg</image><title>Alas Purwo, Banyuwangi (Foto: Disparbud Banyuwangi/Ist)</title></images><description>BANYUWANGI - Tak hanya hutan di cerita KKN Desa Penari saja yang tampak mistis yang identik dengan Banyuwangi. Taman Nasional Alas Purwo yang terletak di Semenanjung Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, juga memiliki sejuta kisah mistis, di tengah keindahan alamnya.

Kisah mistis ini bahkan diyakini masyarakat Alas Purwo satu di antara sejumlah yang terangker di Pulau Jawa bahkan nusantara, selain kawasan Gunung Merapi, Gunung Lawu, Alas Roban yang terdapat di Jawa Tengah, serta Gunung Arjuno yang terletak di Jawa Timur.

Budayawan lokal Banyuwangi Moh. Syaiful, mengisahkan beragam kisah mistis yang ia sendiri pernah mengalaminya di hutan Semenanjung Blambangan ini.

&quot;Di hutan alas purwo itu ada gua yang matanya gua istana. Itu gua cukup mistis, tapi banyak didatangi orang - orang untuk bersemedi guna mencari jati diri,&quot; kisahnya.

Di Alas Purwo juga terdapat beberapa titik yang konon menjadi persinggahan Nyi Roro Kidul dan Asistennya Nyi Ratu saat berada di daratan selatan Jawa.



&quot;Banyak makhluk halusnya di sana, orang banyak percaya ada beberapa tempat persemayaman Nyi Roro Kidul dan Nyi Ratu, kalau mungkin ada yang melihat di sana ada juga istana kerajaannya. Selain itu ada jin paling kaya raya namanya Yusuf, dia juga bersemayam di sana,&quot; bebernya.

Mengingat dianggap angker dan sakral, tak heran orang - orang kerap berdatangan ke Alas Purwo untuk sekedar bersemedi. Bahkan konon tokoh - tokoh nasional seperti Soekarno, Jenderal Sudirman, hingga Supriyadi pernah bersemedi di Alas Purwo.

&quot;Di sana ada tempat tokoh - tokoh seperti Soekarno, Sudirman, dan Supriyadi semedi. Ada anggapan kalau ingin ketemu mereka pergi ke Alas Purwo situ,&quot; ucap budayawan Banyuwangi ini.

Ia juga mempunyai cerita mistis dimana sempat mengenal salah satu  orang yang kerap bersemedi asal Banten, bernama Maulana. Maulana yang  rela jauh - jauh meninggalkan keluarganya hanya untuk bersemedi di Alas  Purwo.

&quot;Maulana ini asal Banten ia bersemedi di Alas Purwo waktu itu pas mau  masuk izin ke bapak saya, yang kebetulan salah satu juru kunci Alas  Purwo, tapi hingga bertahun - tahun ia belum kembali lagi keluar Alas  Purwo terakhir keluar alas purwo 2003 dan balik lagi, sampai sekarang  juga belum pernah kembali,&quot; tuturnya.

Syaiful menjelaskan bahwa meski Maulana bertahan - tahun meninggalkan  keluarganya, namun ia merupakan seseorang yang kaya dna cukup, jadi tak  perlu lagi bekerja keras.



&quot;Pokok kalau dia ketemu adik saya pasti ngasih uang, karena adik saya  juga sering nganter ke alas purwo dan ketemu dia. Gak tahu uangnya  darimana, tapi memang uang asli dan dibelanjakan juga laku,&quot; bebernya.

Bahkan ia menuturkan pernah suatu ketika bersama sang adik  mengantarkan Maulana masuk lagi ke Alas Purwo pada 2003, namun Maulana  menolak ia justru meminta diturunkan di jalan setapak dengan syarat  setelah ia turun, adiknya tak boleh menengok ke belakang.

&quot;Lha adik saya penasaran kenapa padahal di sana itu tidak ada  transportasi umum karena bukan jalan raya, akhirnya baru 2 - 3 meter dia  meninggalkan Maulana itu dia menengok ke belakang, Maulana-nya sudah  hilang tidak ada. Memang saya lihat orang ini sakti,&quot; lanjutnya.

Berbeda dengan Maulana, kisah Temon justru lebih mengerikan, warga   Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, pernah dibawa Nyi Roro   Kidul ke singgasana kerajaannya.

&quot;Jadi dia itu hilang waktu mencari rumput, sepeda motornya ditemukan   di hutan Alas Purwo tapi jasadnya gak pernah ketemu. Penuturannya dia   itu diajak Nyi Roro Kidul waktu di Alas Purwo, nah bertahun - tahun   tidak kembali. Waktu anaknya mau sunat ini, si Temon baru izin ke Nyi   Roro Kidul untuk pulang dan diizinkan. Ya orangnya selamat, jasadnya   juga sehat,&quot; tukasnya.

Temon yang ditanya oleh tetangga dan kerabatnya mengaku bahwa ia   bertahun - tahun diajak Nyi Roro Kidul ke kerajaannya melalui salah satu   pintu di Alas Purwo. Dianggap menghayal, ia mengantarkan sejumlah   tetangganya ke lokasi di Alas Purwo yang dimaksud.

&quot;Tapi karena itu kan tidak bisa dilihat sama penglihatan biasa ya   jadi kosong tidak ada apa-apa, hanya seeprti hutan. Padahal memang di   situ ada pintu gerbang gaib menuju kerajaannya Bu Ratu (Nyi Roro   Kidul),&quot; tambahnya.



Namun Syaiful sejak Temon selesai menggelar hajatan sunatan anaknya,   ia belum pernah main ke rumahnya lagi dan mendengar kabar si Temon.

&quot;Percaya atau tidak percaya itu ada, makanya setiap wisatawan yang   masuk ke Alas Purwo diminta untuk menjaga tingkah laku, jangan berkata   buruk, jangan mesum di sana. Kalau diingkari, batin dan jasadnya   tersesat tidak jelas. Kalau batinnya saja tersesat, tapi jasadnya masih   kuat bisa kembali, tapi kalau sudah batin dan jasadnya sama-sama   lemahnya, itu alamat bakal tidak ketemu atau paling tidak dia balik   tinggal nama,&quot; terangnya.
</description><content:encoded>BANYUWANGI - Tak hanya hutan di cerita KKN Desa Penari saja yang tampak mistis yang identik dengan Banyuwangi. Taman Nasional Alas Purwo yang terletak di Semenanjung Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, juga memiliki sejuta kisah mistis, di tengah keindahan alamnya.

Kisah mistis ini bahkan diyakini masyarakat Alas Purwo satu di antara sejumlah yang terangker di Pulau Jawa bahkan nusantara, selain kawasan Gunung Merapi, Gunung Lawu, Alas Roban yang terdapat di Jawa Tengah, serta Gunung Arjuno yang terletak di Jawa Timur.

Budayawan lokal Banyuwangi Moh. Syaiful, mengisahkan beragam kisah mistis yang ia sendiri pernah mengalaminya di hutan Semenanjung Blambangan ini.

&quot;Di hutan alas purwo itu ada gua yang matanya gua istana. Itu gua cukup mistis, tapi banyak didatangi orang - orang untuk bersemedi guna mencari jati diri,&quot; kisahnya.

Di Alas Purwo juga terdapat beberapa titik yang konon menjadi persinggahan Nyi Roro Kidul dan Asistennya Nyi Ratu saat berada di daratan selatan Jawa.



&quot;Banyak makhluk halusnya di sana, orang banyak percaya ada beberapa tempat persemayaman Nyi Roro Kidul dan Nyi Ratu, kalau mungkin ada yang melihat di sana ada juga istana kerajaannya. Selain itu ada jin paling kaya raya namanya Yusuf, dia juga bersemayam di sana,&quot; bebernya.

Mengingat dianggap angker dan sakral, tak heran orang - orang kerap berdatangan ke Alas Purwo untuk sekedar bersemedi. Bahkan konon tokoh - tokoh nasional seperti Soekarno, Jenderal Sudirman, hingga Supriyadi pernah bersemedi di Alas Purwo.

&quot;Di sana ada tempat tokoh - tokoh seperti Soekarno, Sudirman, dan Supriyadi semedi. Ada anggapan kalau ingin ketemu mereka pergi ke Alas Purwo situ,&quot; ucap budayawan Banyuwangi ini.

Ia juga mempunyai cerita mistis dimana sempat mengenal salah satu  orang yang kerap bersemedi asal Banten, bernama Maulana. Maulana yang  rela jauh - jauh meninggalkan keluarganya hanya untuk bersemedi di Alas  Purwo.

&quot;Maulana ini asal Banten ia bersemedi di Alas Purwo waktu itu pas mau  masuk izin ke bapak saya, yang kebetulan salah satu juru kunci Alas  Purwo, tapi hingga bertahun - tahun ia belum kembali lagi keluar Alas  Purwo terakhir keluar alas purwo 2003 dan balik lagi, sampai sekarang  juga belum pernah kembali,&quot; tuturnya.

Syaiful menjelaskan bahwa meski Maulana bertahan - tahun meninggalkan  keluarganya, namun ia merupakan seseorang yang kaya dna cukup, jadi tak  perlu lagi bekerja keras.



&quot;Pokok kalau dia ketemu adik saya pasti ngasih uang, karena adik saya  juga sering nganter ke alas purwo dan ketemu dia. Gak tahu uangnya  darimana, tapi memang uang asli dan dibelanjakan juga laku,&quot; bebernya.

Bahkan ia menuturkan pernah suatu ketika bersama sang adik  mengantarkan Maulana masuk lagi ke Alas Purwo pada 2003, namun Maulana  menolak ia justru meminta diturunkan di jalan setapak dengan syarat  setelah ia turun, adiknya tak boleh menengok ke belakang.

&quot;Lha adik saya penasaran kenapa padahal di sana itu tidak ada  transportasi umum karena bukan jalan raya, akhirnya baru 2 - 3 meter dia  meninggalkan Maulana itu dia menengok ke belakang, Maulana-nya sudah  hilang tidak ada. Memang saya lihat orang ini sakti,&quot; lanjutnya.

Berbeda dengan Maulana, kisah Temon justru lebih mengerikan, warga   Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, pernah dibawa Nyi Roro   Kidul ke singgasana kerajaannya.

&quot;Jadi dia itu hilang waktu mencari rumput, sepeda motornya ditemukan   di hutan Alas Purwo tapi jasadnya gak pernah ketemu. Penuturannya dia   itu diajak Nyi Roro Kidul waktu di Alas Purwo, nah bertahun - tahun   tidak kembali. Waktu anaknya mau sunat ini, si Temon baru izin ke Nyi   Roro Kidul untuk pulang dan diizinkan. Ya orangnya selamat, jasadnya   juga sehat,&quot; tukasnya.

Temon yang ditanya oleh tetangga dan kerabatnya mengaku bahwa ia   bertahun - tahun diajak Nyi Roro Kidul ke kerajaannya melalui salah satu   pintu di Alas Purwo. Dianggap menghayal, ia mengantarkan sejumlah   tetangganya ke lokasi di Alas Purwo yang dimaksud.

&quot;Tapi karena itu kan tidak bisa dilihat sama penglihatan biasa ya   jadi kosong tidak ada apa-apa, hanya seeprti hutan. Padahal memang di   situ ada pintu gerbang gaib menuju kerajaannya Bu Ratu (Nyi Roro   Kidul),&quot; tambahnya.



Namun Syaiful sejak Temon selesai menggelar hajatan sunatan anaknya,   ia belum pernah main ke rumahnya lagi dan mendengar kabar si Temon.

&quot;Percaya atau tidak percaya itu ada, makanya setiap wisatawan yang   masuk ke Alas Purwo diminta untuk menjaga tingkah laku, jangan berkata   buruk, jangan mesum di sana. Kalau diingkari, batin dan jasadnya   tersesat tidak jelas. Kalau batinnya saja tersesat, tapi jasadnya masih   kuat bisa kembali, tapi kalau sudah batin dan jasadnya sama-sama   lemahnya, itu alamat bakal tidak ketemu atau paling tidak dia balik   tinggal nama,&quot; terangnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
