<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Komisi III DPR: Jangan Pilih Capim KPK yang Pola Pikirnya Anarko!   </title><description>Masinton Pasaribu berharap para calon pimpinan (Capim) yang sudah diseleksi oleh Panitia Seleksi (Pansel) mempunyai integritas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/09/337/2102462/komisi-iii-dpr-jangan-pilih-capim-kpk-yang-pola-pikirnya-anarko</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/09/337/2102462/komisi-iii-dpr-jangan-pilih-capim-kpk-yang-pola-pikirnya-anarko"/><item><title> Komisi III DPR: Jangan Pilih Capim KPK yang Pola Pikirnya Anarko!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/09/337/2102462/komisi-iii-dpr-jangan-pilih-capim-kpk-yang-pola-pikirnya-anarko</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/09/337/2102462/komisi-iii-dpr-jangan-pilih-capim-kpk-yang-pola-pikirnya-anarko</guid><pubDate>Senin 09 September 2019 14:41 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/09/337/2102462/komisi-iii-dpr-jangan-pilih-capim-kpk-yang-pola-pikirnya-anarko-wxo8YlvT60.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggota Komisi III DPR, Masinton Pasaribu (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/09/337/2102462/komisi-iii-dpr-jangan-pilih-capim-kpk-yang-pola-pikirnya-anarko-wxo8YlvT60.jpg</image><title>Anggota Komisi III DPR, Masinton Pasaribu (foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu berharap para calon pimpinan (Capim) yang sudah diseleksi oleh Panitia Seleksi (Pansel) mempunyai integritas, kredibilitas dan kapabilitas dalam memimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

&quot;Kami berharap pimpinan KPK ke depan bukan lagi seperti pimpinan sebelumnya,&quot; tegas Masinton saat RDP dengan Pansel Capim KPK, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2019).
Baca juga: Wakil Ketua KPK: Pertemuan dengan Desmond Tak Transaksional
&amp;nbsp;
Politikus PDIP menilai sikap pimpinan KPK yang ada saat ini sering berjalan sendiri, dan menolak keputusan yang sudah dibuat oleh pemerintah.
&amp;nbsp;
Ia mencontohkan pimpinan KPK sekarang menolak menjalankan rekomendasi yang dihasilkan oleh Tim Pansus Angket KPK yang dibentuk DPR hingga menolak Revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Sehingga Masinton pun 'mencap' pola pikir mereka tak patuh sistem seperti kelompok Anarko.

&quot;Ini cara berpikir teman-teman KPK ini sudah anarko. Bertindak inkonstitusional menentang keputusan negara. Kita tidak ingin pimpinan KPK seperti ini,&quot; jelas dia.
&amp;nbsp;Baca juga: Pernah Ngelobi Desmon, Saut Situmorang: Itu The Art of Negotiation
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wOC8yOS8yMi82Mzg0Mi8xLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Karena itulah, Masinton ingin Komisi III dapat memilih lima Capim yang memahami hubungan antara penyelenggara negara. Sehingga nantinya KPK tak berjalan sendiri dan enggan mendengarkan masukan dari DPR yang sudah menyeleksinya.

&quot;Jangan sampai kita memilih pimpinan KPK yang model dan cara berpikirnya anarko. Anarko itu anti sistem, anarkis itu perbuatannya. Cara berpikirnya anti sistem,&quot; tegas Masinton.

&quot;Tidak boleh ada satu institusi negara di republik ini yang bekerja menggunakan dasar undang-undangnya (dibuat) negara, dibiayai negara kemudian menantang keputusan politik negara,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu berharap para calon pimpinan (Capim) yang sudah diseleksi oleh Panitia Seleksi (Pansel) mempunyai integritas, kredibilitas dan kapabilitas dalam memimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

&quot;Kami berharap pimpinan KPK ke depan bukan lagi seperti pimpinan sebelumnya,&quot; tegas Masinton saat RDP dengan Pansel Capim KPK, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2019).
Baca juga: Wakil Ketua KPK: Pertemuan dengan Desmond Tak Transaksional
&amp;nbsp;
Politikus PDIP menilai sikap pimpinan KPK yang ada saat ini sering berjalan sendiri, dan menolak keputusan yang sudah dibuat oleh pemerintah.
&amp;nbsp;
Ia mencontohkan pimpinan KPK sekarang menolak menjalankan rekomendasi yang dihasilkan oleh Tim Pansus Angket KPK yang dibentuk DPR hingga menolak Revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Sehingga Masinton pun 'mencap' pola pikir mereka tak patuh sistem seperti kelompok Anarko.

&quot;Ini cara berpikir teman-teman KPK ini sudah anarko. Bertindak inkonstitusional menentang keputusan negara. Kita tidak ingin pimpinan KPK seperti ini,&quot; jelas dia.
&amp;nbsp;Baca juga: Pernah Ngelobi Desmon, Saut Situmorang: Itu The Art of Negotiation
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wOC8yOS8yMi82Mzg0Mi8xLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Karena itulah, Masinton ingin Komisi III dapat memilih lima Capim yang memahami hubungan antara penyelenggara negara. Sehingga nantinya KPK tak berjalan sendiri dan enggan mendengarkan masukan dari DPR yang sudah menyeleksinya.

&quot;Jangan sampai kita memilih pimpinan KPK yang model dan cara berpikirnya anarko. Anarko itu anti sistem, anarkis itu perbuatannya. Cara berpikirnya anti sistem,&quot; tegas Masinton.

&quot;Tidak boleh ada satu institusi negara di republik ini yang bekerja menggunakan dasar undang-undangnya (dibuat) negara, dibiayai negara kemudian menantang keputusan politik negara,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
