<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MUI Tanggapi Ceramah UAS soal Hukum Nonton Film Korea</title><description>MUI memberikan tanggapan terkait ceramah Ustadz Abdul Somad tentang hukum menonton film Korea.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/09/337/2102470/mui-tanggapi-ceramah-uas-soal-hukum-nonton-film-korea</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/09/337/2102470/mui-tanggapi-ceramah-uas-soal-hukum-nonton-film-korea"/><item><title>MUI Tanggapi Ceramah UAS soal Hukum Nonton Film Korea</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/09/337/2102470/mui-tanggapi-ceramah-uas-soal-hukum-nonton-film-korea</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/09/337/2102470/mui-tanggapi-ceramah-uas-soal-hukum-nonton-film-korea</guid><pubDate>Senin 09 September 2019 15:00 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/09/337/2102470/mui-tanggapi-ceramah-uas-soal-hukum-nonton-film-korea-y3K2nD0P16.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ustadz Abdul Somad. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/09/337/2102470/mui-tanggapi-ceramah-uas-soal-hukum-nonton-film-korea-y3K2nD0P16.jpg</image><title>Ustadz Abdul Somad. (Foto: Okezone)</title></images><description>SOLO &amp;ndash; Ustadz Abdul Somad (UAS) kembali menjadi pembahasan publik setelah memberikan penjelasan tentang hukum menonton film atau sinetron Korea. Dalam video ceramahnya yang viral di media sosial, Ustadz Abdul Somad mengimbau jangan suka menonton film Korea yang diperankan orang-orang kafir.
Baca juga:   Tolak Kriminalisasi Ulama, Ratusan Umat Muslim di Riau Demo Bela UAS&amp;nbsp;
 
Video viral itu direkam saat Ustadz Abdul Somad menjawab pertanyaan dari jamaah terkait hukum menonton film Korea. UAS pun menyarankan jamaah menghindari menonton film Korea agar tidak termasuk golongan kafir.

&quot;Jangan suka kepada orang kafir. Siapa yang suka kepada orang kafir, maka dia bagian dari golongan tersebut. Condong hatinya kepada orang kafir,&quot; terang UAS dalam video viral yang salah satunya diunggah akun @maklambeturah, sebagaimana dikutip dari Solopos, Senin (9/9/2019).
Baca juga:   5 Poin Penjelasan UAS soal Tudingan Penodaan Simbol Agama&amp;nbsp;
 
UAS menyarankan beberapa tontonan selain drama Korea yang layak dinikmati. Ia mengatakan, lebih baik mendengarkan bacaan Alquran ketimbang menyaksikan film Korea yang tidak ada manfaatnya.
&quot;Jangan ditonton lagi itu sinetron Korea, rusak. Nanti pas sakaratul maut datang dia ramai-ramai. Apa yang sering kita dengar, apa yang sering kita tengok, akan datang saat sakaratul maut,&quot; tegas UAS.Jawaban UAS tersebut kemudian menuai kontroversi di kalangan publik. Menanggapi hal tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau, Nazir Karim, menilai pendapat UAS tepat.
Alasannya, sudut pandang yang disampaikan UAS soal film Korea adalah ajaran Islam. Sementara film Korea tidak mengandung ajaran Islam.
Baca juga:    Dewan Masjid Sayangkan Sikap Pihak yang Melaporkan Ustadz Abdul Somad&amp;nbsp;
</description><content:encoded>SOLO &amp;ndash; Ustadz Abdul Somad (UAS) kembali menjadi pembahasan publik setelah memberikan penjelasan tentang hukum menonton film atau sinetron Korea. Dalam video ceramahnya yang viral di media sosial, Ustadz Abdul Somad mengimbau jangan suka menonton film Korea yang diperankan orang-orang kafir.
Baca juga:   Tolak Kriminalisasi Ulama, Ratusan Umat Muslim di Riau Demo Bela UAS&amp;nbsp;
 
Video viral itu direkam saat Ustadz Abdul Somad menjawab pertanyaan dari jamaah terkait hukum menonton film Korea. UAS pun menyarankan jamaah menghindari menonton film Korea agar tidak termasuk golongan kafir.

&quot;Jangan suka kepada orang kafir. Siapa yang suka kepada orang kafir, maka dia bagian dari golongan tersebut. Condong hatinya kepada orang kafir,&quot; terang UAS dalam video viral yang salah satunya diunggah akun @maklambeturah, sebagaimana dikutip dari Solopos, Senin (9/9/2019).
Baca juga:   5 Poin Penjelasan UAS soal Tudingan Penodaan Simbol Agama&amp;nbsp;
 
UAS menyarankan beberapa tontonan selain drama Korea yang layak dinikmati. Ia mengatakan, lebih baik mendengarkan bacaan Alquran ketimbang menyaksikan film Korea yang tidak ada manfaatnya.
&quot;Jangan ditonton lagi itu sinetron Korea, rusak. Nanti pas sakaratul maut datang dia ramai-ramai. Apa yang sering kita dengar, apa yang sering kita tengok, akan datang saat sakaratul maut,&quot; tegas UAS.Jawaban UAS tersebut kemudian menuai kontroversi di kalangan publik. Menanggapi hal tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau, Nazir Karim, menilai pendapat UAS tepat.
Alasannya, sudut pandang yang disampaikan UAS soal film Korea adalah ajaran Islam. Sementara film Korea tidak mengandung ajaran Islam.
Baca juga:    Dewan Masjid Sayangkan Sikap Pihak yang Melaporkan Ustadz Abdul Somad&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
