<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabut Asap Ganggu Aktivitas Belajar, Gubernur Riau Instruksikan Sekolah Libur</title><description>Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan telah beberapa kali mengganggu aktivis belajar mengajar di beberapa wilayah di Riau.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/09/337/2102576/kabut-asap-ganggu-aktivitas-belajar-gubernur-riau-instruksikan-sekolah-libur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/09/337/2102576/kabut-asap-ganggu-aktivitas-belajar-gubernur-riau-instruksikan-sekolah-libur"/><item><title>Kabut Asap Ganggu Aktivitas Belajar, Gubernur Riau Instruksikan Sekolah Libur</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/09/337/2102576/kabut-asap-ganggu-aktivitas-belajar-gubernur-riau-instruksikan-sekolah-libur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/09/337/2102576/kabut-asap-ganggu-aktivitas-belajar-gubernur-riau-instruksikan-sekolah-libur</guid><pubDate>Senin 09 September 2019 17:49 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/09/337/2102576/kabut-asap-ganggu-aktivitas-belajar-gubernur-riau-instruksikan-sekolah-libur-MWXZF8NslC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabut Asap di Pekanbaru Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau (foto: Banda Haruddin Tanjung/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/09/337/2102576/kabut-asap-ganggu-aktivitas-belajar-gubernur-riau-instruksikan-sekolah-libur-MWXZF8NslC.jpg</image><title>Kabut Asap di Pekanbaru Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau (foto: Banda Haruddin Tanjung/Okezone)</title></images><description>PEKANBARU - Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) telah beberapa kali mengganggu aktivis belajar mengajar di beberapa wilayah di Riau. Gubernur Riau, Syamsuar memerintahkan kepada dinas pendidikan untuk meliburkan siswa.

&quot;Saya sudah intruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan (Provinsi Riau), misalnya hari ini di Pekanbaru, tidak sehat (udara tidak sehat) boleh diliburkan. Kadis Pendidikan sudah saya perintahkan juga untuk memberitakan ke semua kabutpaten kota yang patut diliburkan,&quot; ucap Syamsuar, Senin (9/9/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kabut Asap Kembali Pekat, Ribuan Siswa di Dumai Dipulangkan&amp;nbsp;
Dia menegaskan, tidak semua wilayah diselimuti asap. Ada sebagian wilayah yang titik apinya hanya satu, sehingga tidak perlu meliburkan sekolah.
&amp;nbsp;
Kalau titik api hanya satu, barang kali tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar. Dinas pendidikan provinsi memiliki kewenangan untuk meliburkan siswa tingkat SMA sederajat yang tersebar di kabupaten dan kota. Sementara untuk tingkat SD dan SMP se Riau menjadi kewenangan pemda tingkat II.

&quot;Saya juga sudah intruksikan kepada Kepala Dinas LHK juga kita untuk terus memantau perkembangan kabut asap,&quot; ucap mantan Bupati Siak 2 priode ini.

Hari ini sejumlah sekolah di Kota Dumai memulangkan ribuan siswa karena kabut asap. MTs Negeri 01 Kota Pekanbaru hari ini juga memulangkan semua siswanya karena kabut asap.

Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofika (BMKG) menlansir hari ini tercatat sebanyak 1278 hot spot (titik panas) di Pulau Sumatera. Di Riau, terdeteksi ada 289 titik.
Baca Juga:&amp;nbsp;Diselimuti Kabut Asap Parah, Pemkot Jambi Liburkan Anak Sekolah</description><content:encoded>PEKANBARU - Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) telah beberapa kali mengganggu aktivis belajar mengajar di beberapa wilayah di Riau. Gubernur Riau, Syamsuar memerintahkan kepada dinas pendidikan untuk meliburkan siswa.

&quot;Saya sudah intruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan (Provinsi Riau), misalnya hari ini di Pekanbaru, tidak sehat (udara tidak sehat) boleh diliburkan. Kadis Pendidikan sudah saya perintahkan juga untuk memberitakan ke semua kabutpaten kota yang patut diliburkan,&quot; ucap Syamsuar, Senin (9/9/2019).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kabut Asap Kembali Pekat, Ribuan Siswa di Dumai Dipulangkan&amp;nbsp;
Dia menegaskan, tidak semua wilayah diselimuti asap. Ada sebagian wilayah yang titik apinya hanya satu, sehingga tidak perlu meliburkan sekolah.
&amp;nbsp;
Kalau titik api hanya satu, barang kali tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar. Dinas pendidikan provinsi memiliki kewenangan untuk meliburkan siswa tingkat SMA sederajat yang tersebar di kabupaten dan kota. Sementara untuk tingkat SD dan SMP se Riau menjadi kewenangan pemda tingkat II.

&quot;Saya juga sudah intruksikan kepada Kepala Dinas LHK juga kita untuk terus memantau perkembangan kabut asap,&quot; ucap mantan Bupati Siak 2 priode ini.

Hari ini sejumlah sekolah di Kota Dumai memulangkan ribuan siswa karena kabut asap. MTs Negeri 01 Kota Pekanbaru hari ini juga memulangkan semua siswanya karena kabut asap.

Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofika (BMKG) menlansir hari ini tercatat sebanyak 1278 hot spot (titik panas) di Pulau Sumatera. Di Riau, terdeteksi ada 289 titik.
Baca Juga:&amp;nbsp;Diselimuti Kabut Asap Parah, Pemkot Jambi Liburkan Anak Sekolah</content:encoded></item></channel></rss>
