<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diserbu Pedemo, Logo KPK Itu Tak Lagi Tertutup Kain Hitam</title><description>Logo KPK yang sempat ditutupi kain hitam sebagai bentuk penolakan revisi UU KPK kini sudah tidak terpasang lagi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/13/337/2104503/diserbu-pedemo-logo-kpk-itu-tak-lagi-tertutup-kain-hitam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/13/337/2104503/diserbu-pedemo-logo-kpk-itu-tak-lagi-tertutup-kain-hitam"/><item><title>Diserbu Pedemo, Logo KPK Itu Tak Lagi Tertutup Kain Hitam</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/13/337/2104503/diserbu-pedemo-logo-kpk-itu-tak-lagi-tertutup-kain-hitam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/13/337/2104503/diserbu-pedemo-logo-kpk-itu-tak-lagi-tertutup-kain-hitam</guid><pubDate>Jum'at 13 September 2019 16:38 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/13/337/2104503/diserbu-pedemo-logo-kpk-itu-tak-lagi-tertutup-kain-hitam-nHbiS0JszS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kain hitam yang menutupi logo KPK dicopot pedemo. (Foto: Puteranegara/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/13/337/2104503/diserbu-pedemo-logo-kpk-itu-tak-lagi-tertutup-kain-hitam-nHbiS0JszS.jpg</image><title>Kain hitam yang menutupi logo KPK dicopot pedemo. (Foto: Puteranegara/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sekelompok massa yang tergabung dalam Himpunan Aktivis Indonesia serta Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Relawan NKRI berhasil mencopot kain hitam yang menutupi logo KPK.
Berdasarkan pantauan Okezone, logo KPK yang sempat ditutupi kain hitam sebagai bentuk penolakan revisi UU KPK kini sudah tidak terpasang lagi.
Namun, logo KPK yang ada di sebelah kanan Gedung KPK masih terlihat tertutupi kain hitam. Pencopotan itu terjadi saat aksi demonstrasi berujung ricuh di depan Gedung Merah Putih KPK.
Massa meminta agar Wakil Ketua Saut Situmorang dan Wadah Pegawai (WP) menarik pernyataannya terkait dengan adanya dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Irjen Firli Bahuri. Mengingat, DPR sudah memutuskan Firli Bahuri sebagai Ketua KPK.
&quot;Saut Situmorang dan WP KPK menarik kembali pernyataan Firli soal melanggar kode etik berat,&quot; kata Koordinator aksi Asip Irama di depan Gedung KPK.
Massa juga memaksa Saut Situmorang dan WP KPK agar meminta maaf kepada Firli Bahuri terkait pelanggaran kode etik. Mereka juga meminta lembaga antirasuah untuk melakukan evaluasi internal ke depannya.

&quot;Kami meminta pimpinan mencopot Saut Situmorang atau segera mundur sebagai pimpinan KPK,&quot; ujar Asip.
Adapun bentrokan yang terjadi dimulai saat massa mencoba masuk ke dalam Gedung KPK dengan tujuan untuk bertemu pimpinan KPK dan mencopot kain hitam di lambang atau logo KPK. Namun, upaya massa dihalangi oleh aparat kepolisian.
&quot;Kami meminta untuk bertemu dengan Pimpinan KPK dan akan mencopot kain hitam di logo KPK,&quot; kata salah seorang orator aksi di atas mobil komando.&amp;nbsp;Sebelum ricuh, perwakilan polisi sempat melakukan negosiasi dengan  perwakilan pegawai KPK. Tetapi, pegawai KPK menolak kain hitam dicopot  dari logo KPK.
Setelah negosiasi itu, secara tiba-tiba ada satu orang dari massa  yang masuk ke dalam gedung dan berhasil mencopot kain hitam tersebut.  Bentrokan dimulai dari sana. Polisi dan pegawai KPK kemudian mengamankan  satu orang pedemo. Massa yang tak terima langsung bereaksi lebih  anarkis dengan melempar batu.
Hingga saat ini, aksi demonstrasi masih terus terjadi di depan Gedung KPK.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekelompok massa yang tergabung dalam Himpunan Aktivis Indonesia serta Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Relawan NKRI berhasil mencopot kain hitam yang menutupi logo KPK.
Berdasarkan pantauan Okezone, logo KPK yang sempat ditutupi kain hitam sebagai bentuk penolakan revisi UU KPK kini sudah tidak terpasang lagi.
Namun, logo KPK yang ada di sebelah kanan Gedung KPK masih terlihat tertutupi kain hitam. Pencopotan itu terjadi saat aksi demonstrasi berujung ricuh di depan Gedung Merah Putih KPK.
Massa meminta agar Wakil Ketua Saut Situmorang dan Wadah Pegawai (WP) menarik pernyataannya terkait dengan adanya dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Irjen Firli Bahuri. Mengingat, DPR sudah memutuskan Firli Bahuri sebagai Ketua KPK.
&quot;Saut Situmorang dan WP KPK menarik kembali pernyataan Firli soal melanggar kode etik berat,&quot; kata Koordinator aksi Asip Irama di depan Gedung KPK.
Massa juga memaksa Saut Situmorang dan WP KPK agar meminta maaf kepada Firli Bahuri terkait pelanggaran kode etik. Mereka juga meminta lembaga antirasuah untuk melakukan evaluasi internal ke depannya.

&quot;Kami meminta pimpinan mencopot Saut Situmorang atau segera mundur sebagai pimpinan KPK,&quot; ujar Asip.
Adapun bentrokan yang terjadi dimulai saat massa mencoba masuk ke dalam Gedung KPK dengan tujuan untuk bertemu pimpinan KPK dan mencopot kain hitam di lambang atau logo KPK. Namun, upaya massa dihalangi oleh aparat kepolisian.
&quot;Kami meminta untuk bertemu dengan Pimpinan KPK dan akan mencopot kain hitam di logo KPK,&quot; kata salah seorang orator aksi di atas mobil komando.&amp;nbsp;Sebelum ricuh, perwakilan polisi sempat melakukan negosiasi dengan  perwakilan pegawai KPK. Tetapi, pegawai KPK menolak kain hitam dicopot  dari logo KPK.
Setelah negosiasi itu, secara tiba-tiba ada satu orang dari massa  yang masuk ke dalam gedung dan berhasil mencopot kain hitam tersebut.  Bentrokan dimulai dari sana. Polisi dan pegawai KPK kemudian mengamankan  satu orang pedemo. Massa yang tak terima langsung bereaksi lebih  anarkis dengan melempar batu.
Hingga saat ini, aksi demonstrasi masih terus terjadi di depan Gedung KPK.</content:encoded></item></channel></rss>
