<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pilkada 2020 Bisa Jadi Penentu Pemenangan Pemilu 2024</title><description>Partai-partai politik mulai memunculkan calonnya untuk Pilkada 2020.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/14/337/2104748/pilkada-2020-bisa-jadi-penentu-pemenangan-pemilu-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/14/337/2104748/pilkada-2020-bisa-jadi-penentu-pemenangan-pemilu-2024"/><item><title>Pilkada 2020 Bisa Jadi Penentu Pemenangan Pemilu 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/14/337/2104748/pilkada-2020-bisa-jadi-penentu-pemenangan-pemilu-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/14/337/2104748/pilkada-2020-bisa-jadi-penentu-pemenangan-pemilu-2024</guid><pubDate>Sabtu 14 September 2019 08:00 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/14/337/2104748/pilkada-2020-bisa-jadi-penentu-pemenangan-pemilu-2024-LhaNT158NY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/14/337/2104748/pilkada-2020-bisa-jadi-penentu-pemenangan-pemilu-2024-LhaNT158NY.jpg</image><title>ilustrasi (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) akan digelar serentak di 270 daerah di Indonesia, pada 23 September 2020. Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Jakarta, Ujang Komaruddin menilai, Pilkada 2020 bisa dijadikan penentu untuk pemenangan Pemilu 2024.
Menurutnya Ujang, hasil Pilkada 2020 akan digunakan partai-partai politik untuk berkonsolidasi dan menentukan strategi dan arah koalisi pada Pemilu serta Pilpres 2024.

&quot;Ketika partai politik lalu menang dibanyak daerah, kader-kadernya banyak menjadi bupati, walikota, katakanlah itu semakin memudahkan untuk konsolidasi pemenangan di (Pemilu) 2024,&quot; ujar Ujang kepada Okezone, Sabtu (14/9/2019).
&amp;nbsp;
Ujang menilai wajar jika partai-partai ada sudah mengumumkan kader yang bakal dimajukan pada Pilkada 2020 dan berkonsolidasi ke berbagai daerah demi pemenangan.

&quot;Wajar jika saat ini PDIP konsolidasi, begitu juga Demokrat dan partai lainnya, karena ini lah titik awal dalam pertarungan di 2024 nanti,&quot; tutupnya.

Sebagaimana diketahui, Pilkada 2020 digelar  270 daerah. Rinciannya sembilan provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota.


</description><content:encoded>JAKARTA - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) akan digelar serentak di 270 daerah di Indonesia, pada 23 September 2020. Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Jakarta, Ujang Komaruddin menilai, Pilkada 2020 bisa dijadikan penentu untuk pemenangan Pemilu 2024.
Menurutnya Ujang, hasil Pilkada 2020 akan digunakan partai-partai politik untuk berkonsolidasi dan menentukan strategi dan arah koalisi pada Pemilu serta Pilpres 2024.

&quot;Ketika partai politik lalu menang dibanyak daerah, kader-kadernya banyak menjadi bupati, walikota, katakanlah itu semakin memudahkan untuk konsolidasi pemenangan di (Pemilu) 2024,&quot; ujar Ujang kepada Okezone, Sabtu (14/9/2019).
&amp;nbsp;
Ujang menilai wajar jika partai-partai ada sudah mengumumkan kader yang bakal dimajukan pada Pilkada 2020 dan berkonsolidasi ke berbagai daerah demi pemenangan.

&quot;Wajar jika saat ini PDIP konsolidasi, begitu juga Demokrat dan partai lainnya, karena ini lah titik awal dalam pertarungan di 2024 nanti,&quot; tutupnya.

Sebagaimana diketahui, Pilkada 2020 digelar  270 daerah. Rinciannya sembilan provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota.


</content:encoded></item></channel></rss>
