<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Revisi UU KPK Harus Tingkatkan Fungsi Pencegahan Korupsi </title><description>Ia berharap dengan adanya perbaikan regulasi itu nantinya dapat menguatkan fungsi pencegahan di dalam tubuh lembaga antirasuah tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/14/337/2104912/revisi-uu-kpk-harus-tingkatkan-fungsi-pencegahan-korupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/14/337/2104912/revisi-uu-kpk-harus-tingkatkan-fungsi-pencegahan-korupsi"/><item><title>Revisi UU KPK Harus Tingkatkan Fungsi Pencegahan Korupsi </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/14/337/2104912/revisi-uu-kpk-harus-tingkatkan-fungsi-pencegahan-korupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/14/337/2104912/revisi-uu-kpk-harus-tingkatkan-fungsi-pencegahan-korupsi</guid><pubDate>Sabtu 14 September 2019 21:45 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/14/337/2104912/revisi-uu-kpk-harus-tingkatkan-fungsi-pencegahan-korupsi-L4Q2FXvSFc.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Gedung Merah Putih KPK (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/14/337/2104912/revisi-uu-kpk-harus-tingkatkan-fungsi-pencegahan-korupsi-L4Q2FXvSFc.JPG</image><title>Gedung Merah Putih KPK (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Koordinator Aliansi Relawan Jokowi (ARJ), Haidar Alwi menyatakan dukungannya terhadap revisi Undang-undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002, tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau UU KPK.
&quot;Sebagai relawan, tentu kami berada penuh di belakang Jokowi, untuk mendukung putusan-putusannya, termasuk revisi UU KPK,&quot; kata Haidar dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone di Jakarta, Sabtu (14/9/2019).
Ia berharap dengan adanya perbaikan regulasi itu nantinya dapat menguatkan fungsi pencegahan di dalam tubuh lembaga antirasuah tersebut. Sehingga, akan lebih banyak mengembalikan uang negara yang &quot;digerogoti&quot; para koruptor.
Selain itu, kata dia, dengan terpilihnya Irjen Pol Firli Bahuri,&amp;nbsp;sebagai ketua periode 2019-2023, KPK diyakininya bakal lebih kuat dalam menangani kasus pencegahan tindak pidana korupsi.
&quot;Pencegahan harus diutamakan, fokus pada mafia-mafia yang besar, jangan hanya OTT (operasi tangkap tangan-red) yang kecil-kecil saja,&quot; ujarnya.

Dirinya juga menyesalkan aksi berujung ricuh yang terjadi di Gedung KPK, Jumat kemarin. Menurut dia, hal itu tidak perlu terjadi bila kedua pihak mau duduk bersama mencari win-win solution.
&quot;Kita tunggu, saudara Firli menjadi Ketua KPK, kita kasih kesempatan. Kalau di tengah jalan tidak sesuai dengan rakyat, kita usulkan kembali. Kita lihat dulu kinerjanya,&quot; katanya menandaskan.</description><content:encoded>JAKARTA - Koordinator Aliansi Relawan Jokowi (ARJ), Haidar Alwi menyatakan dukungannya terhadap revisi Undang-undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002, tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau UU KPK.
&quot;Sebagai relawan, tentu kami berada penuh di belakang Jokowi, untuk mendukung putusan-putusannya, termasuk revisi UU KPK,&quot; kata Haidar dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone di Jakarta, Sabtu (14/9/2019).
Ia berharap dengan adanya perbaikan regulasi itu nantinya dapat menguatkan fungsi pencegahan di dalam tubuh lembaga antirasuah tersebut. Sehingga, akan lebih banyak mengembalikan uang negara yang &quot;digerogoti&quot; para koruptor.
Selain itu, kata dia, dengan terpilihnya Irjen Pol Firli Bahuri,&amp;nbsp;sebagai ketua periode 2019-2023, KPK diyakininya bakal lebih kuat dalam menangani kasus pencegahan tindak pidana korupsi.
&quot;Pencegahan harus diutamakan, fokus pada mafia-mafia yang besar, jangan hanya OTT (operasi tangkap tangan-red) yang kecil-kecil saja,&quot; ujarnya.

Dirinya juga menyesalkan aksi berujung ricuh yang terjadi di Gedung KPK, Jumat kemarin. Menurut dia, hal itu tidak perlu terjadi bila kedua pihak mau duduk bersama mencari win-win solution.
&quot;Kita tunggu, saudara Firli menjadi Ketua KPK, kita kasih kesempatan. Kalau di tengah jalan tidak sesuai dengan rakyat, kita usulkan kembali. Kita lihat dulu kinerjanya,&quot; katanya menandaskan.</content:encoded></item></channel></rss>
