<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak Kabut Asap, 4.000 Warga Kotawaringin Barat Kalteng Terserang ISPA</title><description>Mayoritas warga yang terserang ISPA berusia 1-19 tahun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/16/340/2105441/dampak-kabut-asap-4-000-warga-kotawaringin-barat-kalteng-terserang-ispa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/16/340/2105441/dampak-kabut-asap-4-000-warga-kotawaringin-barat-kalteng-terserang-ispa"/><item><title>Dampak Kabut Asap, 4.000 Warga Kotawaringin Barat Kalteng Terserang ISPA</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/16/340/2105441/dampak-kabut-asap-4-000-warga-kotawaringin-barat-kalteng-terserang-ispa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/16/340/2105441/dampak-kabut-asap-4-000-warga-kotawaringin-barat-kalteng-terserang-ispa</guid><pubDate>Senin 16 September 2019 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Sigit Dzakwan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/16/340/2105441/dampak-kabut-asap-4-000-warga-kotawaringin-barat-kalteng-terserang-ispa-FQRQj2ZFDB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabut asap selimuti Pangkalan Bun, Kalteng, pada 12 September 2019. (Dok iNews/Sigit Dzakwan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/16/340/2105441/dampak-kabut-asap-4-000-warga-kotawaringin-barat-kalteng-terserang-ispa-FQRQj2ZFDB.jpg</image><title>Kabut asap selimuti Pangkalan Bun, Kalteng, pada 12 September 2019. (Dok iNews/Sigit Dzakwan)</title></images><description>KOTAWARINGIN BARAT &amp;ndash; Kabut asap yang menyelimuti Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, dalam satu pekan terakhir membuat ribuan warga terserang penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Sekiranya 4 ribu warga menderita ISPA sejak Agustus lalu.

Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kobar berdasarkan laporan sejumlah puskesmas di enam kecamatan, mayoritas warga yang terserang ISPA adalah berumur 1-19 tahun.

&amp;ldquo;Ya sudah 4.000 an lebih berdasarkan data kami sejak Agustus dan pekan kedua September 2019. Angka ini naik signifikan jika dibandingkan data bulan Januari-Juli,&amp;rdquo; ujar Kabid Pencegahan dan Pengedalian Penyakit Menular dan Tidak Menular Dinkes Kobar, HA Sulkan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/9/2019).

Ia mengatakan, saat ini penyaluran masker terus didistribusikan melalui 12 puskesmas yang berada di Kobar. &amp;ldquo;Sudah sekitar 46 ribu masker kita salurkan ke puskesmas. Ini masih ada stok 62 ribu. Jika habis nanti kita koordinasi dengan provinsi,&amp;rdquo; ucapnya.



Ia mengimbau masyarakat untuk tidak banyak beraktivitas di luar ruangan jika memang tidak penting sekali. Kemudian bagi anak-anak sekolah jika memang kabut asap kian pekat, sebaiknya diliburkan.

&amp;ldquo;Sebab anak-anak ini rentan dengan serangan penyakit. Jadi lebih baik diliburkan. Sebab saat ini kabut asap terjadi sejak pagi, siang, sore, hingga malam,&amp;rdquo; katanya.

Baca Juga : Akibat Kabut Asap, Bandara Supadio Pontianak Hentikan Semua Penerbangan

Sebelumnya, Reza, murid SDN 2 Mendawai mengeluh mulai batuk-batuk, mual, dan pusing saat berada di dalam kelas. &amp;ldquo;Ya mulai batuk. Semoga kabut asap segera hilang kita bisa sekolah normal lagi,&amp;rdquo; ujar murid kelas satu ini.

Baca Juga : Penderita ISPA di Kalimantan Barat Capai 6.025 Orang


</description><content:encoded>KOTAWARINGIN BARAT &amp;ndash; Kabut asap yang menyelimuti Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, dalam satu pekan terakhir membuat ribuan warga terserang penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Sekiranya 4 ribu warga menderita ISPA sejak Agustus lalu.

Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kobar berdasarkan laporan sejumlah puskesmas di enam kecamatan, mayoritas warga yang terserang ISPA adalah berumur 1-19 tahun.

&amp;ldquo;Ya sudah 4.000 an lebih berdasarkan data kami sejak Agustus dan pekan kedua September 2019. Angka ini naik signifikan jika dibandingkan data bulan Januari-Juli,&amp;rdquo; ujar Kabid Pencegahan dan Pengedalian Penyakit Menular dan Tidak Menular Dinkes Kobar, HA Sulkan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/9/2019).

Ia mengatakan, saat ini penyaluran masker terus didistribusikan melalui 12 puskesmas yang berada di Kobar. &amp;ldquo;Sudah sekitar 46 ribu masker kita salurkan ke puskesmas. Ini masih ada stok 62 ribu. Jika habis nanti kita koordinasi dengan provinsi,&amp;rdquo; ucapnya.



Ia mengimbau masyarakat untuk tidak banyak beraktivitas di luar ruangan jika memang tidak penting sekali. Kemudian bagi anak-anak sekolah jika memang kabut asap kian pekat, sebaiknya diliburkan.

&amp;ldquo;Sebab anak-anak ini rentan dengan serangan penyakit. Jadi lebih baik diliburkan. Sebab saat ini kabut asap terjadi sejak pagi, siang, sore, hingga malam,&amp;rdquo; katanya.

Baca Juga : Akibat Kabut Asap, Bandara Supadio Pontianak Hentikan Semua Penerbangan

Sebelumnya, Reza, murid SDN 2 Mendawai mengeluh mulai batuk-batuk, mual, dan pusing saat berada di dalam kelas. &amp;ldquo;Ya mulai batuk. Semoga kabut asap segera hilang kita bisa sekolah normal lagi,&amp;rdquo; ujar murid kelas satu ini.

Baca Juga : Penderita ISPA di Kalimantan Barat Capai 6.025 Orang


</content:encoded></item></channel></rss>
