<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bukannya Air Mata, Perempuan Ini Mengeluarkan Kristal saat Menangis</title><description>Kondisi itu membuat Karazian selalu mengalami kesakitan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/23/18/2108089/bukannya-air-mata-perempuan-ini-mengeluarkan-kristal-saat-menangis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/23/18/2108089/bukannya-air-mata-perempuan-ini-mengeluarkan-kristal-saat-menangis"/><item><title>Bukannya Air Mata, Perempuan Ini Mengeluarkan Kristal saat Menangis</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/23/18/2108089/bukannya-air-mata-perempuan-ini-mengeluarkan-kristal-saat-menangis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/23/18/2108089/bukannya-air-mata-perempuan-ini-mengeluarkan-kristal-saat-menangis</guid><pubDate>Senin 23 September 2019 10:53 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/23/18/2108089/bukannya-air-mata-perempuan-ini-mengeluarkan-kristal-saat-menangis-zGNsonSAnm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/23/18/2108089/bukannya-air-mata-perempuan-ini-mengeluarkan-kristal-saat-menangis-zGNsonSAnm.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: AFP)</title></images><description>YEREVAN &amp;ndash; Seorang perempuan Armenia yang mengeluarkan kristal alih-alih air mata ketika menangis, menyebabkan dokter kebingungan. Kondisi aneh itu menyebabkan Satenik Karazian mengalami kesakitan.
Berdasarkan laporan media lokal, Karazian yang berusia 22 tahun, mulai mengalami gejala air mata kristal itu dua bulan lalu. Awalnya, dia mengira matanya kemasukan debu saat mengunjungi dokter gigi, namun kemudian keluarganya curiga benda itu adalah pecahan kaca.
Sekarang, Karazian mengatakan dia memproduksi hingga 50 keping kristal dari matanya setiap hari. Beberapa dokter spesialis mata dan dokter dilaporkan tidak dapat mendiagnosis atau mengobati kondisi aneh ini, sehingga wanita muda itu terus mengalami penderitaan.

Foto: YouTube/Sputnik Armenia.
&quot;Sekarang hari- hari saya telah berubah menjadi neraka,&quot; kata Karazian kepada Sputnik Armenia. Dia mengatakan beberapa dokter menolak mempercayainya, sementara yang lain hanya meresepkan obat tetes mata atau antibiotik, yang gagal mengatasi masalah tersebut.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/Q2CkeEYMoJY&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Video: YouTube/Sputnik &amp;#1040;&amp;#1088;&amp;#1084;&amp;#1077;&amp;#1085;&amp;#1080;&amp;#1103;
Kementerian Kesehatan Armenia dihubungi tentang kondisi mata okular Karazian dan kepala dokter mata departemen telah dilaporkan telah dua kali bertemu dengannya. Kristal air mata Karazian telah dikirim untuk dianalisis dalam upaya untuk mendiagnosis kondisi yang dialami gadis itu.
</description><content:encoded>YEREVAN &amp;ndash; Seorang perempuan Armenia yang mengeluarkan kristal alih-alih air mata ketika menangis, menyebabkan dokter kebingungan. Kondisi aneh itu menyebabkan Satenik Karazian mengalami kesakitan.
Berdasarkan laporan media lokal, Karazian yang berusia 22 tahun, mulai mengalami gejala air mata kristal itu dua bulan lalu. Awalnya, dia mengira matanya kemasukan debu saat mengunjungi dokter gigi, namun kemudian keluarganya curiga benda itu adalah pecahan kaca.
Sekarang, Karazian mengatakan dia memproduksi hingga 50 keping kristal dari matanya setiap hari. Beberapa dokter spesialis mata dan dokter dilaporkan tidak dapat mendiagnosis atau mengobati kondisi aneh ini, sehingga wanita muda itu terus mengalami penderitaan.

Foto: YouTube/Sputnik Armenia.
&quot;Sekarang hari- hari saya telah berubah menjadi neraka,&quot; kata Karazian kepada Sputnik Armenia. Dia mengatakan beberapa dokter menolak mempercayainya, sementara yang lain hanya meresepkan obat tetes mata atau antibiotik, yang gagal mengatasi masalah tersebut.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/Q2CkeEYMoJY&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Video: YouTube/Sputnik &amp;#1040;&amp;#1088;&amp;#1084;&amp;#1077;&amp;#1085;&amp;#1080;&amp;#1103;
Kementerian Kesehatan Armenia dihubungi tentang kondisi mata okular Karazian dan kepala dokter mata departemen telah dilaporkan telah dua kali bertemu dengannya. Kristal air mata Karazian telah dikirim untuk dianalisis dalam upaya untuk mendiagnosis kondisi yang dialami gadis itu.
</content:encoded></item></channel></rss>
