<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Ular Berkaki Mati Terbakar di Hutan Riau</title><description>Penemuan ular yang disebut memiliki kaki jadi korban kebakaran hutan dan lahan di Riau.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/23/337/2108114/viral-ular-berkaki-mati-terbakar-di-hutan-riau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/23/337/2108114/viral-ular-berkaki-mati-terbakar-di-hutan-riau"/><item><title>Viral Ular Berkaki Mati Terbakar di Hutan Riau</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/23/337/2108114/viral-ular-berkaki-mati-terbakar-di-hutan-riau</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/23/337/2108114/viral-ular-berkaki-mati-terbakar-di-hutan-riau</guid><pubDate>Senin 23 September 2019 11:40 WIB</pubDate><dc:creator>Edi Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/23/337/2108114/viral-ular-berkaki-mati-terbakar-di-hutan-riau-4pxSWTdYrb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Ular Phyton (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/23/337/2108114/viral-ular-berkaki-mati-terbakar-di-hutan-riau-4pxSWTdYrb.jpg</image><title>Ilustrasi Ular Phyton (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Belum lama ini media sosial kembali dihebohkan dengan penemuan ular berkaki yang menjadi korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Ular tersebut ditemukan dalam kondisi hangus terbakar.
Diketahui video tersebut diambil oleh Tim 1 Subsatgas Gab II Dim 0302 Kabupaten Inhu pada Rabu 18 September 2019 malam. Tepatnya di hutan di Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
&quot;Ditemukan ular berkaki di lahan kebakaran Kelurahan Sekip Hilir, ini dia kakinya,&quot; kata petugas yang merekam video sambil menunjukkan bagian dari ular yang terlihat seperti kaki.

Baca Juga: Viral &quot;Keluarga Ular&quot; Jadi Korban Kebakaran Lahan
Berbagai komentar netizen terus memenuhi kolom komentar video. Sebagian meragukan ular itu benar-benar memiliki kaki.
Ular itu disebut merupakan king kobra jantan. Sementara bagian dari tubuh ular yang disebut-sebut sebagai kaki, merupakan alat kelamin ular atau penis satwa itu. Alat kelamin yang keluar terlihat seperti dua kaki karena kondisi ular yang hangus terbakar.Seperti diberitakan iNews.id, Sebelumnya, masyarakat juga dihebohkan  dengan penemuan ular piton yang tewas terpanggang akibat karhutla di  Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng). Ular tersebut  ditemukan oleh tim Satgas Karhutla saat memadamkan karhutla di lahan  gambut di Kecamatan Baamang, Kelurahan Baamang. Foto-fotonya pun viral  di media sosial.
Menurut Komandan Pos Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)  Sampit, Muriansyah mengatakan, ular-ular tersebut tewas diduga karena  mereka tidak mampu bergerak dengan cepat untuk menyelamatkan diri.  Sebab, semak-semak dan belukar yang ada di sekitar habitat mereka lebat  dan hangus terbakar.
&amp;ldquo;Kami tidak melakukan pendataan berapa banyak ular yang terbakar  akibat karhutla karena ular tidak termasuk satwa liar dilindungi. Namun  jumlahnya cukup banyak, termasuk juga burung dan biawak, banyak terbakar  saat karhutla,&amp;rdquo; kata Muriansyah.
Selama pemadaman karhutla di Kalimantan dan Sumatera, bangkai ular  memang menjadi yang paling banyak ditemukan. Kepala Dinas Pemadam  Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Timur Rihel sebelumnya  mengatakan, karhutla menyebabnya banyak satwa liar, termasuk ular, yang  selama ini menghuni lahan telantar dan hutan, hangus terbakar  hidup-hidup.
Petugas menemukan banyak bangkai hewan saat memadamkan kebakaran  lahan. &quot;Selama pemadaman kebakaran, bangkai hewan yang ditemukan. Yang  banyak itu bangkai ular berbagai jenis,&amp;rdquo; kata Rihel di Sampit.
Rihel mengatakan, ular paling banyak mati lantaran gerakan satwa itu  cukup lambat dibandingkan binatang lainnya. Petugas mengumpulkan  bangkai-bangkai hewan yang ditemukan di lokasi karhutla. Selanjutnya,  bangkai-bangkai tersebut dikuburkan di lokasi sekitar.</description><content:encoded>JAKARTA - Belum lama ini media sosial kembali dihebohkan dengan penemuan ular berkaki yang menjadi korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Ular tersebut ditemukan dalam kondisi hangus terbakar.
Diketahui video tersebut diambil oleh Tim 1 Subsatgas Gab II Dim 0302 Kabupaten Inhu pada Rabu 18 September 2019 malam. Tepatnya di hutan di Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
&quot;Ditemukan ular berkaki di lahan kebakaran Kelurahan Sekip Hilir, ini dia kakinya,&quot; kata petugas yang merekam video sambil menunjukkan bagian dari ular yang terlihat seperti kaki.

Baca Juga: Viral &quot;Keluarga Ular&quot; Jadi Korban Kebakaran Lahan
Berbagai komentar netizen terus memenuhi kolom komentar video. Sebagian meragukan ular itu benar-benar memiliki kaki.
Ular itu disebut merupakan king kobra jantan. Sementara bagian dari tubuh ular yang disebut-sebut sebagai kaki, merupakan alat kelamin ular atau penis satwa itu. Alat kelamin yang keluar terlihat seperti dua kaki karena kondisi ular yang hangus terbakar.Seperti diberitakan iNews.id, Sebelumnya, masyarakat juga dihebohkan  dengan penemuan ular piton yang tewas terpanggang akibat karhutla di  Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng). Ular tersebut  ditemukan oleh tim Satgas Karhutla saat memadamkan karhutla di lahan  gambut di Kecamatan Baamang, Kelurahan Baamang. Foto-fotonya pun viral  di media sosial.
Menurut Komandan Pos Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)  Sampit, Muriansyah mengatakan, ular-ular tersebut tewas diduga karena  mereka tidak mampu bergerak dengan cepat untuk menyelamatkan diri.  Sebab, semak-semak dan belukar yang ada di sekitar habitat mereka lebat  dan hangus terbakar.
&amp;ldquo;Kami tidak melakukan pendataan berapa banyak ular yang terbakar  akibat karhutla karena ular tidak termasuk satwa liar dilindungi. Namun  jumlahnya cukup banyak, termasuk juga burung dan biawak, banyak terbakar  saat karhutla,&amp;rdquo; kata Muriansyah.
Selama pemadaman karhutla di Kalimantan dan Sumatera, bangkai ular  memang menjadi yang paling banyak ditemukan. Kepala Dinas Pemadam  Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Timur Rihel sebelumnya  mengatakan, karhutla menyebabnya banyak satwa liar, termasuk ular, yang  selama ini menghuni lahan telantar dan hutan, hangus terbakar  hidup-hidup.
Petugas menemukan banyak bangkai hewan saat memadamkan kebakaran  lahan. &quot;Selama pemadaman kebakaran, bangkai hewan yang ditemukan. Yang  banyak itu bangkai ular berbagai jenis,&amp;rdquo; kata Rihel di Sampit.
Rihel mengatakan, ular paling banyak mati lantaran gerakan satwa itu  cukup lambat dibandingkan binatang lainnya. Petugas mengumpulkan  bangkai-bangkai hewan yang ditemukan di lokasi karhutla. Selanjutnya,  bangkai-bangkai tersebut dikuburkan di lokasi sekitar.</content:encoded></item></channel></rss>
