<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 2 Titik Api Berkobar di Jalur Walitis Gunung Sumbing   </title><description>Dua titik api terpantau di jalur pendakian Walitis kawasan Gunung Sumbing.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/23/512/2108353/2-titik-api-berkobar-di-jalur-walitis-gunung-sumbing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/23/512/2108353/2-titik-api-berkobar-di-jalur-walitis-gunung-sumbing"/><item><title> 2 Titik Api Berkobar di Jalur Walitis Gunung Sumbing   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/23/512/2108353/2-titik-api-berkobar-di-jalur-walitis-gunung-sumbing</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/23/512/2108353/2-titik-api-berkobar-di-jalur-walitis-gunung-sumbing</guid><pubDate>Senin 23 September 2019 21:02 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/23/512/2108353/2-titik-api-berkobar-di-jalur-walitis-gunung-sumbing-mYZiOTxhfc.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Sumbing (foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/23/512/2108353/2-titik-api-berkobar-di-jalur-walitis-gunung-sumbing-mYZiOTxhfc.jpeg</image><title>Gunung Sumbing (foto: istimewa)</title></images><description>

TEMANGGUNG - Dua titik api terpantau di jalur pendakian Walitis kawasan Gunung Sumbing. Ratusan petugas gabungan dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan si jago merah itu.

&quot;Kita sampaikan untuk api yang di jalur Banaran pos 2, itu sudah padam. Namun demikian yang di jalur Walitis masih ada dua titik yang belum padam,&quot; kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung, Gito Walngadi, Senin (23/9/2019).

Dia menjelaskan, petugas gabungan kesulitan menjangkau sumber api untuk melalukan pemadaman, karena lokasinya terjal dan curam. Akibatnya, petugas hanya dapat melakukan penyekatan agar tak kian merambat.
&amp;nbsp;Baca juga: 5,5 Hektare Hutan Lindung di Gunung Sumbing Ludes Terbakar
&quot;Tidak bisa dijangkau oleh rekan-rekan. Kenapa tidak bisa dijangkau karena tempatnya terlalu curam dan terjal sehingga sulit dijangkau menuju hotspot atau tidak api,&quot; lugas dia.
&amp;nbsp;Baca juga: Lereng Gunung Sumbing Terbakar, 134 Pendaki Dievakuasi
Hingga kini petugas gabungan yang terdiri TNI, Polri, BPBD, Perhutani, SAR, PMI, Relawan Bumi Pala, dan warga sekitar hanya mengandalkan alat-alat sederhana untuk menjinakkan api. Mereka memanfaatkan sabit, parang, ranting pohon, dengan proses pemadaman secara manual.

&quot;Jadi dua titik api yang terpantau itu kecil dan besar, sementara untuk luasan yang terbakar berapa belum bisa kita ketahui. Tapi untuk lahan di petak 23-3 untuk luasan baku sekira 3 hektare, kemudian yang 27-7 luas baku 2,5 hektare,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>

TEMANGGUNG - Dua titik api terpantau di jalur pendakian Walitis kawasan Gunung Sumbing. Ratusan petugas gabungan dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan si jago merah itu.

&quot;Kita sampaikan untuk api yang di jalur Banaran pos 2, itu sudah padam. Namun demikian yang di jalur Walitis masih ada dua titik yang belum padam,&quot; kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung, Gito Walngadi, Senin (23/9/2019).

Dia menjelaskan, petugas gabungan kesulitan menjangkau sumber api untuk melalukan pemadaman, karena lokasinya terjal dan curam. Akibatnya, petugas hanya dapat melakukan penyekatan agar tak kian merambat.
&amp;nbsp;Baca juga: 5,5 Hektare Hutan Lindung di Gunung Sumbing Ludes Terbakar
&quot;Tidak bisa dijangkau oleh rekan-rekan. Kenapa tidak bisa dijangkau karena tempatnya terlalu curam dan terjal sehingga sulit dijangkau menuju hotspot atau tidak api,&quot; lugas dia.
&amp;nbsp;Baca juga: Lereng Gunung Sumbing Terbakar, 134 Pendaki Dievakuasi
Hingga kini petugas gabungan yang terdiri TNI, Polri, BPBD, Perhutani, SAR, PMI, Relawan Bumi Pala, dan warga sekitar hanya mengandalkan alat-alat sederhana untuk menjinakkan api. Mereka memanfaatkan sabit, parang, ranting pohon, dengan proses pemadaman secara manual.

&quot;Jadi dua titik api yang terpantau itu kecil dan besar, sementara untuk luasan yang terbakar berapa belum bisa kita ketahui. Tapi untuk lahan di petak 23-3 untuk luasan baku sekira 3 hektare, kemudian yang 27-7 luas baku 2,5 hektare,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
