<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendakian ke Gunung Semeru Ditutup Total Imbas Kebakaran di Ranu Kumbolo</title><description>Pendakian ke Gunung Semeru ditutup total dampak kebakaran hutan dan lahan di sana yang makin luas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/23/519/2108055/pendakian-ke-gunung-semeru-ditutup-total-imbas-kebakaran-di-ranu-kumbolo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/23/519/2108055/pendakian-ke-gunung-semeru-ditutup-total-imbas-kebakaran-di-ranu-kumbolo"/><item><title>Pendakian ke Gunung Semeru Ditutup Total Imbas Kebakaran di Ranu Kumbolo</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/23/519/2108055/pendakian-ke-gunung-semeru-ditutup-total-imbas-kebakaran-di-ranu-kumbolo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/23/519/2108055/pendakian-ke-gunung-semeru-ditutup-total-imbas-kebakaran-di-ranu-kumbolo</guid><pubDate>Senin 23 September 2019 08:24 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/23/519/2108055/gunung-semeru-ditutup-total-imbas-kebakaran-sampai-ranu-kumbolo-BtiYx0CEPa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Semeru. (Foto: TNBTS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/23/519/2108055/gunung-semeru-ditutup-total-imbas-kebakaran-sampai-ranu-kumbolo-BtiYx0CEPa.jpg</image><title>Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Semeru. (Foto: TNBTS)</title></images><description>MALANG &amp;ndash; Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) akhirnya menutup total pendakian ke Gunung Semeru. Penutupan ini imbas terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sana.
Penutupan pendakian tersebut tertulis dalam surat yang dikeluarkan TNBTS dengan nomor PG.05/T/8/TU/TU.3/HMS/9/2019. Disebutkan penutupan dimulai sejak 22 September 2019 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Baca juga:   Kebakaran 18 Hektare Lahan Gunung Semeru Berhasil Dipadamkan&amp;nbsp;
 
Kepala Balai Besar TNBTS John Kenedie mengatakan penutupan dilakukan karena adanya titik api di kawasan Ranu Kumbolo.

&quot;Minggu siang kemarin petugas kami menemukan titik api menuju Ayek-ayek dekat Ranu Kumbolo. Maka kita putuskan demi keselamatan pendaki akses ke Gunung Semeru kita tutup total sejak Minggu kemarin jam 15.00 WIB,&quot; ujar John saat dikonfirmasi Okezone, di Malang, Jawa Timur, Senin (23/9/2019).
Baca juga:   Gunung Semeru Erupsi, Semburkan Kolom Abu Setinggi 4.276 Meter&amp;nbsp;
 
Ia mengatakan, setidaknya ada 45 pendaki yang berada di sekitar Ranu Kumbolo untuk turun ke Posko Ranu Pani. Evakuasi dilakukan guna memastikan keselamatan para pendaki.
&quot;Memang kemarin dan semalam setidaknya ada 45 pendaki yang kita minta turun. Takutnya (api) cepat menyebar sehingga memengaruhi keselamatan pendaki,&quot; terang John.Dia menambahkan, saat ini petugas sedang berkordinasi untuk menyiapkan langkah pemadaman lahan semak belukar yang terbakar.
&quot;Semalam sudah naik 15 personel gabungan. Pagi ini disiapkan 20 personel lagi yang naik, dipimpin oleh Plh Kasi Senduro. Dari laporan juga titik api sudah menyebar hingga 20 hektare ke arah barat,&quot; beber John.
Baca juga:   Sempat Mengeluh Sakit Perut, Pendaki Asal AS Meninggal di Gunung Semeru&amp;nbsp;
 
Sebelumnya pada Rabu hingga Kamis lalu, api membakar dua blok di kawasan Gunung Semeru, yakni di Resor PTN Senduro dan Resor Ranu Pani.

Di kawasan Resor PTN Senduro, api tampak di sejumlah lokasi, yakni Blok Mentigi Renteng, Jantur, Ledok Bedor, dan Po'o yang masuk di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Lumajang, seluas 11,5 hektare.
Baca juga:   Indahnya Gunung Semeru &quot;Bertopi Awan&quot;, Ini Penjelasan BNPB&amp;nbsp;
 
Sedangkan titik api kedua tampak di Blok Ngamprong, kawasan Resor PTN Ranu Pani, dengan cakupan lahan 6,5 hektare. Namun oleh petugas, kedua titik api tersebut telah berhasil dipadamkan pada Jumat 20 September 2019 siang.</description><content:encoded>MALANG &amp;ndash; Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) akhirnya menutup total pendakian ke Gunung Semeru. Penutupan ini imbas terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sana.
Penutupan pendakian tersebut tertulis dalam surat yang dikeluarkan TNBTS dengan nomor PG.05/T/8/TU/TU.3/HMS/9/2019. Disebutkan penutupan dimulai sejak 22 September 2019 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Baca juga:   Kebakaran 18 Hektare Lahan Gunung Semeru Berhasil Dipadamkan&amp;nbsp;
 
Kepala Balai Besar TNBTS John Kenedie mengatakan penutupan dilakukan karena adanya titik api di kawasan Ranu Kumbolo.

&quot;Minggu siang kemarin petugas kami menemukan titik api menuju Ayek-ayek dekat Ranu Kumbolo. Maka kita putuskan demi keselamatan pendaki akses ke Gunung Semeru kita tutup total sejak Minggu kemarin jam 15.00 WIB,&quot; ujar John saat dikonfirmasi Okezone, di Malang, Jawa Timur, Senin (23/9/2019).
Baca juga:   Gunung Semeru Erupsi, Semburkan Kolom Abu Setinggi 4.276 Meter&amp;nbsp;
 
Ia mengatakan, setidaknya ada 45 pendaki yang berada di sekitar Ranu Kumbolo untuk turun ke Posko Ranu Pani. Evakuasi dilakukan guna memastikan keselamatan para pendaki.
&quot;Memang kemarin dan semalam setidaknya ada 45 pendaki yang kita minta turun. Takutnya (api) cepat menyebar sehingga memengaruhi keselamatan pendaki,&quot; terang John.Dia menambahkan, saat ini petugas sedang berkordinasi untuk menyiapkan langkah pemadaman lahan semak belukar yang terbakar.
&quot;Semalam sudah naik 15 personel gabungan. Pagi ini disiapkan 20 personel lagi yang naik, dipimpin oleh Plh Kasi Senduro. Dari laporan juga titik api sudah menyebar hingga 20 hektare ke arah barat,&quot; beber John.
Baca juga:   Sempat Mengeluh Sakit Perut, Pendaki Asal AS Meninggal di Gunung Semeru&amp;nbsp;
 
Sebelumnya pada Rabu hingga Kamis lalu, api membakar dua blok di kawasan Gunung Semeru, yakni di Resor PTN Senduro dan Resor Ranu Pani.

Di kawasan Resor PTN Senduro, api tampak di sejumlah lokasi, yakni Blok Mentigi Renteng, Jantur, Ledok Bedor, dan Po'o yang masuk di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Lumajang, seluas 11,5 hektare.
Baca juga:   Indahnya Gunung Semeru &quot;Bertopi Awan&quot;, Ini Penjelasan BNPB&amp;nbsp;
 
Sedangkan titik api kedua tampak di Blok Ngamprong, kawasan Resor PTN Ranu Pani, dengan cakupan lahan 6,5 hektare. Namun oleh petugas, kedua titik api tersebut telah berhasil dipadamkan pada Jumat 20 September 2019 siang.</content:encoded></item></channel></rss>
