<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi di AS Diskors Setelah Tangkap Dua Bocah Enam Tahun</title><description>Kedua bocah itu diborgol dan dibawa ke kantor polisi untuk diambil sidik jarinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/24/18/2108785/polisi-di-as-diskors-setelah-tangkap-dua-bocah-enam-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/24/18/2108785/polisi-di-as-diskors-setelah-tangkap-dua-bocah-enam-tahun"/><item><title>Polisi di AS Diskors Setelah Tangkap Dua Bocah Enam Tahun</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/24/18/2108785/polisi-di-as-diskors-setelah-tangkap-dua-bocah-enam-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/24/18/2108785/polisi-di-as-diskors-setelah-tangkap-dua-bocah-enam-tahun</guid><pubDate>Selasa 24 September 2019 18:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/24/18/2108785/polisi-di-as-diskors-setelah-tangkap-dua-bocah-enam-tahun-ACpiA2nyYN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/24/18/2108785/polisi-di-as-diskors-setelah-tangkap-dua-bocah-enam-tahun-ACpiA2nyYN.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>ORLANDO - Seorang polisi di Florida, Amerika Serikat (AS) diskors oleh jajarannya setelah menangkap dua orang bocah berusia enam tahun di sebuah sekolah di Orlando. Polisi tersebut dilaporkan memborgol salah satu dari kedua bocah yang mengamuk dan menendang seorang guru.
Polisi itu, Dennis Turner, diskors karena para pejabat mengatakan dia tidak mendapatkan izin yang diperlukan untuk menangkap kedua bocah tersebut. Jaksa mengatakan mereka akan mencoba menghapus penangkapan itu dari catatan mereka.
Kedua anak didakwa dengan pelanggaran pemukulan ringan. Hanya sedikit informasi mengenai penangkapan lainnya, yang merupakan insiden terpisah, telah dipublikasikan.
&quot;Anak-anak itu tidak akan dituntut, dan sama pentingnya saya mencari pilihan yang dapat membalikkan kerusakan hukum seperti menghapus penangkapan dari catatan anak-anak,&quot; kata Jaksa Negara Bagian, Aramis Ayala dalam konferensi pers sebagaimana dilansir BBC, Selasa (24/9/2019).

Kepala Kepolisian Orlando Rol&amp;oacute;n mengatakan dalam sebuah pernyataan: &quot;Sebagai kakek dari tiga anak berusia di bawah 11 tahun, hal ini sangat memprihatinkan bagi saya. Departemen kami berupaya memberikan layanan yang profesional dan sopan.&quot;
Tidak ada anak yang diidentifikasi oleh polisi, tetapi nenek dari salah satu anak mengatakan dia menderita sleep apnea yang berkontribusi pada perilakunya.
Kedua anak itu tidak ada yang diidentifikasi oleh polisi, tetapi nenek dari salah satu anak mengatakan bocah itu menderita apnea saat tidur yang berkontribusi pada perilakunya.
&quot;Mereka mengatakan kepada kami bahwa kami harus menunggu beberapa menit karena (dia) sedang diambil sidik jarinya, dan ketika dia mengatakan sidik jari itu memukul saya seperti satu ton batu bata&quot;.
&quot;Tidak boleh ada anak berusia enam tahun yang bisa memberi tahu seseorang bahwa mereka diborgol dan mereka berkendara di (bangku) belakang mobil polisi dan dibawa ke pusat remaja untuk diambil sidik jarinya, diambil foto tahanan.&quot;

Menurut Kepolisian Orlando, Turner pensiun dari kepolisian tetapi  bekerja sebagai penjaga keamanan di sekolah sebagai bagian dari unit  cadangan departemen lokal.
Sekolah semakin beralih ke mempekerjakan petugas paruh waktu sejak  serangkaian serangan penembakan sekolah yang mematikan, seperti di  Sekolah Dasar Sandy Hook pada 2012 dan SMA Marjory Stoneman Douglas pada  2018.
Menurut AFP, 46 persen sekolah AS memiliki petugas yang hadir di kampus selama setidaknya satu hari setiap pekan.</description><content:encoded>ORLANDO - Seorang polisi di Florida, Amerika Serikat (AS) diskors oleh jajarannya setelah menangkap dua orang bocah berusia enam tahun di sebuah sekolah di Orlando. Polisi tersebut dilaporkan memborgol salah satu dari kedua bocah yang mengamuk dan menendang seorang guru.
Polisi itu, Dennis Turner, diskors karena para pejabat mengatakan dia tidak mendapatkan izin yang diperlukan untuk menangkap kedua bocah tersebut. Jaksa mengatakan mereka akan mencoba menghapus penangkapan itu dari catatan mereka.
Kedua anak didakwa dengan pelanggaran pemukulan ringan. Hanya sedikit informasi mengenai penangkapan lainnya, yang merupakan insiden terpisah, telah dipublikasikan.
&quot;Anak-anak itu tidak akan dituntut, dan sama pentingnya saya mencari pilihan yang dapat membalikkan kerusakan hukum seperti menghapus penangkapan dari catatan anak-anak,&quot; kata Jaksa Negara Bagian, Aramis Ayala dalam konferensi pers sebagaimana dilansir BBC, Selasa (24/9/2019).

Kepala Kepolisian Orlando Rol&amp;oacute;n mengatakan dalam sebuah pernyataan: &quot;Sebagai kakek dari tiga anak berusia di bawah 11 tahun, hal ini sangat memprihatinkan bagi saya. Departemen kami berupaya memberikan layanan yang profesional dan sopan.&quot;
Tidak ada anak yang diidentifikasi oleh polisi, tetapi nenek dari salah satu anak mengatakan dia menderita sleep apnea yang berkontribusi pada perilakunya.
Kedua anak itu tidak ada yang diidentifikasi oleh polisi, tetapi nenek dari salah satu anak mengatakan bocah itu menderita apnea saat tidur yang berkontribusi pada perilakunya.
&quot;Mereka mengatakan kepada kami bahwa kami harus menunggu beberapa menit karena (dia) sedang diambil sidik jarinya, dan ketika dia mengatakan sidik jari itu memukul saya seperti satu ton batu bata&quot;.
&quot;Tidak boleh ada anak berusia enam tahun yang bisa memberi tahu seseorang bahwa mereka diborgol dan mereka berkendara di (bangku) belakang mobil polisi dan dibawa ke pusat remaja untuk diambil sidik jarinya, diambil foto tahanan.&quot;

Menurut Kepolisian Orlando, Turner pensiun dari kepolisian tetapi  bekerja sebagai penjaga keamanan di sekolah sebagai bagian dari unit  cadangan departemen lokal.
Sekolah semakin beralih ke mempekerjakan petugas paruh waktu sejak  serangkaian serangan penembakan sekolah yang mematikan, seperti di  Sekolah Dasar Sandy Hook pada 2012 dan SMA Marjory Stoneman Douglas pada  2018.
Menurut AFP, 46 persen sekolah AS memiliki petugas yang hadir di kampus selama setidaknya satu hari setiap pekan.</content:encoded></item></channel></rss>
