<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Amankan Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Dipastikan Tidak Akan Represif</title><description>Harry juga memastikan pihaknya tidak akan menggunakan senjata api dalam pengamanan aksi tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/24/337/2108533/amankan-demo-mahasiswa-di-dpr-polisi-dipastikan-tidak-akan-represif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/24/337/2108533/amankan-demo-mahasiswa-di-dpr-polisi-dipastikan-tidak-akan-represif"/><item><title>Amankan Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Dipastikan Tidak Akan Represif</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/24/337/2108533/amankan-demo-mahasiswa-di-dpr-polisi-dipastikan-tidak-akan-represif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/24/337/2108533/amankan-demo-mahasiswa-di-dpr-polisi-dipastikan-tidak-akan-represif</guid><pubDate>Selasa 24 September 2019 10:00 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/24/337/2108533/amankan-demo-mahasiswa-di-dpr-polisi-dipastikan-tidak-akan-represif-AleWT9W4ah.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahasiswa demo di depan Gedung DPR, Jakarta, 19 September 2019. (Foto : Dok Okezone.com/Harits Tryan Akhmad)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/24/337/2108533/amankan-demo-mahasiswa-di-dpr-polisi-dipastikan-tidak-akan-represif-AleWT9W4ah.jpg</image><title>Mahasiswa demo di depan Gedung DPR, Jakarta, 19 September 2019. (Foto : Dok Okezone.com/Harits Tryan Akhmad)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan, menegaskan pasukan pengamanan yang menjaga demo mahasiswa di Gedung DPR/MPR RI tidak akan melakukan tindakan represif.
&quot;Intinya bahwa pengamanan kali ini arahan kepada personel pengamanan pertama tidak ada tindakan represif dari tindakan kepolisian,&quot; kata Harry kepada wartawan, Selasa (24/9/2019).
Harry juga memastikan pihaknya tidak akan menggunakan senjata api dalam pengamanan aksi tersebut.
&quot;Kita bertahan tidak gunakan senjata api. Semua anggota yang terlibat di bawah kendali Kapolres Jakarta Pusat,&quot; ujarnya.
Adapun terkait arus lalu lintas pihaknya akan melakukan penutupan secara situasional dilapangan. &quot;Lalin (lalu lintas-red) kita lihat ya, dinamika perkembangannya situasional,&quot; tuturnya.



Sebelumnya Polda Metro Jaya menyiapkan 18.000 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2029).
Jumlah ini lebih banyak dari pengamanan sebelumnya yakni 10 ribu personel.
&quot;Sebanyak 18 ribu personel gabungan diterjunkan,&quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi.
Baca Juga : 18 Ribu Personel Gabungan Disiagakan Amankan Demo Mahasiswa di DPR
 

Argo menjelaskan personel gabungan yang mengamankan aksi unjuk rasa  itu berasal dari TNI-Polri dan unsur dari Pemprov DKI Jakarta. &quot;Itu  gabungan pemda dan TNI-Polri,&quot; tuturnya.

Sekadar diketahui, hari ini mahasiswa direncanakan kembali turun ke  jalan. Pada Senin (23/9/2019), mahasiswa dari sejumlah universitas demo  di depan Gedung DPR/MPR menolak revisi UU KPK, RKUHP, RUU Pertanahan,  dan lainnya.

Baca Juga : Hari Ini DPR Gelar Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan 6 RUU
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan, menegaskan pasukan pengamanan yang menjaga demo mahasiswa di Gedung DPR/MPR RI tidak akan melakukan tindakan represif.
&quot;Intinya bahwa pengamanan kali ini arahan kepada personel pengamanan pertama tidak ada tindakan represif dari tindakan kepolisian,&quot; kata Harry kepada wartawan, Selasa (24/9/2019).
Harry juga memastikan pihaknya tidak akan menggunakan senjata api dalam pengamanan aksi tersebut.
&quot;Kita bertahan tidak gunakan senjata api. Semua anggota yang terlibat di bawah kendali Kapolres Jakarta Pusat,&quot; ujarnya.
Adapun terkait arus lalu lintas pihaknya akan melakukan penutupan secara situasional dilapangan. &quot;Lalin (lalu lintas-red) kita lihat ya, dinamika perkembangannya situasional,&quot; tuturnya.



Sebelumnya Polda Metro Jaya menyiapkan 18.000 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2029).
Jumlah ini lebih banyak dari pengamanan sebelumnya yakni 10 ribu personel.
&quot;Sebanyak 18 ribu personel gabungan diterjunkan,&quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi.
Baca Juga : 18 Ribu Personel Gabungan Disiagakan Amankan Demo Mahasiswa di DPR
 

Argo menjelaskan personel gabungan yang mengamankan aksi unjuk rasa  itu berasal dari TNI-Polri dan unsur dari Pemprov DKI Jakarta. &quot;Itu  gabungan pemda dan TNI-Polri,&quot; tuturnya.

Sekadar diketahui, hari ini mahasiswa direncanakan kembali turun ke  jalan. Pada Senin (23/9/2019), mahasiswa dari sejumlah universitas demo  di depan Gedung DPR/MPR menolak revisi UU KPK, RKUHP, RUU Pertanahan,  dan lainnya.

Baca Juga : Hari Ini DPR Gelar Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan 6 RUU
</content:encoded></item></channel></rss>
