<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pasca-Kerusuhan di Wamena, 23 Orang Tewas &amp; 64 Luka-Luka   </title><description>Pasca aksi unjuk rasa ribuan pelajar SMA dan warga Papua di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, pada Senin 23 September 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/24/337/2108555/pasca-kerusuhan-di-wamena-23-orang-tewas-64-luka-luka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/24/337/2108555/pasca-kerusuhan-di-wamena-23-orang-tewas-64-luka-luka"/><item><title> Pasca-Kerusuhan di Wamena, 23 Orang Tewas &amp; 64 Luka-Luka   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/24/337/2108555/pasca-kerusuhan-di-wamena-23-orang-tewas-64-luka-luka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/24/337/2108555/pasca-kerusuhan-di-wamena-23-orang-tewas-64-luka-luka</guid><pubDate>Selasa 24 September 2019 10:51 WIB</pubDate><dc:creator>Chanry Andrew S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/24/337/2108555/pasca-kerusuhan-di-wamena-23-orang-tewas-64-luka-luka-cdIYOdtZ2m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aksi anarkis warga Mamena saat unjuk rasa (foto: Chanry/iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/24/337/2108555/pasca-kerusuhan-di-wamena-23-orang-tewas-64-luka-luka-cdIYOdtZ2m.jpg</image><title>Aksi anarkis warga Mamena saat unjuk rasa (foto: Chanry/iNews)</title></images><description>
WAMENA - Pasca aksi unjuk rasa ribuan pelajar SMA dan warga Papua di Kota Wamena,  Kabupaten Jayawijaya, pada Senin 23 September 2019, tercatat ada korban jiwa sebanyak 23 orang meninggal dunia dan 64 orang luka-luka.

&amp;ldquo;Untuk Wamena sampai dengan pagi ini korban meninggal 23 orang dan 64 luka &amp;ndash; luka. Kami masih terus lakukan pencarian,&amp;rdquo; ungkap Danrem 172/PWY Kolonel Inf. Binsar Sianipar, Selasa (24/9/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi: Kerusuhan di Wamena karena Berita Hoaks!
Sementara itu, dari data lapangan yang didapatkan, untuk para korban luka belum dilakukan tindakan medis oleh pihak RSUD setempat, dikarenakan PLN Wamena masih mengalami pemadaman listrik akibat dibakar demonstran kemarin.
&amp;nbsp;
Sementara itu untuk korban meninggal dunia ada dua orang jenazah yang sudah teridentifikasi, yaitu Muhammad Subhan dan Yohanis Karangan (32) yang beralamat  Jalan Irian Atas.
&amp;nbsp;Baca juga: Polri : Kerusuhan di Papua Diciptakan untuk Curi Perhatian Sidang PBB
Hingga saat ini, situasi kota Wamena sudah dikuasai oleh aparat kemanan, ribuan warga kota Wamena baik warga Papua maupun warga pendatang mengungsi ke sejumlah tempat yang aman, diantaranya di Makodim Wamena, Polres Jayawijaya, Kantor DPRD Jayawijaya, dan beberapa tempat yang aman. Kondisi para pengungsi dilaporkan saat ini sangat membutuhkan bahan makanan dan bahan sandang.
</description><content:encoded>
WAMENA - Pasca aksi unjuk rasa ribuan pelajar SMA dan warga Papua di Kota Wamena,  Kabupaten Jayawijaya, pada Senin 23 September 2019, tercatat ada korban jiwa sebanyak 23 orang meninggal dunia dan 64 orang luka-luka.

&amp;ldquo;Untuk Wamena sampai dengan pagi ini korban meninggal 23 orang dan 64 luka &amp;ndash; luka. Kami masih terus lakukan pencarian,&amp;rdquo; ungkap Danrem 172/PWY Kolonel Inf. Binsar Sianipar, Selasa (24/9/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi: Kerusuhan di Wamena karena Berita Hoaks!
Sementara itu, dari data lapangan yang didapatkan, untuk para korban luka belum dilakukan tindakan medis oleh pihak RSUD setempat, dikarenakan PLN Wamena masih mengalami pemadaman listrik akibat dibakar demonstran kemarin.
&amp;nbsp;
Sementara itu untuk korban meninggal dunia ada dua orang jenazah yang sudah teridentifikasi, yaitu Muhammad Subhan dan Yohanis Karangan (32) yang beralamat  Jalan Irian Atas.
&amp;nbsp;Baca juga: Polri : Kerusuhan di Papua Diciptakan untuk Curi Perhatian Sidang PBB
Hingga saat ini, situasi kota Wamena sudah dikuasai oleh aparat kemanan, ribuan warga kota Wamena baik warga Papua maupun warga pendatang mengungsi ke sejumlah tempat yang aman, diantaranya di Makodim Wamena, Polres Jayawijaya, Kantor DPRD Jayawijaya, dan beberapa tempat yang aman. Kondisi para pengungsi dilaporkan saat ini sangat membutuhkan bahan makanan dan bahan sandang.
</content:encoded></item></channel></rss>
