<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Revitalisasi Kalimalang, Komitmen Pemprov Jabar Kembangkan Objek Wisata di Jawa Barat</title><description>Pengembangan destinasi wisata air pun ini diharapkan dapat meningkatkan kebanggaan warga Bekasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/25/1/2109173/revitalisasi-kalimalang-komitmen-pemprov-jabar-kembangkan-objek-wisata-di-jawa-barat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/25/1/2109173/revitalisasi-kalimalang-komitmen-pemprov-jabar-kembangkan-objek-wisata-di-jawa-barat"/><item><title>  Revitalisasi Kalimalang, Komitmen Pemprov Jabar Kembangkan Objek Wisata di Jawa Barat</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/25/1/2109173/revitalisasi-kalimalang-komitmen-pemprov-jabar-kembangkan-objek-wisata-di-jawa-barat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/25/1/2109173/revitalisasi-kalimalang-komitmen-pemprov-jabar-kembangkan-objek-wisata-di-jawa-barat</guid><pubDate>Rabu 25 September 2019 14:45 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/25/1/2109173/revitalisasi-kalimalang-komitmen-pemprov-jabar-kembangkan-objek-wisata-di-jawa-barat-RoU9z3BK6L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Humas Pemprov Jabar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/25/1/2109173/revitalisasi-kalimalang-komitmen-pemprov-jabar-kembangkan-objek-wisata-di-jawa-barat-RoU9z3BK6L.jpg</image><title>Foto: Humas Pemprov Jabar</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tengah mempersiapkan sejumlah program untuk mengembangkan objek wisata di Jawa Barat.  Salah satu program yang saat ini dikebut adalah revitalisasi Kalimalang di Bekasi.
Pasalnya, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat  mengetahui bahwa Tanah Pasundan merupakan daerah dengan jalur hidrologi terbesar di Indonesia karena berlimpah sungai, danau, waduk, situ, dan saluran multifungsi.

Oleh karena itu,  untuk memaksimalkan potensi tersebut, Pemdaprov Jabar  melakukan Revitalisasi dan Penataan Sempadan Saluran  Kalimalang di Kota Bekasi.  Groundbreaking penataan sempadan Saluran  Kalimalang akan dilakukan oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada Rabu (25/9/2019).
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Prov Jabar Linda Al Amin mengatakan, pengembangan wisata air dilakukan guna meningkatkan kepariwisataan Jabar dan melestarikan budaya Tanah Pasundan yang tidak lepas dari air.
&amp;ldquo;Pengembangan destinasi wisata air pun ini diharapkan dapat meningkatkan kebanggaan warga  Bekasi, karena akan memiliki sempadan saluran sebagai ruang publik di tengah kota yang tertata dan terpelihara dengan baik,&amp;rdquo; kata Linda.
Menurutnya, Revitalisasi dan Penataan Sempadan Saluran  Kalimalang akan dilakukan pada 2019 dan 2020. Pada 2019, penataan akan fokus pada pembangunan di bagian luar badan air yang meliputi Taman Seni, dan Taman Timur dan Promenade Sejarah.
Sedangkan pada 2020, bakal dibangun zona bermain anak, kolam dangkal anak, ruang ngariung, taman flora musiman, tanggul penahan tanah, jalan inspeksi, taman lampu, dan jembatan penyeberangan.
Anggaran untuk revitalisasi tersebut  diambil dari APBD 2019 sebesar Rp 4,6 Miliar untuk penataan sempadan sisi utara Saluran Kalimalang dan RAPBD 2020 sebesar Rp 26 Miliar untuk penataan sempadan sisi selatan Saluran Kalimalang.
&amp;ldquo;Kita memastikan bahwa penataan sempadan Saluran Kalimalang tidak akan mengganggu pemeliharaan Sumber Daya Air  dan dilakukan sesuai dengan regulasi,&amp;rdquo; ujarnya.
Linda bahkan berharap, dengan penataan sempadan Saluran  Kalimalang, kepedulian masyarakat Bekasi terhadap fungsi dan kelestarian Sumber Daya Air meningkat.
&amp;ldquo;Pembangunan ini dapat meningkatkan fungsi dan kelestarian Sumber Daya Air serta kepedulian masyarakat dalam memelihara Sumber Daya Air. Masyarakat diharapkan tidak lagi membuang sampah dan limbah ke Saluran Kalimalang,&amp;rdquo; ujar Linda mengakhiri. (ADV) 
</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tengah mempersiapkan sejumlah program untuk mengembangkan objek wisata di Jawa Barat.  Salah satu program yang saat ini dikebut adalah revitalisasi Kalimalang di Bekasi.
Pasalnya, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat  mengetahui bahwa Tanah Pasundan merupakan daerah dengan jalur hidrologi terbesar di Indonesia karena berlimpah sungai, danau, waduk, situ, dan saluran multifungsi.

Oleh karena itu,  untuk memaksimalkan potensi tersebut, Pemdaprov Jabar  melakukan Revitalisasi dan Penataan Sempadan Saluran  Kalimalang di Kota Bekasi.  Groundbreaking penataan sempadan Saluran  Kalimalang akan dilakukan oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada Rabu (25/9/2019).
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Prov Jabar Linda Al Amin mengatakan, pengembangan wisata air dilakukan guna meningkatkan kepariwisataan Jabar dan melestarikan budaya Tanah Pasundan yang tidak lepas dari air.
&amp;ldquo;Pengembangan destinasi wisata air pun ini diharapkan dapat meningkatkan kebanggaan warga  Bekasi, karena akan memiliki sempadan saluran sebagai ruang publik di tengah kota yang tertata dan terpelihara dengan baik,&amp;rdquo; kata Linda.
Menurutnya, Revitalisasi dan Penataan Sempadan Saluran  Kalimalang akan dilakukan pada 2019 dan 2020. Pada 2019, penataan akan fokus pada pembangunan di bagian luar badan air yang meliputi Taman Seni, dan Taman Timur dan Promenade Sejarah.
Sedangkan pada 2020, bakal dibangun zona bermain anak, kolam dangkal anak, ruang ngariung, taman flora musiman, tanggul penahan tanah, jalan inspeksi, taman lampu, dan jembatan penyeberangan.
Anggaran untuk revitalisasi tersebut  diambil dari APBD 2019 sebesar Rp 4,6 Miliar untuk penataan sempadan sisi utara Saluran Kalimalang dan RAPBD 2020 sebesar Rp 26 Miliar untuk penataan sempadan sisi selatan Saluran Kalimalang.
&amp;ldquo;Kita memastikan bahwa penataan sempadan Saluran Kalimalang tidak akan mengganggu pemeliharaan Sumber Daya Air  dan dilakukan sesuai dengan regulasi,&amp;rdquo; ujarnya.
Linda bahkan berharap, dengan penataan sempadan Saluran  Kalimalang, kepedulian masyarakat Bekasi terhadap fungsi dan kelestarian Sumber Daya Air meningkat.
&amp;ldquo;Pembangunan ini dapat meningkatkan fungsi dan kelestarian Sumber Daya Air serta kepedulian masyarakat dalam memelihara Sumber Daya Air. Masyarakat diharapkan tidak lagi membuang sampah dan limbah ke Saluran Kalimalang,&amp;rdquo; ujar Linda mengakhiri. (ADV) 
</content:encoded></item></channel></rss>
