<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>LIPI Sarankan Ketua MPR Diisi Sosok yang Minim Kontroversi</title><description>Kans Partai Golkar untuk menduduki kursi Ketua Umum MPR RI periode 2019-2024 dianggap sangat besar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/25/337/2109402/lipi-sarankan-ketua-mpr-diisi-sosok-yang-minim-kontroversi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/25/337/2109402/lipi-sarankan-ketua-mpr-diisi-sosok-yang-minim-kontroversi"/><item><title>LIPI Sarankan Ketua MPR Diisi Sosok yang Minim Kontroversi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/25/337/2109402/lipi-sarankan-ketua-mpr-diisi-sosok-yang-minim-kontroversi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/25/337/2109402/lipi-sarankan-ketua-mpr-diisi-sosok-yang-minim-kontroversi</guid><pubDate>Rabu 25 September 2019 23:51 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/25/337/2109402/lipi-sarankan-ketua-mpr-diisi-sosok-yang-minim-kontroversi-Ucy8o0TT2J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/25/337/2109402/lipi-sarankan-ketua-mpr-diisi-sosok-yang-minim-kontroversi-Ucy8o0TT2J.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kans Partai Golkar untuk menduduki kursi Ketua Umum MPR RI periode 2019-2024 dianggap sangat besar. Sebagai Partai yang memiliki jumlah kursi terbesar kedua di DPR, Golkar tentu sangat diuntungkan. Apalagi mereka juga berada di barisan koalisi pemerintahan Joko Widodo-Ma&amp;rsquo;ruf Amin.

Golkar sendiri diketahui tengah saling sikut dengan Partai Gerindra dalam perebutan pucuk pimpinan MPR. Selain dua partai itu, PKB pun juga diketahui ikut dalam bursa ketua MPR dengan menyodorkan nama Muhaimin Iskandar.

Menurut Peneliti Senior LIPI, Profesor Syamsudin Haris, Golkar punya peluang lebih besar untuk meriah Kursi Ketua MPR dibanding Gerindra ataupun PKB.



Syamsudin memiliki keyakinan kuat Golkar akan menduduki kursi MPR. Meski Partai Gerindra disebut-sebut juga ingin merapat ke koalisi pemerintahan namun Syamsudin melihat kekompakan koalisi untuk mendudukan anggota koalisi lama di kursi Ketua MPR cukup kuat.

&amp;ldquo;Namun itu juga tergantung dengan kekompakan koalisi pemerintah sendiri,&amp;rdquo; jelasnya.

Syamsudin Haris merekomendasikan Partai Golkar agar mendaftarkan nama yang minim kontroversi, agar pemerintahan bisa berjalan dengan positif dan konstruktif.

Dari partai berlambang beringin sendiri, banyak nama yang muncul ke permukaan. Salah satu adalah tokoh muda dari Partai Golkar yakni Aziz Syamsudin.

&amp;ldquo;Saya tidak begitu kenal dekat dengan Azis. Tapi saya melihat sosok  atau tokoh, biasanya simple saja. Misalnya, adakah kontroversi atau  tidak di tokoh ini? Nah, di sini saya melihat Aziz kontroversialnya  sangat minim. Jadi positif saja melihat dia untuk menduduki posisi kursi  Ketua MPR,&amp;rdquo; kaya Syamsudin.

Apalagi Syamsudin juga melihat, Aziz memiliki latar belakang yang  cocok untuk jabatan tersebut. &amp;ldquo;Saya pikir latar belakang dia sudah  cocok, karena pernah di Komisi III, bidang hukum, organisasi, dan lain  sebagainya,&amp;rdquo; ungkap Syamsudin.

Selain itu, Azis dianggap sebagai tokoh muda yang memiliki visi yang  bisa lepas dari bayang-bayang masa lalu. &amp;ldquo;Aziz ini tipikalnya tokoh muda  Golkar yang bisa fight. Saya pikir tidak ada masalah dengan usianya  yang tergolong muda itu. Apalagi nanti yang di hadapi MPR itu adalah  PDIP. Hal ini ada kaitannya dengan amandemen konstitusi, lalu GBHN,  status MPR dan lain sebagainya itu,&amp;rdquo; ujar Syamsudin.

Menurut Syamsudin, saat ini yang dibutuhkan Indonesia, khususnya di  MPR, adalah pimpinan yang lebih bisa menyikapi perkembangan bangsa ke  depan. &amp;ldquo;Bukan balik lagi ke masa lalu,&amp;rdquo; ucapnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kans Partai Golkar untuk menduduki kursi Ketua Umum MPR RI periode 2019-2024 dianggap sangat besar. Sebagai Partai yang memiliki jumlah kursi terbesar kedua di DPR, Golkar tentu sangat diuntungkan. Apalagi mereka juga berada di barisan koalisi pemerintahan Joko Widodo-Ma&amp;rsquo;ruf Amin.

Golkar sendiri diketahui tengah saling sikut dengan Partai Gerindra dalam perebutan pucuk pimpinan MPR. Selain dua partai itu, PKB pun juga diketahui ikut dalam bursa ketua MPR dengan menyodorkan nama Muhaimin Iskandar.

Menurut Peneliti Senior LIPI, Profesor Syamsudin Haris, Golkar punya peluang lebih besar untuk meriah Kursi Ketua MPR dibanding Gerindra ataupun PKB.



Syamsudin memiliki keyakinan kuat Golkar akan menduduki kursi MPR. Meski Partai Gerindra disebut-sebut juga ingin merapat ke koalisi pemerintahan namun Syamsudin melihat kekompakan koalisi untuk mendudukan anggota koalisi lama di kursi Ketua MPR cukup kuat.

&amp;ldquo;Namun itu juga tergantung dengan kekompakan koalisi pemerintah sendiri,&amp;rdquo; jelasnya.

Syamsudin Haris merekomendasikan Partai Golkar agar mendaftarkan nama yang minim kontroversi, agar pemerintahan bisa berjalan dengan positif dan konstruktif.

Dari partai berlambang beringin sendiri, banyak nama yang muncul ke permukaan. Salah satu adalah tokoh muda dari Partai Golkar yakni Aziz Syamsudin.

&amp;ldquo;Saya tidak begitu kenal dekat dengan Azis. Tapi saya melihat sosok  atau tokoh, biasanya simple saja. Misalnya, adakah kontroversi atau  tidak di tokoh ini? Nah, di sini saya melihat Aziz kontroversialnya  sangat minim. Jadi positif saja melihat dia untuk menduduki posisi kursi  Ketua MPR,&amp;rdquo; kaya Syamsudin.

Apalagi Syamsudin juga melihat, Aziz memiliki latar belakang yang  cocok untuk jabatan tersebut. &amp;ldquo;Saya pikir latar belakang dia sudah  cocok, karena pernah di Komisi III, bidang hukum, organisasi, dan lain  sebagainya,&amp;rdquo; ungkap Syamsudin.

Selain itu, Azis dianggap sebagai tokoh muda yang memiliki visi yang  bisa lepas dari bayang-bayang masa lalu. &amp;ldquo;Aziz ini tipikalnya tokoh muda  Golkar yang bisa fight. Saya pikir tidak ada masalah dengan usianya  yang tergolong muda itu. Apalagi nanti yang di hadapi MPR itu adalah  PDIP. Hal ini ada kaitannya dengan amandemen konstitusi, lalu GBHN,  status MPR dan lain sebagainya itu,&amp;rdquo; ujar Syamsudin.

Menurut Syamsudin, saat ini yang dibutuhkan Indonesia, khususnya di  MPR, adalah pimpinan yang lebih bisa menyikapi perkembangan bangsa ke  depan. &amp;ldquo;Bukan balik lagi ke masa lalu,&amp;rdquo; ucapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
