<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Wanita Perkosa Pria Pakai Mainan Seks Gegara iPhone</title><description>Polisi menjelaskan kedua wanita menggunakan mainan seks saat melakukan serangan kepada korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/26/18/2109682/2-wanita-perkosa-pria-pakai-mainan-seks-gegara-iphone</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/26/18/2109682/2-wanita-perkosa-pria-pakai-mainan-seks-gegara-iphone"/><item><title>2 Wanita Perkosa Pria Pakai Mainan Seks Gegara iPhone</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/26/18/2109682/2-wanita-perkosa-pria-pakai-mainan-seks-gegara-iphone</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/26/18/2109682/2-wanita-perkosa-pria-pakai-mainan-seks-gegara-iphone</guid><pubDate>Kamis 26 September 2019 18:34 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/26/18/2109682/2-wanita-perkosa-pria-pakai-mainan-seks-gegara-iphone-JE95he3EOg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Foto/Shutter Stock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/26/18/2109682/2-wanita-perkosa-pria-pakai-mainan-seks-gegara-iphone-JE95he3EOg.jpg</image><title>Ilustrasi Foto/Shutter Stock</title></images><description>BUGULMA &amp;ndash; Seorang remaja Rusia mengatakan kepada polisi bahwa dua wanita telah melakukan serangan dan memperkosanya memakai mainan seks (dildo) gara-gara iPhone.
Melansir Sputnik, Kamis (26/9/2019) pelajar berusia 19 tahun mengunjungi wanita kenalannya yang berusia 22 tahun saat istirahat sekolah di kota Bugulma, di Republik Tatarstan, Rusia.
Baca juga:&amp;nbsp;Penis Pria Ini Tersangkut di Anus Kucing karena Coba Berhubungan Seks
Baca juga:&amp;nbsp;Ingin Lengserkan Putin, Dukun Rusia yang Berjalan 8 Ribu Km Ditangkap
Wanita itu mengatakan kepadanya bahwa iPhone miliknya bermasalah, dan dia meminta bantuan korban untuk mengatasi masalah tersebut. Pada saat itu pelaku ditemani rekan wanitanya yang dilaporkan berumur 32 tahun.

Saat siswa itu mencoba memperbaiki telepon, ia tidak sengaja menggores layar. Kedua wanita itu melihat apa yang terjadi, kemudian mereka menuntut pelajar pria itu membayar mereka 3.000 rubel (sekitar Rp666 ribu). Namun permintaan itu ditolak menyebabkan kedua wanita melakukan kekerasan.
Polisi menjelaskan kedua wanita menggunakan mainan seks saat melakukan serangan kepada korban.
Kejadian kekerasan dan pelecehan seksual itu direkam telepon. Setelah mereka selesai, kedua wanita itu membiarkan siswa pergi, serta menuntut agar dia mencari uang dan mengancam akan mengunggah video secara online jika dia kembali dengan tangan kosong.Namun, pria itu langsung pergi ke kantor polisi. Para wanita itu ditahan dan mengaku melakukan kejahatan.
Pengadilan sekarang memutuskan apakah mereka harus ditahan sambil menunggu investigasi kriminal.
Video yang dibuat oleh kedua wanita itu kini menjadi bagian dari bukti dalam kasus tersebut.
Korban bersikeras bahwa goresan pada telepon hanyalah alasan bagi penyiksanya untuk memenuhi &quot;fantasi sesat mereka.&quot; Polisi mengonfirmasi dia sadar selama insiden itu.</description><content:encoded>BUGULMA &amp;ndash; Seorang remaja Rusia mengatakan kepada polisi bahwa dua wanita telah melakukan serangan dan memperkosanya memakai mainan seks (dildo) gara-gara iPhone.
Melansir Sputnik, Kamis (26/9/2019) pelajar berusia 19 tahun mengunjungi wanita kenalannya yang berusia 22 tahun saat istirahat sekolah di kota Bugulma, di Republik Tatarstan, Rusia.
Baca juga:&amp;nbsp;Penis Pria Ini Tersangkut di Anus Kucing karena Coba Berhubungan Seks
Baca juga:&amp;nbsp;Ingin Lengserkan Putin, Dukun Rusia yang Berjalan 8 Ribu Km Ditangkap
Wanita itu mengatakan kepadanya bahwa iPhone miliknya bermasalah, dan dia meminta bantuan korban untuk mengatasi masalah tersebut. Pada saat itu pelaku ditemani rekan wanitanya yang dilaporkan berumur 32 tahun.

Saat siswa itu mencoba memperbaiki telepon, ia tidak sengaja menggores layar. Kedua wanita itu melihat apa yang terjadi, kemudian mereka menuntut pelajar pria itu membayar mereka 3.000 rubel (sekitar Rp666 ribu). Namun permintaan itu ditolak menyebabkan kedua wanita melakukan kekerasan.
Polisi menjelaskan kedua wanita menggunakan mainan seks saat melakukan serangan kepada korban.
Kejadian kekerasan dan pelecehan seksual itu direkam telepon. Setelah mereka selesai, kedua wanita itu membiarkan siswa pergi, serta menuntut agar dia mencari uang dan mengancam akan mengunggah video secara online jika dia kembali dengan tangan kosong.Namun, pria itu langsung pergi ke kantor polisi. Para wanita itu ditahan dan mengaku melakukan kejahatan.
Pengadilan sekarang memutuskan apakah mereka harus ditahan sambil menunggu investigasi kriminal.
Video yang dibuat oleh kedua wanita itu kini menjadi bagian dari bukti dalam kasus tersebut.
Korban bersikeras bahwa goresan pada telepon hanyalah alasan bagi penyiksanya untuk memenuhi &quot;fantasi sesat mereka.&quot; Polisi mengonfirmasi dia sadar selama insiden itu.</content:encoded></item></channel></rss>
