<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aburizal Bakrie Dukung Aziz Syamsudin Jadi Ketua MPR</title><description>ARB menilai Aziz telah memiliki pengalaman di DPR.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/27/337/2109972/aburizal-bakrie-dukung-aziz-syamsudin-jadi-ketua-mpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/27/337/2109972/aburizal-bakrie-dukung-aziz-syamsudin-jadi-ketua-mpr"/><item><title>Aburizal Bakrie Dukung Aziz Syamsudin Jadi Ketua MPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/27/337/2109972/aburizal-bakrie-dukung-aziz-syamsudin-jadi-ketua-mpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/27/337/2109972/aburizal-bakrie-dukung-aziz-syamsudin-jadi-ketua-mpr</guid><pubDate>Jum'at 27 September 2019 10:56 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/27/337/2109972/aburizal-bakrie-dukung-aziz-syamsudin-jadi-ketua-mpr-fCR36a2geA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Dewan Pembina Golkar, Aburizal Bakrie. (Dok Okezone.cm)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/27/337/2109972/aburizal-bakrie-dukung-aziz-syamsudin-jadi-ketua-mpr-fCR36a2geA.jpg</image><title>Ketua Dewan Pembina Golkar, Aburizal Bakrie. (Dok Okezone.cm)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie, menilai saat ini dibutuhkan peran aktif politikus muda untuk menghadapi tantangan politik ke depan. Ia menilai, saat ini Golkar memiliki sejumlah anak muda yang mampu  menghadapi tantangan tersebut.
Salah satu kader tersebut adalah Aziz Syamsudin, anggota DPR RI.
&amp;ldquo;Saya tahu betul Aziz. Saat saya menjadi Ketua Umum Golkar. Di Komisi III, dia mampu menjalankan peran dan tugasnya dengan baik. Misalnya saat berhubungan dengan penegak hukum maupun masalah-masalah hukum lainnya karena dasarnya ia adalah pengacara,&amp;rdquo; kata Aburizal Bakrie (ARB), Jumat (27/9/2019).
Selain itu, Aziz pernah duduk di Badan Anggaran (Banggar). Menurutnya, ini memberikan pengalaman bagi Aziz untuk membuat pengelolaan anggaran negara dengan baik.
Namun menurut ARB, Aziz  lebih dikenal sebagai kader yang berpengalaman dalam bidang hukum. &amp;ldquo;Dia seorang mantan pengacara yang kritis dan juga sangat banyak pengalamannya di DPR, terutama Komisi III dan Badan Anggaran,&amp;rdquo; ucap ARB.
Setelah dinilai cukup berpengalaman di DPR, Aziz dianggap layak jika diproyeksikan menduduki pos lain. Bahkan pengamat politik seperti Syamsudin Haris menyebut Aziz layak untuk diusulkan menduduki posisi Ketua MPR.



&amp;ldquo;Tugas-tugas di MPR nanti yang penting dibicarakan adalah masalah hukum dan lainnya. Misalnya ada satu wacana perubahan atau mengamandemen UUD 1945, pilihan lainnya adalah tetap seperti sekarang atau kembali ke UUD 1945 yang lama,&amp;rdquo; kata ARB.

&amp;ldquo;Menurut saya orang yang tak menguasai bagaimana UUD 1945  diberlakukan dan bagaimana sejarah dan hukum-hukumnya, sulit untuk  mengerti tentang amandemen itu. Saya setuju seumpamanya Aziz ini menjadi  Ketua MPR. Hal ini untuk mengawal agar Indonesia lebih  baik,&amp;rdquo; kata  ARB.
Saat ini timbul wacana agar Indonesia kembali ke UUD 1945 yang lama.
&amp;ldquo;Saya pikir Ketua MPR yang akan datang harus bisa mengarahkan.  Tentunya dengan menggali masukan dari masyarakat dan juga DPR,&amp;rdquo; kata  ARB.

Baca Juga : Gelar Paripurna Akhir Masa Jabatan, MPR Sahkan Tatib 10 Pimpinan

Aziz yang dikenal ernergik, tentunya menjadi salah satu kader yang  pas untuk menghadapi dinamika politik di MPR saat ini. Selain itu di  lingkungan Golkar, sangat baik mendorong kader-kader muda untuk maju  dalam menyumbangkan gagasan dan pemikiran untuk kemajuan negeri ini.

Baca Juga : PDIP Ingin Pimpinan MPR Ditentukan Secara Musyawarah Mufakat
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie, menilai saat ini dibutuhkan peran aktif politikus muda untuk menghadapi tantangan politik ke depan. Ia menilai, saat ini Golkar memiliki sejumlah anak muda yang mampu  menghadapi tantangan tersebut.
Salah satu kader tersebut adalah Aziz Syamsudin, anggota DPR RI.
&amp;ldquo;Saya tahu betul Aziz. Saat saya menjadi Ketua Umum Golkar. Di Komisi III, dia mampu menjalankan peran dan tugasnya dengan baik. Misalnya saat berhubungan dengan penegak hukum maupun masalah-masalah hukum lainnya karena dasarnya ia adalah pengacara,&amp;rdquo; kata Aburizal Bakrie (ARB), Jumat (27/9/2019).
Selain itu, Aziz pernah duduk di Badan Anggaran (Banggar). Menurutnya, ini memberikan pengalaman bagi Aziz untuk membuat pengelolaan anggaran negara dengan baik.
Namun menurut ARB, Aziz  lebih dikenal sebagai kader yang berpengalaman dalam bidang hukum. &amp;ldquo;Dia seorang mantan pengacara yang kritis dan juga sangat banyak pengalamannya di DPR, terutama Komisi III dan Badan Anggaran,&amp;rdquo; ucap ARB.
Setelah dinilai cukup berpengalaman di DPR, Aziz dianggap layak jika diproyeksikan menduduki pos lain. Bahkan pengamat politik seperti Syamsudin Haris menyebut Aziz layak untuk diusulkan menduduki posisi Ketua MPR.



&amp;ldquo;Tugas-tugas di MPR nanti yang penting dibicarakan adalah masalah hukum dan lainnya. Misalnya ada satu wacana perubahan atau mengamandemen UUD 1945, pilihan lainnya adalah tetap seperti sekarang atau kembali ke UUD 1945 yang lama,&amp;rdquo; kata ARB.

&amp;ldquo;Menurut saya orang yang tak menguasai bagaimana UUD 1945  diberlakukan dan bagaimana sejarah dan hukum-hukumnya, sulit untuk  mengerti tentang amandemen itu. Saya setuju seumpamanya Aziz ini menjadi  Ketua MPR. Hal ini untuk mengawal agar Indonesia lebih  baik,&amp;rdquo; kata  ARB.
Saat ini timbul wacana agar Indonesia kembali ke UUD 1945 yang lama.
&amp;ldquo;Saya pikir Ketua MPR yang akan datang harus bisa mengarahkan.  Tentunya dengan menggali masukan dari masyarakat dan juga DPR,&amp;rdquo; kata  ARB.

Baca Juga : Gelar Paripurna Akhir Masa Jabatan, MPR Sahkan Tatib 10 Pimpinan

Aziz yang dikenal ernergik, tentunya menjadi salah satu kader yang  pas untuk menghadapi dinamika politik di MPR saat ini. Selain itu di  lingkungan Golkar, sangat baik mendorong kader-kader muda untuk maju  dalam menyumbangkan gagasan dan pemikiran untuk kemajuan negeri ini.

Baca Juga : PDIP Ingin Pimpinan MPR Ditentukan Secara Musyawarah Mufakat
</content:encoded></item></channel></rss>
