<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kritisi RUU KUHP, Mahasiswa Disarankan Tempuh Jalur Konstitusi</title><description>Gerakan Mahasiswa Peduli Bangsa mengajak berbagai elemen mahasiswa untuk menempuh jalur konstitusi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/27/337/2110264/kritisi-ruu-kuhp-mahasiswa-disarankan-tempuh-jalur-konstitusi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/27/337/2110264/kritisi-ruu-kuhp-mahasiswa-disarankan-tempuh-jalur-konstitusi"/><item><title>Kritisi RUU KUHP, Mahasiswa Disarankan Tempuh Jalur Konstitusi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/27/337/2110264/kritisi-ruu-kuhp-mahasiswa-disarankan-tempuh-jalur-konstitusi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/27/337/2110264/kritisi-ruu-kuhp-mahasiswa-disarankan-tempuh-jalur-konstitusi</guid><pubDate>Jum'at 27 September 2019 20:57 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/27/337/2110264/kritisi-ruu-kuhp-mahasiswa-disarankan-tempuh-jalur-konstitusi-mGxixHph7g.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/27/337/2110264/kritisi-ruu-kuhp-mahasiswa-disarankan-tempuh-jalur-konstitusi-mGxixHph7g.JPG</image><title>Foto Ilustrasi Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Gerakan Mahasiswa Peduli Bangsa mengajak berbagai elemen mahasiswa untuk menempuh jalur konstitusi menyikapi adanya revisi sejumlah undang-undang.
&quot;Yang kita lakukan adalah yudisial review karena undang-undang ini dibentuk dengan jalur konstitusi,&quot; kata Koordinator Gerakan Mahasiswa Peduli Bangsa, Abraham, di Jakarta Pusat, Jumat (27/9/2019).
Baca juga: Pertemuan Jokowi dengan BEM Se-Indonesia Batal
Sebelum mengajukan uji materi atau judisial review ke Mahkamah Konstitusi (MK), Abraham mengajak kepada segenap mahasiswa untuk menggelar diskusi akademik terlebih dahulu.
&quot;Mari kita bergerak untuk mengkritisi ataupun membuat poin-poin yang mungkin itu merugikan mari kita uji di MK, taoi sebelumnya kita adakan dulu diskusi, mungkin contohnya ada mimbar bebas dalam menyoroti RUU KUHP,&quot; ujarnya.
Baca juga: PKS Bersyukur RUU P-KS Ditunda Pengesahannya
Adapun melihat perkembangan gerakan mahasiswa dan pelajar belakangan ini, dia juga menegaskan, gerakan mahasiswa dan pelajar itu tidak memiliki tendensi apapun dalam mendelegitimasi hasil Pemilu 2019.
&quot;(Gerakan Mahasiswa,-red) jangan diplintir. Saya meminta kepada siapapun di Indonesia ini yang berkepentingan jangan kacau balaukan Indonesia, jangan dirusak. Indonesia ini butuh tenang, Indonesia ada harapan menuju Indonesia yang maju,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Gerakan Mahasiswa Peduli Bangsa mengajak berbagai elemen mahasiswa untuk menempuh jalur konstitusi menyikapi adanya revisi sejumlah undang-undang.
&quot;Yang kita lakukan adalah yudisial review karena undang-undang ini dibentuk dengan jalur konstitusi,&quot; kata Koordinator Gerakan Mahasiswa Peduli Bangsa, Abraham, di Jakarta Pusat, Jumat (27/9/2019).
Baca juga: Pertemuan Jokowi dengan BEM Se-Indonesia Batal
Sebelum mengajukan uji materi atau judisial review ke Mahkamah Konstitusi (MK), Abraham mengajak kepada segenap mahasiswa untuk menggelar diskusi akademik terlebih dahulu.
&quot;Mari kita bergerak untuk mengkritisi ataupun membuat poin-poin yang mungkin itu merugikan mari kita uji di MK, taoi sebelumnya kita adakan dulu diskusi, mungkin contohnya ada mimbar bebas dalam menyoroti RUU KUHP,&quot; ujarnya.
Baca juga: PKS Bersyukur RUU P-KS Ditunda Pengesahannya
Adapun melihat perkembangan gerakan mahasiswa dan pelajar belakangan ini, dia juga menegaskan, gerakan mahasiswa dan pelajar itu tidak memiliki tendensi apapun dalam mendelegitimasi hasil Pemilu 2019.
&quot;(Gerakan Mahasiswa,-red) jangan diplintir. Saya meminta kepada siapapun di Indonesia ini yang berkepentingan jangan kacau balaukan Indonesia, jangan dirusak. Indonesia ini butuh tenang, Indonesia ada harapan menuju Indonesia yang maju,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
