<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibunda: Faisal Sudah Bisa Bicara dan Tersenyum, tapi Ingatannya Belum Pulih</title><description>Kondisi mahasiswa Universitas Al-Azhar, Faisal Amir kini sudah semakin membaik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/28/337/2110373/ibunda-faisal-sudah-bisa-bicara-dan-tersenyum-tapi-ingatannya-belum-pulih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/28/337/2110373/ibunda-faisal-sudah-bisa-bicara-dan-tersenyum-tapi-ingatannya-belum-pulih"/><item><title>Ibunda: Faisal Sudah Bisa Bicara dan Tersenyum, tapi Ingatannya Belum Pulih</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/28/337/2110373/ibunda-faisal-sudah-bisa-bicara-dan-tersenyum-tapi-ingatannya-belum-pulih</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/28/337/2110373/ibunda-faisal-sudah-bisa-bicara-dan-tersenyum-tapi-ingatannya-belum-pulih</guid><pubDate>Sabtu 28 September 2019 08:26 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/28/337/2110373/ibunda-faisal-sudah-bisa-bicara-dan-tersenyum-tapi-ingatannya-belum-pulih-P2VAik1Qrw.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Faisal Amir, mahasiswa Universitas Al-Azhar yang mengalami tindak kekerasan saat demo menolak revisi KUHP di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/28/337/2110373/ibunda-faisal-sudah-bisa-bicara-dan-tersenyum-tapi-ingatannya-belum-pulih-P2VAik1Qrw.JPG</image><title>Faisal Amir, mahasiswa Universitas Al-Azhar yang mengalami tindak kekerasan saat demo menolak revisi KUHP di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Kondisi mahasiswa Universitas Al-Azhar, Faisal Amir yang mengalami pendarahan di kepala setelah demonstrasi ricuh, kini sudah semakin membaik. Akan tetapi, memori jangka pendek Faisal belum sepenuhnya kembali.
&amp;ldquo;Sudah bisa bicara, bisa senyum,&amp;rdquo; kata Ibunda Faisal Amir, Ratu Agung saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Sabtu (28/9/2019).
Namun, kata Ratu, memori sang anak belum sepenuhnya kembali. Faisal sampai sekarang masih belum bisa mengingat peristiwa yang dialaminya usai mengalami pendarahan pasca-aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR. &amp;ldquo;Cuma lupa, tidak bisa mengingat,&amp;rdquo; tuturnya.
Ratu memaparkan bila saat ini anaknya masih mendapat perawatan intensif agar bisa kembali menjalankan aktivitas normal seperti biasa.

Sebagaimana diketahui, Faisal Amir dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Pelni, Jakarta, usai mengalami tindak kekerasan dalam unjuk rasa menolak sejumlah rancangan undang-undang (RUU) di depan gedung DPR/MPR pada 24 September 2019 lalu. Faisal ditemukan oleh mahasiswa lainnya tidak jauh dari restoran Pulau Dua, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, saat massa bentrok dengan polisi.</description><content:encoded>JAKARTA - Kondisi mahasiswa Universitas Al-Azhar, Faisal Amir yang mengalami pendarahan di kepala setelah demonstrasi ricuh, kini sudah semakin membaik. Akan tetapi, memori jangka pendek Faisal belum sepenuhnya kembali.
&amp;ldquo;Sudah bisa bicara, bisa senyum,&amp;rdquo; kata Ibunda Faisal Amir, Ratu Agung saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Sabtu (28/9/2019).
Namun, kata Ratu, memori sang anak belum sepenuhnya kembali. Faisal sampai sekarang masih belum bisa mengingat peristiwa yang dialaminya usai mengalami pendarahan pasca-aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR. &amp;ldquo;Cuma lupa, tidak bisa mengingat,&amp;rdquo; tuturnya.
Ratu memaparkan bila saat ini anaknya masih mendapat perawatan intensif agar bisa kembali menjalankan aktivitas normal seperti biasa.

Sebagaimana diketahui, Faisal Amir dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Pelni, Jakarta, usai mengalami tindak kekerasan dalam unjuk rasa menolak sejumlah rancangan undang-undang (RUU) di depan gedung DPR/MPR pada 24 September 2019 lalu. Faisal ditemukan oleh mahasiswa lainnya tidak jauh dari restoran Pulau Dua, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, saat massa bentrok dengan polisi.</content:encoded></item></channel></rss>
