<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertunangan Polisi Ini Terpaksa Ditunda karena Jadi Korban Demo</title><description>Seorang anggota Polri mengalami luka serius akibat lemparan batu dari pendemo hingga rencana pertunangan ditunda</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/29/337/2110657/pertunangan-polisi-ini-terpaksa-ditunda-karena-jadi-korban-demo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/29/337/2110657/pertunangan-polisi-ini-terpaksa-ditunda-karena-jadi-korban-demo"/><item><title>Pertunangan Polisi Ini Terpaksa Ditunda karena Jadi Korban Demo</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/29/337/2110657/pertunangan-polisi-ini-terpaksa-ditunda-karena-jadi-korban-demo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/29/337/2110657/pertunangan-polisi-ini-terpaksa-ditunda-karena-jadi-korban-demo</guid><pubDate>Minggu 29 September 2019 12:50 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/29/337/2110657/pertunangan-polisi-ini-terpaksa-ditunda-karena-jadi-korban-demo-mFbphzgxOa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertunangan Polisi Ditunda Gara-Gara Jadi Korban Demo (Foto: Okezone/Putera)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/29/337/2110657/pertunangan-polisi-ini-terpaksa-ditunda-karena-jadi-korban-demo-mFbphzgxOa.jpg</image><title>Pertunangan Polisi Ditunda Gara-Gara Jadi Korban Demo (Foto: Okezone/Putera)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Briptu Charis Sigit, seorang anggota Polri yang mengalami luka serius akibat lemparan batu dari pendemo, harus menunda rencana bahagianya yakni pertunangan dengan kekasihnya.
Charis menjelaskan, demo yang semula kondusif tiba-tiba menghangat tanpa diketahui asal muasalnya. Kondisi semakin parah karena sejumlah pelajar STM, tiba-tiba melakukan pemblokiran jalan tol dalam kota yang berada di depan Gedung DPR. Tak hanya memblokir, para bocah ABG ini mulai melempari petugas dengan botol, batu ataupun besi yang mereka temui.
&amp;ldquo;Kebetulan waktu kejadian, orangtua saya baru pulang Umrah, dan mereka shock ketika melihat kondisi saya saat melakukan video call. Begitu juga dengan kekasih saya, karena awal bulan Oktober ini kami akan bertunangan. Karena peristiwa ini, pertunangan kami terpaksa ditunda,&amp;rdquo; kata Charis saat dikunjungi wartawan di RS Kramatjati, Minggu, (29/9/2019).

Baca Juga: 14 Polisi Korban Demo Mahasiswa Masih Dirawat di RS Polri
Charis menceritakan ketika dia sedang berusaha mengatur arus kendaraan di dalam tol itulah, sebuah benda keras melayang dan menghantam bagian wajahnya hingga tulang hidungnya patah.
&amp;ldquo;Saat itu belum semua jalan tol ditutup massa, separuh badan jalan masih bisa dilalui. Maka saya dan beberapa teman mulai mengatur mobil-mobil yang sedang menuju ke arah Slipi. Kami hanya coba melindungi, agar massa tidak melakukan penyerangan kepada mobil-mobil yang melintas,&amp;rdquo; paparnya.
Kendati begitu, Charis masih beruntung karena kekasihnya Fika tetap  setia menungguinya di rumah sakit selama proses pemulihan. Sang calon  tunangan merasa cukup shock saat mendengar Charis mendapat musibah  karena lemparan pendemo.
&amp;ldquo;Sedih dan shock berat mendengar kekasih  saya kena musibah, tapi mau bagaimana lagi, itu sudah tugas Abdi Negara  seperti Charis,&amp;rdquo; kata Fika.
Namun kejadian ini sama sekali tidak  akan membuat Fika kapok untuk tetap menjalin asmara dengan Charis. &amp;ldquo;Saya  siap menjadi isteri polisi, walau saya tahu hal-hal seperti yang  dialami Charis saat ini bisa terjadi lagi. Tapi saya siap dengan resiko  tersebut,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Briptu Charis Sigit, seorang anggota Polri yang mengalami luka serius akibat lemparan batu dari pendemo, harus menunda rencana bahagianya yakni pertunangan dengan kekasihnya.
Charis menjelaskan, demo yang semula kondusif tiba-tiba menghangat tanpa diketahui asal muasalnya. Kondisi semakin parah karena sejumlah pelajar STM, tiba-tiba melakukan pemblokiran jalan tol dalam kota yang berada di depan Gedung DPR. Tak hanya memblokir, para bocah ABG ini mulai melempari petugas dengan botol, batu ataupun besi yang mereka temui.
&amp;ldquo;Kebetulan waktu kejadian, orangtua saya baru pulang Umrah, dan mereka shock ketika melihat kondisi saya saat melakukan video call. Begitu juga dengan kekasih saya, karena awal bulan Oktober ini kami akan bertunangan. Karena peristiwa ini, pertunangan kami terpaksa ditunda,&amp;rdquo; kata Charis saat dikunjungi wartawan di RS Kramatjati, Minggu, (29/9/2019).

Baca Juga: 14 Polisi Korban Demo Mahasiswa Masih Dirawat di RS Polri
Charis menceritakan ketika dia sedang berusaha mengatur arus kendaraan di dalam tol itulah, sebuah benda keras melayang dan menghantam bagian wajahnya hingga tulang hidungnya patah.
&amp;ldquo;Saat itu belum semua jalan tol ditutup massa, separuh badan jalan masih bisa dilalui. Maka saya dan beberapa teman mulai mengatur mobil-mobil yang sedang menuju ke arah Slipi. Kami hanya coba melindungi, agar massa tidak melakukan penyerangan kepada mobil-mobil yang melintas,&amp;rdquo; paparnya.
Kendati begitu, Charis masih beruntung karena kekasihnya Fika tetap  setia menungguinya di rumah sakit selama proses pemulihan. Sang calon  tunangan merasa cukup shock saat mendengar Charis mendapat musibah  karena lemparan pendemo.
&amp;ldquo;Sedih dan shock berat mendengar kekasih  saya kena musibah, tapi mau bagaimana lagi, itu sudah tugas Abdi Negara  seperti Charis,&amp;rdquo; kata Fika.
Namun kejadian ini sama sekali tidak  akan membuat Fika kapok untuk tetap menjalin asmara dengan Charis. &amp;ldquo;Saya  siap menjadi isteri polisi, walau saya tahu hal-hal seperti yang  dialami Charis saat ini bisa terjadi lagi. Tapi saya siap dengan resiko  tersebut,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
