<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terduga Teroris di Indramayu Sedang Mencari Perakit Bom Lewat Medsos</title><description>Disebutkan Truno, lewat akun Telegram itu D mengirimkan pesan obrolan, yang berisi ajakan untuk bertemu di Jannah (surga).</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/29/525/2110784/terduga-teroris-di-indramayu-sedang-mencari-perakit-bom-lewat-medsos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/29/525/2110784/terduga-teroris-di-indramayu-sedang-mencari-perakit-bom-lewat-medsos"/><item><title>Terduga Teroris di Indramayu Sedang Mencari Perakit Bom Lewat Medsos</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/29/525/2110784/terduga-teroris-di-indramayu-sedang-mencari-perakit-bom-lewat-medsos</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/29/525/2110784/terduga-teroris-di-indramayu-sedang-mencari-perakit-bom-lewat-medsos</guid><pubDate>Minggu 29 September 2019 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Fathnur Rohman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/29/525/2110784/terduga-teroris-di-indramayu-sedang-mencari-perakit-bom-lewat-medsos-AjGA6yjdTO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/29/525/2110784/terduga-teroris-di-indramayu-sedang-mencari-perakit-bom-lewat-medsos-AjGA6yjdTO.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>INDRAMAYU - Terduga teroris yang juga mantan anak punk berinisal D yang ditangkap oleh tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Desa Cangko, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Sabtu (28/9/2019) kemarin, dicurigai terlibat jaringan teroris Islamic State of Iraq Syiria (ISIS).

Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, terduga teroris berinisial D alias Syuhada merupakan pemilik akun Telegram yang menyebarkan konten radikal. Akun yang dipakai D ialah akun bernama Asy Syahid Al Indunisy@Kitabullah_sunnah.

Disebutkan Truno, lewat akun Telegram itu D mengirimkan pesan obrolan, yang berisi ajakan untuk bertemu di Jannah (surga). Dalam pesan tersebut juga D diketahui sedang mencari orang yang ahli membuat bom.

Baca Juga: Polisi Tangkap Mantan Anak Punk di Indramayu Terkait Jaringan Terorisme

&quot;Akun telegramnya Asy Syahid Al Indunisy. Akun ini bergabung dengan 11 grup Telegram simpatisan ISIS,&quot; kata Truno, Minggu (29/9/2019).

Masih disampaikan Truno, ada indikasi jika D memiliki hubungan dengan jaringan teroris Nesti Ode Samili, serta Wawan Wicaksono. Mereka ini berencana akan melakukan aksi bom bunuh diri.

Sedangkan, berdasarkan penuturan Kuwu Desa Cangko bernama Fatkhurohman, D masuk kedalam jaringan teroris karena media sosial. Menurutnya D sempat berkenalan dan menjalin hubungan dengan seorang perempuan. Perempuan ini kemudian mengajak D masuk jaringan teroris untuk berjihad.

</description><content:encoded>INDRAMAYU - Terduga teroris yang juga mantan anak punk berinisal D yang ditangkap oleh tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Desa Cangko, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Sabtu (28/9/2019) kemarin, dicurigai terlibat jaringan teroris Islamic State of Iraq Syiria (ISIS).

Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, terduga teroris berinisial D alias Syuhada merupakan pemilik akun Telegram yang menyebarkan konten radikal. Akun yang dipakai D ialah akun bernama Asy Syahid Al Indunisy@Kitabullah_sunnah.

Disebutkan Truno, lewat akun Telegram itu D mengirimkan pesan obrolan, yang berisi ajakan untuk bertemu di Jannah (surga). Dalam pesan tersebut juga D diketahui sedang mencari orang yang ahli membuat bom.

Baca Juga: Polisi Tangkap Mantan Anak Punk di Indramayu Terkait Jaringan Terorisme

&quot;Akun telegramnya Asy Syahid Al Indunisy. Akun ini bergabung dengan 11 grup Telegram simpatisan ISIS,&quot; kata Truno, Minggu (29/9/2019).

Masih disampaikan Truno, ada indikasi jika D memiliki hubungan dengan jaringan teroris Nesti Ode Samili, serta Wawan Wicaksono. Mereka ini berencana akan melakukan aksi bom bunuh diri.

Sedangkan, berdasarkan penuturan Kuwu Desa Cangko bernama Fatkhurohman, D masuk kedalam jaringan teroris karena media sosial. Menurutnya D sempat berkenalan dan menjalin hubungan dengan seorang perempuan. Perempuan ini kemudian mengajak D masuk jaringan teroris untuk berjihad.

</content:encoded></item></channel></rss>
