<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Akui Masalah di Papua Belum Selesai   </title><description>Wiranto mengakui, permasalahan di Papua dan Papua Barat masih belum selesai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/30/337/2111029/pemerintah-akui-masalah-di-papua-belum-selesai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/30/337/2111029/pemerintah-akui-masalah-di-papua-belum-selesai"/><item><title>Pemerintah Akui Masalah di Papua Belum Selesai   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/30/337/2111029/pemerintah-akui-masalah-di-papua-belum-selesai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/30/337/2111029/pemerintah-akui-masalah-di-papua-belum-selesai</guid><pubDate>Senin 30 September 2019 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/30/337/2111029/pemerintah-akui-masalah-di-papua-belum-selesai-z3Hj78pP2j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam, Wiranto (foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/30/337/2111029/pemerintah-akui-masalah-di-papua-belum-selesai-z3Hj78pP2j.jpg</image><title>Menko Polhukam, Wiranto (foto: Okezone.com)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengakui, permasalahan di Papua dan Papua Barat masih belum selesai. Kekinian, puluhan nyawa melayang dalam insiden kerusuhan di Wamena.

&quot;Kemudian masalah Papua dan Papua Barat juga masih belum selesai,&quot; katanya di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi: Kerusuhan Wamena Bukan karena Konflik Etnis
Mantan Panglima ABRI itu berujar, persoalan di Bumi Cendrawasih mesti ditangani secara saksama. Hal itu dilakukan untuk mencegah agar konflik tak meluas dan pertentangan antarmasyarakat tidak terjadi.

&quot;Masih harus kita tangani secara saksama, terutama hal-hal yang menyangkut usaha kita mencegah jangan sampai meluas menjadi konflik horizontal, karena provokasi, ajakan, ke arah itu memang sudah ada, kita harus waspadai bahwa jangan sampai hal seperti itu,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi Imbau Warga Tak Terprovaksi Kerusuhan di Wamena
Lebih lanjut, Wiranto mengatakan, saat ini TNI-Polri sedang berusaha keras untuk menyelesaikan mahasiswa yang ingin kembali ke kampusnya masing-masing. Aparat juga tengah menangani pengungsi yang bekerumun akibat kerusuhan yang terjadi.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengakui, permasalahan di Papua dan Papua Barat masih belum selesai. Kekinian, puluhan nyawa melayang dalam insiden kerusuhan di Wamena.

&quot;Kemudian masalah Papua dan Papua Barat juga masih belum selesai,&quot; katanya di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi: Kerusuhan Wamena Bukan karena Konflik Etnis
Mantan Panglima ABRI itu berujar, persoalan di Bumi Cendrawasih mesti ditangani secara saksama. Hal itu dilakukan untuk mencegah agar konflik tak meluas dan pertentangan antarmasyarakat tidak terjadi.

&quot;Masih harus kita tangani secara saksama, terutama hal-hal yang menyangkut usaha kita mencegah jangan sampai meluas menjadi konflik horizontal, karena provokasi, ajakan, ke arah itu memang sudah ada, kita harus waspadai bahwa jangan sampai hal seperti itu,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi Imbau Warga Tak Terprovaksi Kerusuhan di Wamena
Lebih lanjut, Wiranto mengatakan, saat ini TNI-Polri sedang berusaha keras untuk menyelesaikan mahasiswa yang ingin kembali ke kampusnya masing-masing. Aparat juga tengah menangani pengungsi yang bekerumun akibat kerusuhan yang terjadi.

</content:encoded></item></channel></rss>
