<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Temui 2 Serikat Pekerja di Istana Bogor</title><description>Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan dengan dua kelompok serikat buruh di Istana Kepresidenan Bogor</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/30/337/2111109/presiden-jokowi-temui-2-serikat-pekerja-di-istana-bogor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/30/337/2111109/presiden-jokowi-temui-2-serikat-pekerja-di-istana-bogor"/><item><title>Presiden Jokowi Temui 2 Serikat Pekerja di Istana Bogor</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/30/337/2111109/presiden-jokowi-temui-2-serikat-pekerja-di-istana-bogor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/30/337/2111109/presiden-jokowi-temui-2-serikat-pekerja-di-istana-bogor</guid><pubDate>Senin 30 September 2019 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/30/337/2111109/presiden-jokowi-temui-2-serikat-pekerja-di-istana-bogor-MeCbBby7z9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/30/337/2111109/presiden-jokowi-temui-2-serikat-pekerja-di-istana-bogor-MeCbBby7z9.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan dengan dua  kelompok serikat buruh di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (30/9/2019). Keduanya yakni Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.
Jokowi mengatakan bahwa pertemuan tersebut utamanya membicarakan soal upaya bersama untuk membangun iklim investasi yang lebih baik dan soal ketenagakerjaan.
&quot;Saya baru saja bertemu, berdiskusi, dengan Bung Andi Gani dan Bung Said Iqbal dari Presiden KSPI dan Presiden KSPSI. Berdiskusi lama, berbincang-bincang lama, yang intinya kami membicarakan mengenai bagaimana kita membangun iklim investasi yang baik dan juga yang berkaitan dengan ketenagakerjaan,&quot; ujar Jokowi.
Dua presiden serikat pekerja terbesar di Indonesia tersebut memberikan sejumlah usulan dan pandangan dalam dua topik yang dibicarakan. Kepala Negara mengatakan akan menampung usulan tersebut sambil menerangkan bahwa usulan-usulan yang telah disampaikan keduanya merupakan usulan yang baik dan membangun.
&quot;Saya kira semuanya kita tampung sebagai sebuah usulan yang baik,&quot; ucapnya.

Baca Juga: Mahasiswa &amp;amp; Pelajar Nekat Terobos Kawat Berduri di Jalan Menuju DPR
Andi Gani menambahkan, KSPSI maupun KSPI telah berdiskusi dengan Presiden dan menyampaikan aspirasinya soal revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan.
&quot;Kami berdiskusi cukup panjang dengan Bapak Presiden yang intinya kami meminta pemerintah untuk bersama-sama kami mengenai soal revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan,&quot; ucapnya.Selain soal UU Ketenagakerjaan, ketiganya juga berbicara mengenai  revisi Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 di mana berdasarkan  keterangan yang disampaikan Said Iqbal, Presiden KSPI, pemerintah akan  duduk bersama dengan para buruh untuk membicarakan hal itu.
&quot;Nanti  akan duduk tripartit membahas secara bersama-sama satu tim yang  dibentuk mungkin oleh Bapak Presiden nanti atas instruksi beliau,&quot; kata  Iqbal.
Lebih jauh, kedua presiden serikat pekerja tersebut juga  bersama-sama menegaskan bahwa mereka mendukung penuh jalannya  pemerintahan periode mendatang sesuai dengan konstitusi. Maka itu,  mereka mengimbau para buruh di seluruh Indonesia untuk tidak terpancing  dengan isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan.
&quot;Konfederasi buruh  terbesar di Indonesia menegaskan dukungan kepada Bapak Jokowi dan jangan  pernah ada tindakan-tindakan inkonstitusional, apalagi mempunyai  rencana menggagalkan pelantikan presiden. Buruh akan tetap bersama  menjaga konstitusi Indonesia dan kami akan tetap menjaga NKRI,&quot; ujar  Andi Gani.
&quot;Kami berharap setiap elemen yang ingin melakukan  usulan ataupun gagasan yang berbeda yang diinginkan oleh kawan-kawan,  lakukanlah secara konstitusi, hindari kekerasan, dan tidak menimbulkan  kerugian bagi semua pihak, bagi semua rakyat,&quot; tambah Said Iqbal.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan dengan dua  kelompok serikat buruh di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (30/9/2019). Keduanya yakni Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.
Jokowi mengatakan bahwa pertemuan tersebut utamanya membicarakan soal upaya bersama untuk membangun iklim investasi yang lebih baik dan soal ketenagakerjaan.
&quot;Saya baru saja bertemu, berdiskusi, dengan Bung Andi Gani dan Bung Said Iqbal dari Presiden KSPI dan Presiden KSPSI. Berdiskusi lama, berbincang-bincang lama, yang intinya kami membicarakan mengenai bagaimana kita membangun iklim investasi yang baik dan juga yang berkaitan dengan ketenagakerjaan,&quot; ujar Jokowi.
Dua presiden serikat pekerja terbesar di Indonesia tersebut memberikan sejumlah usulan dan pandangan dalam dua topik yang dibicarakan. Kepala Negara mengatakan akan menampung usulan tersebut sambil menerangkan bahwa usulan-usulan yang telah disampaikan keduanya merupakan usulan yang baik dan membangun.
&quot;Saya kira semuanya kita tampung sebagai sebuah usulan yang baik,&quot; ucapnya.

Baca Juga: Mahasiswa &amp;amp; Pelajar Nekat Terobos Kawat Berduri di Jalan Menuju DPR
Andi Gani menambahkan, KSPSI maupun KSPI telah berdiskusi dengan Presiden dan menyampaikan aspirasinya soal revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan.
&quot;Kami berdiskusi cukup panjang dengan Bapak Presiden yang intinya kami meminta pemerintah untuk bersama-sama kami mengenai soal revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan,&quot; ucapnya.Selain soal UU Ketenagakerjaan, ketiganya juga berbicara mengenai  revisi Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 di mana berdasarkan  keterangan yang disampaikan Said Iqbal, Presiden KSPI, pemerintah akan  duduk bersama dengan para buruh untuk membicarakan hal itu.
&quot;Nanti  akan duduk tripartit membahas secara bersama-sama satu tim yang  dibentuk mungkin oleh Bapak Presiden nanti atas instruksi beliau,&quot; kata  Iqbal.
Lebih jauh, kedua presiden serikat pekerja tersebut juga  bersama-sama menegaskan bahwa mereka mendukung penuh jalannya  pemerintahan periode mendatang sesuai dengan konstitusi. Maka itu,  mereka mengimbau para buruh di seluruh Indonesia untuk tidak terpancing  dengan isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan.
&quot;Konfederasi buruh  terbesar di Indonesia menegaskan dukungan kepada Bapak Jokowi dan jangan  pernah ada tindakan-tindakan inkonstitusional, apalagi mempunyai  rencana menggagalkan pelantikan presiden. Buruh akan tetap bersama  menjaga konstitusi Indonesia dan kami akan tetap menjaga NKRI,&quot; ujar  Andi Gani.
&quot;Kami berharap setiap elemen yang ingin melakukan  usulan ataupun gagasan yang berbeda yang diinginkan oleh kawan-kawan,  lakukanlah secara konstitusi, hindari kekerasan, dan tidak menimbulkan  kerugian bagi semua pihak, bagi semua rakyat,&quot; tambah Said Iqbal.</content:encoded></item></channel></rss>
