<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahasiswa Bantu Polisi Imbau Pelajar Mundur dari Gedung DPR</title><description>Massa mahasiswa yang berada di belakang gedung DPR RI mengmbau massa pelajar untuk kembali ke rumah masing-masing.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/30/337/2111146/mahasiswa-bantu-polisi-imbau-pelajar-mundur-dari-gedung-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/30/337/2111146/mahasiswa-bantu-polisi-imbau-pelajar-mundur-dari-gedung-dpr"/><item><title>Mahasiswa Bantu Polisi Imbau Pelajar Mundur dari Gedung DPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/30/337/2111146/mahasiswa-bantu-polisi-imbau-pelajar-mundur-dari-gedung-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/30/337/2111146/mahasiswa-bantu-polisi-imbau-pelajar-mundur-dari-gedung-dpr</guid><pubDate>Senin 30 September 2019 18:26 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/30/337/2111146/mahasiswa-bantu-polisi-imbau-pelajar-mundur-dari-gedung-dpr-KtR5XcYtaS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahasiswa dan Polisi (Foto: Okezone/Muhamad Rizky)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/30/337/2111146/mahasiswa-bantu-polisi-imbau-pelajar-mundur-dari-gedung-dpr-KtR5XcYtaS.jpg</image><title>Mahasiswa dan Polisi (Foto: Okezone/Muhamad Rizky)</title></images><description>JAKARTA - Massa mahasiswa yang berada di belakang gedung DPR RI mengmbau massa pelajar untuk kembali ke rumah masing-masing. Imbauan itu dilakukan lantaran massa pelajar membuat kericuhan.
Awalnya Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan mengimbau massa untuk membubarkan diri. Ia meminta pelajar untuk tidak membuat kericuhan.
&quot;Silahkan adik-adik pelajar mundur. Pelajar Indonesia yang baik tidak seperti ini. Masyarakat menolak kalian aksi karena mengganggu,&quot; kata Harry melalui pengeras suara, Senin (30/9/2019).

Baca Juga: Ada Demo di DPR RI, Arus Lalin Tol Dalam Kota Dialihkan
Harry kemudian meminta mahasiswa untuk membantu mengimbau agar massa pelajar membubarkan diri. &quot;Silahkan korlap adik-adik mahasiswa supaya adik-adik STM dan SMK nya untuk kembali,&quot; tutur Harry.
Salah seorang mahasiswa kemudian diberikan microfon dan mengimbau massa aksi pelajar. &quot;Kita aksi jangan terprovokasi, semua harus kembali ayo,&quot; tutur mahasiswa tersebut.
Massa mahasiswa juga berupaya membantu polisi untuk membuka ruas Jalan Palmerah Timur yang sebelumnya lumpuh lantaran ricuh. Saat ini secara perlahan kendaraan bisa melintas satu persatu.</description><content:encoded>JAKARTA - Massa mahasiswa yang berada di belakang gedung DPR RI mengmbau massa pelajar untuk kembali ke rumah masing-masing. Imbauan itu dilakukan lantaran massa pelajar membuat kericuhan.
Awalnya Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan mengimbau massa untuk membubarkan diri. Ia meminta pelajar untuk tidak membuat kericuhan.
&quot;Silahkan adik-adik pelajar mundur. Pelajar Indonesia yang baik tidak seperti ini. Masyarakat menolak kalian aksi karena mengganggu,&quot; kata Harry melalui pengeras suara, Senin (30/9/2019).

Baca Juga: Ada Demo di DPR RI, Arus Lalin Tol Dalam Kota Dialihkan
Harry kemudian meminta mahasiswa untuk membantu mengimbau agar massa pelajar membubarkan diri. &quot;Silahkan korlap adik-adik mahasiswa supaya adik-adik STM dan SMK nya untuk kembali,&quot; tutur Harry.
Salah seorang mahasiswa kemudian diberikan microfon dan mengimbau massa aksi pelajar. &quot;Kita aksi jangan terprovokasi, semua harus kembali ayo,&quot; tutur mahasiswa tersebut.
Massa mahasiswa juga berupaya membantu polisi untuk membuka ruas Jalan Palmerah Timur yang sebelumnya lumpuh lantaran ricuh. Saat ini secara perlahan kendaraan bisa melintas satu persatu.</content:encoded></item></channel></rss>
