<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gagal ke DPR, Pelajar STM Malah Serang Markas Polda Metro Jaya   </title><description>Massa demontrasi yang berasal dari kalangan pelajar STM gagal mendekat Gedung DPR.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/30/337/2111180/gagal-ke-dpr-pelajar-stm-malah-serang-markas-polda-metro-jaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/30/337/2111180/gagal-ke-dpr-pelajar-stm-malah-serang-markas-polda-metro-jaya"/><item><title>Gagal ke DPR, Pelajar STM Malah Serang Markas Polda Metro Jaya   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/30/337/2111180/gagal-ke-dpr-pelajar-stm-malah-serang-markas-polda-metro-jaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/30/337/2111180/gagal-ke-dpr-pelajar-stm-malah-serang-markas-polda-metro-jaya</guid><pubDate>Senin 30 September 2019 19:36 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/30/337/2111180/gagal-ke-dpr-pelajar-stm-malah-serang-markas-polda-metro-jaya-HGaSA287Dx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelajar STM serang Polda Metro Jaya (foto: Okezone.com/Putera)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/30/337/2111180/gagal-ke-dpr-pelajar-stm-malah-serang-markas-polda-metro-jaya-HGaSA287Dx.jpg</image><title>Pelajar STM serang Polda Metro Jaya (foto: Okezone.com/Putera)</title></images><description>JAKARTA - Massa demontrasi yang berasal dari kalangan pelajar STM gagal mendekat Gedung DPR. Pasalnya, polisi sudah terlebih dahulu melakukan barikade agar massa tak masuk ke kawasan tersebut.
Pantauan Okezone di lokasi, Senin (30/9/2019). Akibat penutupan itu, massa pelajar STM pun akhirnya membabi buta dengan melakukan penyerangan di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta. Mereka menyerang kantor itu tanpa alasan yang jelas.
&amp;nbsp;
Dari pantauan, polisi langsung menembakkan gas air mata ke mereka. Alhasil massa pelajar yang datang dari arah Pancoran terpukul mundur.
&amp;nbsp;Baca juga: Mahasiswa Bantu Polisi Imbau Pelajar Mundur dari Gedung DPR
Mereka urung menembus polisi yang berjaga di Mapolda Metro Jaya. Sekitar tiga kali gas air mata ditembakkan.
Akibat hal ini arus lalu lintas di jalan arteri di sana terhenti. Kendaraan baik roda dua dan empat tertahan. Kejadian ini membuat sejumlah warga yang baru pulang kerja ketakutan. Mereka bingung harus pulang lewat mana.
&amp;nbsp;Baca juga: Imbas Demo di Sekitaran DPR, Perjalanan Kereta dari dan Menuju Tanah Abang Lumpuh
Sampai saat ini, keributan masih terjadi. Massa pelajar menyerang dengan batu. Gas air mata membuat warga sulit bernafas. Beberapa dari mereka ada juga yang diamankan.</description><content:encoded>JAKARTA - Massa demontrasi yang berasal dari kalangan pelajar STM gagal mendekat Gedung DPR. Pasalnya, polisi sudah terlebih dahulu melakukan barikade agar massa tak masuk ke kawasan tersebut.
Pantauan Okezone di lokasi, Senin (30/9/2019). Akibat penutupan itu, massa pelajar STM pun akhirnya membabi buta dengan melakukan penyerangan di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta. Mereka menyerang kantor itu tanpa alasan yang jelas.
&amp;nbsp;
Dari pantauan, polisi langsung menembakkan gas air mata ke mereka. Alhasil massa pelajar yang datang dari arah Pancoran terpukul mundur.
&amp;nbsp;Baca juga: Mahasiswa Bantu Polisi Imbau Pelajar Mundur dari Gedung DPR
Mereka urung menembus polisi yang berjaga di Mapolda Metro Jaya. Sekitar tiga kali gas air mata ditembakkan.
Akibat hal ini arus lalu lintas di jalan arteri di sana terhenti. Kendaraan baik roda dua dan empat tertahan. Kejadian ini membuat sejumlah warga yang baru pulang kerja ketakutan. Mereka bingung harus pulang lewat mana.
&amp;nbsp;Baca juga: Imbas Demo di Sekitaran DPR, Perjalanan Kereta dari dan Menuju Tanah Abang Lumpuh
Sampai saat ini, keributan masih terjadi. Massa pelajar menyerang dengan batu. Gas air mata membuat warga sulit bernafas. Beberapa dari mereka ada juga yang diamankan.</content:encoded></item></channel></rss>
