<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anies ke Pengunjuk Rasa: Hindari Perusakan, Sampaikan Aspirasi dengan Cara Baik</title><description>Anies cukup menyesalkan adanya kerusuhan yang terjadi pasca-demonstrasi di gedung parlemen beberapa waktu lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/30/338/2110987/anies-ke-pengunjuk-rasa-hindari-perusakan-sampaikan-aspirasi-dengan-cara-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/09/30/338/2110987/anies-ke-pengunjuk-rasa-hindari-perusakan-sampaikan-aspirasi-dengan-cara-baik"/><item><title>Anies ke Pengunjuk Rasa: Hindari Perusakan, Sampaikan Aspirasi dengan Cara Baik</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/09/30/338/2110987/anies-ke-pengunjuk-rasa-hindari-perusakan-sampaikan-aspirasi-dengan-cara-baik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/09/30/338/2110987/anies-ke-pengunjuk-rasa-hindari-perusakan-sampaikan-aspirasi-dengan-cara-baik</guid><pubDate>Senin 30 September 2019 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/30/338/2110987/anies-ke-pengunjuk-rasa-hindari-perusakan-sampaikan-aspirasi-dengan-cara-baik-OL2FEsnE60.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/30/338/2110987/anies-ke-pengunjuk-rasa-hindari-perusakan-sampaikan-aspirasi-dengan-cara-baik-OL2FEsnE60.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengimbau kepada seluruh mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, agar menyampaikan aspirasi secara tertib dan adab yang baik, sehingga tuntutan mereka dapat terpenuhi.

Ia meminta agar para demonstran tak melakukan perusakan fasilitas umum dan melakukan vandalisme di tembok-tembok sekitar gedung parlemen tersebut.

&quot;Karena lisan pun bisa melakukan pelanggaran, sampai pada tulisan, sampai perusakan. Hindari itu. Tunjukkan bahwa menyampaikan aspirasi itu bisa dilakukan dengan cara yang baik,&quot; kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019).

Baca Juga: Kembali Demo di DPR, Mahasiswa Tambah Satu Tuntutan

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu cukup menyesalkan adanya kerusuhan yang terjadi pasca-demonstrasi di gedung parlemen beberapa waktu lalu. Akibatnya, Pemprov DKI harus mengeluarkan anggaran untuk melakukan perbaikan.



Terkait anggaran yang digelontorkan dalam perbaikan fasilitas umum milik Pemprov DKI, ia mengaku belum bisa menjelaskan secara detail. Sebab kini sedang dilakukan penghitungan oleh masing-masing wali kota dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

&quot;Tapi semua sudah selesai baru diumumin (anggaran perbaikannya), tiap hari berkembang terus,&quot; kata dia.

Sebelumnya, Aliansi mahasiswa dari berbagai universitas hari ini  berencana kembali menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPR/MPR RI. Ini  merupakan aksi lanjutan terkait penolakan UU KPK dan UU RKUHP yang  dinilai berisi pasal kontroversi.

Berdasarkan data yang dihimpun Okezone, aksi kali ini akan  dilaksanakan sekira pukul 10.00 WIB dan dihadiri 1.500 massa dari  mahasiswa dari berbagai universitas.

Selain mahasiswa, buruh dari berbagai elemen dan kelompok masyarakat  lainnya juga akan demo di DPR. Mereka turun dengan sejumlah tuntutan.  Selain terkait persoalan ekonomi melainkan juga untuk menyikapi aksi  yang belakangan terjadi.

Sementara itu di DPR RI hari ini bertepatan dengan Rapat Paripurna  Masa Persidangan I Tahun 2019&amp;ndash;2020 terakhir sebelum nantinya pergantian  periode DPR yang baru dilantik.
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengimbau kepada seluruh mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, agar menyampaikan aspirasi secara tertib dan adab yang baik, sehingga tuntutan mereka dapat terpenuhi.

Ia meminta agar para demonstran tak melakukan perusakan fasilitas umum dan melakukan vandalisme di tembok-tembok sekitar gedung parlemen tersebut.

&quot;Karena lisan pun bisa melakukan pelanggaran, sampai pada tulisan, sampai perusakan. Hindari itu. Tunjukkan bahwa menyampaikan aspirasi itu bisa dilakukan dengan cara yang baik,&quot; kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019).

Baca Juga: Kembali Demo di DPR, Mahasiswa Tambah Satu Tuntutan

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu cukup menyesalkan adanya kerusuhan yang terjadi pasca-demonstrasi di gedung parlemen beberapa waktu lalu. Akibatnya, Pemprov DKI harus mengeluarkan anggaran untuk melakukan perbaikan.



Terkait anggaran yang digelontorkan dalam perbaikan fasilitas umum milik Pemprov DKI, ia mengaku belum bisa menjelaskan secara detail. Sebab kini sedang dilakukan penghitungan oleh masing-masing wali kota dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

&quot;Tapi semua sudah selesai baru diumumin (anggaran perbaikannya), tiap hari berkembang terus,&quot; kata dia.

Sebelumnya, Aliansi mahasiswa dari berbagai universitas hari ini  berencana kembali menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPR/MPR RI. Ini  merupakan aksi lanjutan terkait penolakan UU KPK dan UU RKUHP yang  dinilai berisi pasal kontroversi.

Berdasarkan data yang dihimpun Okezone, aksi kali ini akan  dilaksanakan sekira pukul 10.00 WIB dan dihadiri 1.500 massa dari  mahasiswa dari berbagai universitas.

Selain mahasiswa, buruh dari berbagai elemen dan kelompok masyarakat  lainnya juga akan demo di DPR. Mereka turun dengan sejumlah tuntutan.  Selain terkait persoalan ekonomi melainkan juga untuk menyikapi aksi  yang belakangan terjadi.

Sementara itu di DPR RI hari ini bertepatan dengan Rapat Paripurna  Masa Persidangan I Tahun 2019&amp;ndash;2020 terakhir sebelum nantinya pergantian  periode DPR yang baru dilantik.
</content:encoded></item></channel></rss>
