<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>24.870 Aparat Gabungan Dikerahkan Amankan Pelantikan Anggota DPR</title><description>Sebanyak 24.870 aparat gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya pelantikan anggota DPR/DPD periode 2019-2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/01/337/2111361/24-870-aparat-gabungan-dikerahkan-amankan-pelantikan-anggota-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/01/337/2111361/24-870-aparat-gabungan-dikerahkan-amankan-pelantikan-anggota-dpr"/><item><title>24.870 Aparat Gabungan Dikerahkan Amankan Pelantikan Anggota DPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/01/337/2111361/24-870-aparat-gabungan-dikerahkan-amankan-pelantikan-anggota-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/01/337/2111361/24-870-aparat-gabungan-dikerahkan-amankan-pelantikan-anggota-dpr</guid><pubDate>Selasa 01 Oktober 2019 10:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/01/337/2111361/24-870-aparat-gabungan-dikerahkan-amankan-pelantikan-anggota-dpr-lGJ8BjRzRH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/01/337/2111361/24-870-aparat-gabungan-dikerahkan-amankan-pelantikan-anggota-dpr-lGJ8BjRzRH.jpg</image><title>Foto Ilustrasi Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Sebanyak 24.870 aparat gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya pelantikan anggota DPR/DPD periode 2019-2024, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, petugas Polri yang dikerahkan berjumlah 16.400 personel. Sedangkan TNI berjumlah 7.800 personel. Aparatur dari Pemprov DKI 570 personel dan Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR 100 personel.

&quot;Ada Polri 16.400 personel dan TNI 7.800 personel, dari Pemda 570 personel dan Pamdal DPR 100 personel,&quot; kata Dedi saat dihubungi.
&amp;nbsp;Baca juga: Ada Pelantikan DPR, Lalu Lintas di Senayan Macet Parah


Dedi memerinci, 16.400 personel Polri yang diterjunkan berasal dari Polda Metro Jaya, Korps Brimob dan Sabhara Nusantara. Semuanya melaksanakan pengamanan bergabung dengan elemen TNI beserta stakeholder lainnya.
&amp;nbsp;Baca juga: DPR Baru Dinilai Miliki Beban Berat Lanjutkan Tugas Legislator Sebelumnya
Sekadar informasi, pengucapan sumpah terhadap 574 anggota DPR periode 2019-2024 akan dimulai sekira pukul 10.00 WIB dengan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).
</description><content:encoded>
JAKARTA - Sebanyak 24.870 aparat gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya pelantikan anggota DPR/DPD periode 2019-2024, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, petugas Polri yang dikerahkan berjumlah 16.400 personel. Sedangkan TNI berjumlah 7.800 personel. Aparatur dari Pemprov DKI 570 personel dan Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR 100 personel.

&quot;Ada Polri 16.400 personel dan TNI 7.800 personel, dari Pemda 570 personel dan Pamdal DPR 100 personel,&quot; kata Dedi saat dihubungi.
&amp;nbsp;Baca juga: Ada Pelantikan DPR, Lalu Lintas di Senayan Macet Parah


Dedi memerinci, 16.400 personel Polri yang diterjunkan berasal dari Polda Metro Jaya, Korps Brimob dan Sabhara Nusantara. Semuanya melaksanakan pengamanan bergabung dengan elemen TNI beserta stakeholder lainnya.
&amp;nbsp;Baca juga: DPR Baru Dinilai Miliki Beban Berat Lanjutkan Tugas Legislator Sebelumnya
Sekadar informasi, pengucapan sumpah terhadap 574 anggota DPR periode 2019-2024 akan dimulai sekira pukul 10.00 WIB dengan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).
</content:encoded></item></channel></rss>
