<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Megawati Tak Salami Surya Paloh Dijawab PDIP dan Nasdem</title><description>Sikap Megawati yang tidak menyalami Surya Paloh dinilai bentuk ketidaksengajaan dan hal yang wajar</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/02/337/2111934/viral-megawati-tak-salami-surya-paloh-dijawab-pdip-dan-nasdem</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/02/337/2111934/viral-megawati-tak-salami-surya-paloh-dijawab-pdip-dan-nasdem"/><item><title>Viral Megawati Tak Salami Surya Paloh Dijawab PDIP dan Nasdem</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/02/337/2111934/viral-megawati-tak-salami-surya-paloh-dijawab-pdip-dan-nasdem</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/02/337/2111934/viral-megawati-tak-salami-surya-paloh-dijawab-pdip-dan-nasdem</guid><pubDate>Rabu 02 Oktober 2019 13:39 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/02/337/2111934/viral-megawati-tak-salami-surya-paloh-dijawab-pdip-dan-nasdem-L66b164vJa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Megawati (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/02/337/2111934/viral-megawati-tak-salami-surya-paloh-dijawab-pdip-dan-nasdem-L66b164vJa.jpg</image><title>Megawati (Foto: Okezone)</title></images><description> 
JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno menjelaskan terkait sikap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang tertangkap kamera tidak menyalami Ketua Umum partai NasDem Surya Paloh saat pelantikan anggota DPR periode 2019-2024.
Menurut Hendrawan, sikap Megawati yang tidak menyalami Surya Paloh adalah bentuk ketidaksengajaan dan hal yang wajar karena suasana dalam ruangan sangat ramai.
&amp;ldquo;Ketika dalam komunitas yang banyak orangnya ada yang salaman ada yang tidak itu biasa. Ini kan diframe seakan-akan ada rivalitas antara PDIP dan gitu kan,&amp;rdquo; kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Baca Juga: Megawati Hadiri Pelantikan Puan sebagai Ketua DPR
Dilanjutkan Hendrawan,  Megawati juga sering melakukan hal semacam itu saat suasana ramai di acara DPP PDI Perjuangan. Karenanya dia meminta hal itu tidak dipermasalahkan.
&quot;Biasa yang gitu-gituan. Apalagi kalau di dapil banyak sekali orang salaman calon anggota enggak bisa semua,&quot; tegasnya.
Saat ini, lanjut Hendrawan, hubungan Megawati dan Paloh masih baik-baik saja. Bahkan, masih sempat menghubungi satu sama lain.
&amp;ldquo;Baik. Telfon-telfonan malah kita,&amp;rdquo; imbuhnya.
Baca Juga: Viral Megawati Tak Salami Surya Paloh saat Pelantikan DPRSementara, Ketua DPP NasDem Martin Manurung tak mau ambil berburuk  sangka terkait Megawati yang tertangkap kamera enggan bersalaman dengan  ketumnya yaitu Surya Paloh.
Dia menilai perihal tersebut bukanlah  sebuah unsur kesengajaan yang dilakukan. Karena itu Martin meminta agar  semua pihak tak membesar-besarkan hal itu.
&amp;ldquo;Enggak usah terlalu  dibesar-besarkan lah, yang penting, dan Pak Surya juga kan sudah  menunjukkan gesture berdiri kan, Ibu Mega pas lihat ke kiri. NasDem  selalu berprasangka baik,&amp;rdquo; ucap Martin.

Sebelumnya diberitakan  viral di media sosial sebuah video yang di mana Ketua Umum PDIP Megawati  Soekarnoputri enggan bersalaman sehingga melewati begitu saja Ketum  Partai NasDem Surya Paloh dan Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti  Yudhyono (AHY).
Momen itu terekam dalam tayangan televisi swasta  saat pelantikan anggota DPR periode 2019-2024 dan membuat video itu pun  tersebar luas di media sosial.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno menjelaskan terkait sikap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang tertangkap kamera tidak menyalami Ketua Umum partai NasDem Surya Paloh saat pelantikan anggota DPR periode 2019-2024.
Menurut Hendrawan, sikap Megawati yang tidak menyalami Surya Paloh adalah bentuk ketidaksengajaan dan hal yang wajar karena suasana dalam ruangan sangat ramai.
&amp;ldquo;Ketika dalam komunitas yang banyak orangnya ada yang salaman ada yang tidak itu biasa. Ini kan diframe seakan-akan ada rivalitas antara PDIP dan gitu kan,&amp;rdquo; kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Baca Juga: Megawati Hadiri Pelantikan Puan sebagai Ketua DPR
Dilanjutkan Hendrawan,  Megawati juga sering melakukan hal semacam itu saat suasana ramai di acara DPP PDI Perjuangan. Karenanya dia meminta hal itu tidak dipermasalahkan.
&quot;Biasa yang gitu-gituan. Apalagi kalau di dapil banyak sekali orang salaman calon anggota enggak bisa semua,&quot; tegasnya.
Saat ini, lanjut Hendrawan, hubungan Megawati dan Paloh masih baik-baik saja. Bahkan, masih sempat menghubungi satu sama lain.
&amp;ldquo;Baik. Telfon-telfonan malah kita,&amp;rdquo; imbuhnya.
Baca Juga: Viral Megawati Tak Salami Surya Paloh saat Pelantikan DPRSementara, Ketua DPP NasDem Martin Manurung tak mau ambil berburuk  sangka terkait Megawati yang tertangkap kamera enggan bersalaman dengan  ketumnya yaitu Surya Paloh.
Dia menilai perihal tersebut bukanlah  sebuah unsur kesengajaan yang dilakukan. Karena itu Martin meminta agar  semua pihak tak membesar-besarkan hal itu.
&amp;ldquo;Enggak usah terlalu  dibesar-besarkan lah, yang penting, dan Pak Surya juga kan sudah  menunjukkan gesture berdiri kan, Ibu Mega pas lihat ke kiri. NasDem  selalu berprasangka baik,&amp;rdquo; ucap Martin.

Sebelumnya diberitakan  viral di media sosial sebuah video yang di mana Ketua Umum PDIP Megawati  Soekarnoputri enggan bersalaman sehingga melewati begitu saja Ketum  Partai NasDem Surya Paloh dan Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti  Yudhyono (AHY).
Momen itu terekam dalam tayangan televisi swasta  saat pelantikan anggota DPR periode 2019-2024 dan membuat video itu pun  tersebar luas di media sosial.</content:encoded></item></channel></rss>
