<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Batik Nasional, Jokowi: Harus Kita Rawat agar Kian Mendunia </title><description>Kepala Negara meminta pada seluruh masyarakat Indonesia untuk benar-benar merawat batik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/02/337/2111950/hari-batik-nasional-jokowi-harus-kita-rawat-agar-kian-mendunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/02/337/2111950/hari-batik-nasional-jokowi-harus-kita-rawat-agar-kian-mendunia"/><item><title>Hari Batik Nasional, Jokowi: Harus Kita Rawat agar Kian Mendunia </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/02/337/2111950/hari-batik-nasional-jokowi-harus-kita-rawat-agar-kian-mendunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/02/337/2111950/hari-batik-nasional-jokowi-harus-kita-rawat-agar-kian-mendunia</guid><pubDate>Rabu 02 Oktober 2019 14:14 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/02/337/2111950/hari-batik-nasional-jokowi-harus-kita-rawat-agar-kian-mendunia-5oPINBHkpr.png" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Bramantyo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/02/337/2111950/hari-batik-nasional-jokowi-harus-kita-rawat-agar-kian-mendunia-5oPINBHkpr.png</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Bramantyo)</title></images><description>SOLO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku bangga dengan batik yang telah mendunia. Ditandai adanya pengakuan badan dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dalam hal ini Unesco yang mengakui batik warisan nenek moyang asli Indonesia.&amp;nbsp;
Untuk itulah, di hari Batik Nasional ini, Kepala Negara meminta pada seluruh masyarakat Indonesia untuk benar-benar merawat batik. Kendati sudah diakui dunia, ia ingin batik bisa betul-betul semakin mendunia.
&quot;Terus terang saya merasa bangga terhadap batik yang saat ini telah mendunia. Saya kira tadi sudah saya sampaikan secara detail bahwa Batik telah mendapatkan pengakuan dari Unesco. Karena itulah, harus kita jaga terus kita rawat agar batik betul-betul bisa mendunia,&quot; papar Jokowi usai menghadiri puncak hari Batik Nasional di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, Rabu (2/10/2019).
&quot;Meskipun sudah (mendunia) namun makin mendunia.  Sebagai sebuah warisan, bukan benda yang menjadi kebanggaan kita semua,&quot; imbuhnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi dan Istri Ikut Membatik di Hari Batik Nasional

Jokowi sangat mengapresiasi karena membatik sudah menjadi muatan lokal di setiap sekolah SMK. Dengan dimasukannya membatik di muatan lokal, ungkap Jokowi, bisa menggugah generasi milinial agar lebih mencintai batik.
&quot;Dalam seminggu ada tiga kali pembelajaran. Itu kan bagus. Bisa untuk pembelajaran di SMP atau SMA mengenalkan batik dan filosofinya pada generasi milenial,&quot; tuturnya.
Apalagi, ungkap Jokowi, batik memiliki ribuan macam motif. Ribuan motif batik itu sudah saatnya diperkenalkan pada generasi muda, terutama anak-anak muda.
&quot;Kita punya ribuan macam batik yang satu persatu harus kita kenalkan pada anak-anak muda terutama,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Bertolak ke Boyolali Hadiri Puncak Peringatan Hari Batik Nasional 2019&amp;nbsp;</description><content:encoded>SOLO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku bangga dengan batik yang telah mendunia. Ditandai adanya pengakuan badan dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dalam hal ini Unesco yang mengakui batik warisan nenek moyang asli Indonesia.&amp;nbsp;
Untuk itulah, di hari Batik Nasional ini, Kepala Negara meminta pada seluruh masyarakat Indonesia untuk benar-benar merawat batik. Kendati sudah diakui dunia, ia ingin batik bisa betul-betul semakin mendunia.
&quot;Terus terang saya merasa bangga terhadap batik yang saat ini telah mendunia. Saya kira tadi sudah saya sampaikan secara detail bahwa Batik telah mendapatkan pengakuan dari Unesco. Karena itulah, harus kita jaga terus kita rawat agar batik betul-betul bisa mendunia,&quot; papar Jokowi usai menghadiri puncak hari Batik Nasional di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, Rabu (2/10/2019).
&quot;Meskipun sudah (mendunia) namun makin mendunia.  Sebagai sebuah warisan, bukan benda yang menjadi kebanggaan kita semua,&quot; imbuhnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi dan Istri Ikut Membatik di Hari Batik Nasional

Jokowi sangat mengapresiasi karena membatik sudah menjadi muatan lokal di setiap sekolah SMK. Dengan dimasukannya membatik di muatan lokal, ungkap Jokowi, bisa menggugah generasi milinial agar lebih mencintai batik.
&quot;Dalam seminggu ada tiga kali pembelajaran. Itu kan bagus. Bisa untuk pembelajaran di SMP atau SMA mengenalkan batik dan filosofinya pada generasi milenial,&quot; tuturnya.
Apalagi, ungkap Jokowi, batik memiliki ribuan macam motif. Ribuan motif batik itu sudah saatnya diperkenalkan pada generasi muda, terutama anak-anak muda.
&quot;Kita punya ribuan macam batik yang satu persatu harus kita kenalkan pada anak-anak muda terutama,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Bertolak ke Boyolali Hadiri Puncak Peringatan Hari Batik Nasional 2019&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
