<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Bom Molotov, Abdul Basith Dikenal sebagai Dosen Baik</title><description>Sehari-hari dia termasuk dosen yang sangat baik, suka menolong.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/03/337/2112435/kasus-bom-molotov-abdul-basith-dikenal-sebagai-dosen-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/03/337/2112435/kasus-bom-molotov-abdul-basith-dikenal-sebagai-dosen-baik"/><item><title>Kasus Bom Molotov, Abdul Basith Dikenal sebagai Dosen Baik</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/03/337/2112435/kasus-bom-molotov-abdul-basith-dikenal-sebagai-dosen-baik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/03/337/2112435/kasus-bom-molotov-abdul-basith-dikenal-sebagai-dosen-baik</guid><pubDate>Kamis 03 Oktober 2019 15:09 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/03/337/2112435/kasus-bom-molotov-abdul-basith-dikenal-sebagai-dosen-baik-E1OCBCUJCO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/03/337/2112435/kasus-bom-molotov-abdul-basith-dikenal-sebagai-dosen-baik-E1OCBCUJCO.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Rektor IPB Arif Satria mengungkapkan tersangka pemilik bom molotov Abdul Basith dikenal sebagai dosen yang sangat baik dan suka menolong orang lain.
&quot;Sehari-hari dia termasuk dosen yang sangat baik, suka menolong, kemudian aktif sebagai motivator dan kemudian sangat menginspirasi memiliki kemampuan retorika yang sangat baik dan sebagainya,&quot; ujar Arif di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).
Arif tak menduga oknum dosen di kampus yang dipimpinnya diduga terlibat ingin mengacaukan aksi demonstrasi Mujahid 212 bertajuk Selamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

&quot;Sehingga orang tak duga juga terjadi hal seperti ini, mengapa Pak Abdul Basith terlibat dan sebagainya. Saya kira nanti lawyer dan polisi yang akan menjelaskan karena sudah masuk materi hukum,&quot; ujarnya.
Menurut Arif, Abdul Basith tidak ada terafilisi oranganisasi radikal lewat kampus. &quot;Di kampus enggak, dia di luar,&quot; imbuhnya.
Arif memastikan, dosen di IPB akan melakukan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya setelah adanya peristiwa  penangkapan okum dosen di kampusnya tersebut.
Baca Juga : Oknum Dosen IPB Pemilik Bom Molotov Diberhentikan Sementara
Ia pun menekankan agar seluruh civitas akademika IPB untuk berhati-hati dalam beraktivitas di masyarakat. &quot;Nah kegiatan ke masyarakat itu lah saya kira ini perlu hati-hati dalam aktivitas di luar,&quot; lanjutnya.
&quot;Nanti para dosen saya imbau aktivitas di luar harus hati-hati, harus kritis terhadap segala pandangan baru dan juga para dosen harus tahu politik, harus melek politik,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Rektor IPB Arif Satria mengungkapkan tersangka pemilik bom molotov Abdul Basith dikenal sebagai dosen yang sangat baik dan suka menolong orang lain.
&quot;Sehari-hari dia termasuk dosen yang sangat baik, suka menolong, kemudian aktif sebagai motivator dan kemudian sangat menginspirasi memiliki kemampuan retorika yang sangat baik dan sebagainya,&quot; ujar Arif di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).
Arif tak menduga oknum dosen di kampus yang dipimpinnya diduga terlibat ingin mengacaukan aksi demonstrasi Mujahid 212 bertajuk Selamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

&quot;Sehingga orang tak duga juga terjadi hal seperti ini, mengapa Pak Abdul Basith terlibat dan sebagainya. Saya kira nanti lawyer dan polisi yang akan menjelaskan karena sudah masuk materi hukum,&quot; ujarnya.
Menurut Arif, Abdul Basith tidak ada terafilisi oranganisasi radikal lewat kampus. &quot;Di kampus enggak, dia di luar,&quot; imbuhnya.
Arif memastikan, dosen di IPB akan melakukan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya setelah adanya peristiwa  penangkapan okum dosen di kampusnya tersebut.
Baca Juga : Oknum Dosen IPB Pemilik Bom Molotov Diberhentikan Sementara
Ia pun menekankan agar seluruh civitas akademika IPB untuk berhati-hati dalam beraktivitas di masyarakat. &quot;Nah kegiatan ke masyarakat itu lah saya kira ini perlu hati-hati dalam aktivitas di luar,&quot; lanjutnya.
&quot;Nanti para dosen saya imbau aktivitas di luar harus hati-hati, harus kritis terhadap segala pandangan baru dan juga para dosen harus tahu politik, harus melek politik,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
