<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPAI: Pemda Tak Optimal Cegah Pelajar Ikut Demo di DPR</title><description>Namun menurut Susanto upaya pemerintah daerah (Pemda) dalam mengantisipasi persoalan tersebut belum bisa direalisasikan dengan baik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/04/337/2112725/kpai-pemda-tak-optimal-cegah-pelajar-ikut-demo-di-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/04/337/2112725/kpai-pemda-tak-optimal-cegah-pelajar-ikut-demo-di-dpr"/><item><title>KPAI: Pemda Tak Optimal Cegah Pelajar Ikut Demo di DPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/04/337/2112725/kpai-pemda-tak-optimal-cegah-pelajar-ikut-demo-di-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/04/337/2112725/kpai-pemda-tak-optimal-cegah-pelajar-ikut-demo-di-dpr</guid><pubDate>Jum'at 04 Oktober 2019 08:06 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/04/337/2112725/kpai-pemda-tak-optimal-cegah-pelajar-ikut-demo-di-dpr-OOHjC7mssB.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ketua KPAI, Susanto (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/04/337/2112725/kpai-pemda-tak-optimal-cegah-pelajar-ikut-demo-di-dpr-OOHjC7mssB.JPG</image><title>Ketua KPAI, Susanto (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto mengklaim bahwa pihaknya sudah berusaha untuk berkoordinasi dengan semua pihak guna mengantisipasi keterlibatan pelajar dalam aksi unjuk rasa di Gedung DPR/MPR RI beberapa waktu lalu.
Namun menurut Susanto upaya pemerintah daerah (Pemda) dalam mengantisipasi persoalan tersebut belum bisa direalisasikan dengan baik. Sehingga banyak anak-anak yang terlibat dalam aksi tersebut.
&quot;Tampaknya upaya pemerintah daerah untuk mencegah anak ikut demonstrasi belum optimal. Harusnya pemerintah daerah lebih optimal melakukan hal (pencegahan) ini agar anak-anak tidak terpapar ajakan demonstrasi,&quot; kata Susanto kepada Okezone di Jakarta, Jumat (4/10/2019).
Menurut Susanto anak-anak memang memiliki hak menyuarakan pendapatnya di muka umum namun hal itu tidak dilakukan dengan cara demonstrasi dilapangan.

&quot;Tak boleh anak-anak dilibatkan dalam demostrasi. Memang menyatakan pendapat itu hak anak namun ekspresi melalui demonstrasi dikhawatirkan anak rentan terdampak dari kondisi demonstrasi yang tak terprediksi,&quot; tuturnya.
&quot;Anak bisa sampaikan pendapat dan pandangannya melalui cara-cara yang aman dan nyaman. Bisa melalui mekanisme forum anak atau melalui mekanisme lain yang lebih nyaman,&quot; katanya memungkasi.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto mengklaim bahwa pihaknya sudah berusaha untuk berkoordinasi dengan semua pihak guna mengantisipasi keterlibatan pelajar dalam aksi unjuk rasa di Gedung DPR/MPR RI beberapa waktu lalu.
Namun menurut Susanto upaya pemerintah daerah (Pemda) dalam mengantisipasi persoalan tersebut belum bisa direalisasikan dengan baik. Sehingga banyak anak-anak yang terlibat dalam aksi tersebut.
&quot;Tampaknya upaya pemerintah daerah untuk mencegah anak ikut demonstrasi belum optimal. Harusnya pemerintah daerah lebih optimal melakukan hal (pencegahan) ini agar anak-anak tidak terpapar ajakan demonstrasi,&quot; kata Susanto kepada Okezone di Jakarta, Jumat (4/10/2019).
Menurut Susanto anak-anak memang memiliki hak menyuarakan pendapatnya di muka umum namun hal itu tidak dilakukan dengan cara demonstrasi dilapangan.

&quot;Tak boleh anak-anak dilibatkan dalam demostrasi. Memang menyatakan pendapat itu hak anak namun ekspresi melalui demonstrasi dikhawatirkan anak rentan terdampak dari kondisi demonstrasi yang tak terprediksi,&quot; tuturnya.
&quot;Anak bisa sampaikan pendapat dan pandangannya melalui cara-cara yang aman dan nyaman. Bisa melalui mekanisme forum anak atau melalui mekanisme lain yang lebih nyaman,&quot; katanya memungkasi.</content:encoded></item></channel></rss>
