<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Segera Bentuk Alat Kelengkapan Dewan</title><description>Nanti prosesnya kita akan lakukan dulu di Rapim.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/04/337/2113029/dpr-segera-bentuk-alat-kelengkapan-dewan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/04/337/2113029/dpr-segera-bentuk-alat-kelengkapan-dewan"/><item><title>DPR Segera Bentuk Alat Kelengkapan Dewan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/04/337/2113029/dpr-segera-bentuk-alat-kelengkapan-dewan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/04/337/2113029/dpr-segera-bentuk-alat-kelengkapan-dewan</guid><pubDate>Jum'at 04 Oktober 2019 19:04 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/04/337/2113029/dpr-segera-bentuk-alat-kelengkapan-dewan-9ai91frK9z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPR RI Puan Maharani (Foto : Okezone.com/Harits)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/04/337/2113029/dpr-segera-bentuk-alat-kelengkapan-dewan-9ai91frK9z.jpg</image><title>Ketua DPR RI Puan Maharani (Foto : Okezone.com/Harits)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani mengatakan pihaknya segera melakukan pembahasan terkait pembentuan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Pembahasan dijadwalkan akan dilakukan pada Rapat Pimpinan (Rapim) di hari Senin 7 Oktober ataup Selasa 8 Oktober 2019.

&quot;Nanti prosesnya kita akan lakukan dulu di Rapim hari Senin atau Selasa untuk kemudian bertemu juga rapat konsultasi dengan seluruh pimpinan fraksi untuk menentukan pembentukan Komisi-Komisi, dan sesudah itu baru disepakati. Kita akan melakukan pembentukan AKD-AKD,&quot; tutur Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/10/2019).



Puan memastikan pembentukan AKD tidak akan dilakukan sebelum Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi menentukan kabinet kerja periode ke-II.

&quot;Oh enggak, kita akan memulai duluan. Kita dulu (bentuk AKD),&quot; tegas dia.

Baca Juga : Soal Perppu UU KPK, Puan Sarankan Publik Tunggu hingga Jokowi Dilantik

Namun, Putri Megawati Soekarnoputri ini belum dapat memastikan berapa lama target penyelesaian pembentukan AKD. Dikarenakan pembentukan AKD berganrung pada dinamika antarfraksi untuk menentukan anggotanya di dalam AKD tersebut.

&quot;Tergantung dinamika yang di lapangan. InsyaAllah semuanya bisa kita lakukan secara musyawarah mufakat. Sehingga, tidak ada hal-hal yang perlu berlama-lama, tapi untuk terlalu cepat enggak perlu juga,&quot; ujar Puan.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani mengatakan pihaknya segera melakukan pembahasan terkait pembentuan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Pembahasan dijadwalkan akan dilakukan pada Rapat Pimpinan (Rapim) di hari Senin 7 Oktober ataup Selasa 8 Oktober 2019.

&quot;Nanti prosesnya kita akan lakukan dulu di Rapim hari Senin atau Selasa untuk kemudian bertemu juga rapat konsultasi dengan seluruh pimpinan fraksi untuk menentukan pembentukan Komisi-Komisi, dan sesudah itu baru disepakati. Kita akan melakukan pembentukan AKD-AKD,&quot; tutur Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/10/2019).



Puan memastikan pembentukan AKD tidak akan dilakukan sebelum Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi menentukan kabinet kerja periode ke-II.

&quot;Oh enggak, kita akan memulai duluan. Kita dulu (bentuk AKD),&quot; tegas dia.

Baca Juga : Soal Perppu UU KPK, Puan Sarankan Publik Tunggu hingga Jokowi Dilantik

Namun, Putri Megawati Soekarnoputri ini belum dapat memastikan berapa lama target penyelesaian pembentukan AKD. Dikarenakan pembentukan AKD berganrung pada dinamika antarfraksi untuk menentukan anggotanya di dalam AKD tersebut.

&quot;Tergantung dinamika yang di lapangan. InsyaAllah semuanya bisa kita lakukan secara musyawarah mufakat. Sehingga, tidak ada hal-hal yang perlu berlama-lama, tapi untuk terlalu cepat enggak perlu juga,&quot; ujar Puan.</content:encoded></item></channel></rss>
