<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Wanita asal Pangandaran Ini Lahirkan Anaknya di Jalanan Kampung</title><description>Kejadian tersebut sempat di-posting di media sosial facebook dan direspons berbagai komentar dari netizen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/04/525/2112895/viral-wanita-asal-pangandaran-ini-lahirkan-anaknya-di-jalanan-kampung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/04/525/2112895/viral-wanita-asal-pangandaran-ini-lahirkan-anaknya-di-jalanan-kampung"/><item><title>Viral Wanita asal Pangandaran Ini Lahirkan Anaknya di Jalanan Kampung</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/04/525/2112895/viral-wanita-asal-pangandaran-ini-lahirkan-anaknya-di-jalanan-kampung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/04/525/2112895/viral-wanita-asal-pangandaran-ini-lahirkan-anaknya-di-jalanan-kampung</guid><pubDate>Jum'at 04 Oktober 2019 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Maarif</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/04/525/2112895/viral-wanita-asal-pangandaran-ini-lahirkan-anaknya-di-jalanan-kampung-W5f7IOfhs5.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/04/525/2112895/viral-wanita-asal-pangandaran-ini-lahirkan-anaknya-di-jalanan-kampung-W5f7IOfhs5.JPG</image><title></title></images><description>PANGANDARAN - Seorang ibu hamil, Yati (28), warga Dusun Desa, Desa Bojongkondang, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat melahirkan di perjalanan saat menuju Pos Kesehatan Desa (Poskesdes).
Kejadian tersebut sempat di-posting di media sosial facebook dan direspons berbagai komentar dari netizen.
Kepala Puskesmas Kecamatan Langkaplancar, Yana Taryana mengatakan, jarak dari rumah Yati ke Poskesdes sekitar 4 kilometer dan kondisi jalan yang dilalui sangat terjal.
&quot;Yati merasakan mules tanda mau melahirkan sejak pukul 05.30 WIB, setelah itu pihak keluarga menyepakati untuk melahirkan di Poskesdes menggunakan motor,&quot; kata Yana.
Belum juga sampai ke tujuan, baru ditempuh sekira 1,5 kilometer dari rumahnya, rasa mules yang dialami Yati semakin tinggi, sehingga berhenti di tepi jalan.
&quot;Beruntung saat menuju ke Poskesdes Yati didampingi seorang paraji atau dukun anak di perkampungan, sehingga proses kelahiran dibantu oleh paraji dan proses persalinan terjadi pada pukul 08.00 WIB,&quot; tuturnya.
Setelah bayi lahir di perjalanan, bidan desa datang ke lokasi dan langsung menanganinya. &quot;Setelah proses persalinan selesai, ibu dan anak selamat, warga langsung membawa Yati dan bayinya menggunakan tandu yang terbuat dari kain sarung dipikul menggunakan bambu,&quot; papar Yana.
Yana mengimbau kepada masyarakat yang memerlukan pertolongan medis untuk berkoordinasi aktif dengan pihak puskesmas agar kejadian serupa tidak lagi.</description><content:encoded>PANGANDARAN - Seorang ibu hamil, Yati (28), warga Dusun Desa, Desa Bojongkondang, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat melahirkan di perjalanan saat menuju Pos Kesehatan Desa (Poskesdes).
Kejadian tersebut sempat di-posting di media sosial facebook dan direspons berbagai komentar dari netizen.
Kepala Puskesmas Kecamatan Langkaplancar, Yana Taryana mengatakan, jarak dari rumah Yati ke Poskesdes sekitar 4 kilometer dan kondisi jalan yang dilalui sangat terjal.
&quot;Yati merasakan mules tanda mau melahirkan sejak pukul 05.30 WIB, setelah itu pihak keluarga menyepakati untuk melahirkan di Poskesdes menggunakan motor,&quot; kata Yana.
Belum juga sampai ke tujuan, baru ditempuh sekira 1,5 kilometer dari rumahnya, rasa mules yang dialami Yati semakin tinggi, sehingga berhenti di tepi jalan.
&quot;Beruntung saat menuju ke Poskesdes Yati didampingi seorang paraji atau dukun anak di perkampungan, sehingga proses kelahiran dibantu oleh paraji dan proses persalinan terjadi pada pukul 08.00 WIB,&quot; tuturnya.
Setelah bayi lahir di perjalanan, bidan desa datang ke lokasi dan langsung menanganinya. &quot;Setelah proses persalinan selesai, ibu dan anak selamat, warga langsung membawa Yati dan bayinya menggunakan tandu yang terbuat dari kain sarung dipikul menggunakan bambu,&quot; papar Yana.
Yana mengimbau kepada masyarakat yang memerlukan pertolongan medis untuk berkoordinasi aktif dengan pihak puskesmas agar kejadian serupa tidak lagi.</content:encoded></item></channel></rss>
