<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peristiwa 6 Oktober: Wafatnya Ade Irma Suryani Nasution hingga Pembunuhan Presiden Mesir</title><description>Banyak kisah dan cerita yang terjadi pada 6 Oktober. Ada yang meninggalkan suka maupun duka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/06/337/2113400/peristiwa-6-oktober-wafatnya-ade-irma-suryani-nasution-hingga-pembunuhan-presiden-mesir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/06/337/2113400/peristiwa-6-oktober-wafatnya-ade-irma-suryani-nasution-hingga-pembunuhan-presiden-mesir"/><item><title>Peristiwa 6 Oktober: Wafatnya Ade Irma Suryani Nasution hingga Pembunuhan Presiden Mesir</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/06/337/2113400/peristiwa-6-oktober-wafatnya-ade-irma-suryani-nasution-hingga-pembunuhan-presiden-mesir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/06/337/2113400/peristiwa-6-oktober-wafatnya-ade-irma-suryani-nasution-hingga-pembunuhan-presiden-mesir</guid><pubDate>Minggu 06 Oktober 2019 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/06/337/2113400/peristiwa-6-oktober-wafatnya-ade-irma-suryani-nasution-hingga-pembunuhan-presiden-mesir-XGg2CFfB5M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ade Irma Suryani (Foto: Wikipedia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/06/337/2113400/peristiwa-6-oktober-wafatnya-ade-irma-suryani-nasution-hingga-pembunuhan-presiden-mesir-XGg2CFfB5M.jpg</image><title>Ade Irma Suryani (Foto: Wikipedia)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Banyak kisah dan cerita yang terjadi pada 6 Oktober. Ada yang meninggalkan suka maupun duka. Salah satu peristiwa yang teringat pada pada hari ke 279 dalam hari gregorian itu adalah seorang putri bungsu Jenderal Besar Dr. Abdul Harris Nasution, Ade Irma Suryani Nasution tewas terbunuh pada 1965.
Di tanggal yang sama, Presiden Mesir, Anwar Sadat juga dibunuh pada 1981. Berikut ini Okezone paparkan, sebagaimana dikutip dari Wikipedia.org, Minggu (6/10/2019):
1944 - Perang Dunia II: Berawalnya Pertempuran Debrecen.
1965 -  Ade Irma Suryani Nasution, peristiwa Gerakan 1 Oktober (1960)
Ade Irma Suryani Nasution (lahir 19 Februari 1960 &amp;ndash; meninggal 6 Oktober 1965 pada umur 5 tahun) adalah putri bungsu Jenderal Besar Dr. Abdul Harris Nasution.
Ade terbunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September yang berusaha untuk menculik Jenderal Besar Dr. Abdul Harris Nasution. Ade yang berumur 5 tahun tertembak ketika berusaha menjadi tameng ayahandanya.

Baca Juga: Peristiwa 15 September: Kelahiran Panggeran Harry hingga Wafatnya Habib Munzir
1973 - Suriah dan Mesir menyerbu Israel secara tiba-tiba, menandakan dimulainya Perang Yom Kippur.
1976 - PM baru, Hua Guofeng memerintahkan penangkapan terhadap Kelompok Empat dan rekan-rekannya, sehingga mengakhiri Revolusi Kebudayaan di Republik Rakyat Tiongkok.1976 - Terbunuhnya para aktivis mahasiswa yang memprotes kembalinya  mantan diktator Thanom Kittikachorn di Universitas Thammasat Bangkok,  Kerajaan Thai oleh koalisi paramiliter sayap kanan dan pasukan  pemerintah, sekaligus menyebabkan kembalinya militer sebagai penguasa.
1981 - Presiden Mesir, Anwar Sadat dibunuh.
Anwar Sadat ialah seorang tentara dan politikus Mesir. Ia menjabat  sebagai Presiden ketiga Mesir pada periode 15 Oktober 1970 hingga  terbunuhnya pada 6 Oktober 1981. Pada 6 Oktober 1981, Presiden Anwar  Sadat tewas ditembak dalam sebuah parade militer oleh anggota tentara  anggota Jihad Islam.
Ini merupakan organisasi muslim Mesir berhaluan keras yang menentang  perjanjian damai Mesir dengan Israel. Tindakan represif anggota Jihad  Islam terlihat dalam peristiwa September. Anwar Sadat kemudian  digantikan oleh Wakil Presiden Hosni Mubarak. Oleh dunia Barat ia  dianggap sebagai orang yang sangat berpengaruh di Mesir dan di Timur  Tengah dalam sejarah modern.
1998 - Majalah TEMPO kembali beredar setelah dibredel pemerintah Orde Baru selama 4 tahun.
2010 - Permainan Cut the Rope versi HD untuk iPad dirilis.
2010 - Instagram resmi dirilis.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Banyak kisah dan cerita yang terjadi pada 6 Oktober. Ada yang meninggalkan suka maupun duka. Salah satu peristiwa yang teringat pada pada hari ke 279 dalam hari gregorian itu adalah seorang putri bungsu Jenderal Besar Dr. Abdul Harris Nasution, Ade Irma Suryani Nasution tewas terbunuh pada 1965.
Di tanggal yang sama, Presiden Mesir, Anwar Sadat juga dibunuh pada 1981. Berikut ini Okezone paparkan, sebagaimana dikutip dari Wikipedia.org, Minggu (6/10/2019):
1944 - Perang Dunia II: Berawalnya Pertempuran Debrecen.
1965 -  Ade Irma Suryani Nasution, peristiwa Gerakan 1 Oktober (1960)
Ade Irma Suryani Nasution (lahir 19 Februari 1960 &amp;ndash; meninggal 6 Oktober 1965 pada umur 5 tahun) adalah putri bungsu Jenderal Besar Dr. Abdul Harris Nasution.
Ade terbunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September yang berusaha untuk menculik Jenderal Besar Dr. Abdul Harris Nasution. Ade yang berumur 5 tahun tertembak ketika berusaha menjadi tameng ayahandanya.

Baca Juga: Peristiwa 15 September: Kelahiran Panggeran Harry hingga Wafatnya Habib Munzir
1973 - Suriah dan Mesir menyerbu Israel secara tiba-tiba, menandakan dimulainya Perang Yom Kippur.
1976 - PM baru, Hua Guofeng memerintahkan penangkapan terhadap Kelompok Empat dan rekan-rekannya, sehingga mengakhiri Revolusi Kebudayaan di Republik Rakyat Tiongkok.1976 - Terbunuhnya para aktivis mahasiswa yang memprotes kembalinya  mantan diktator Thanom Kittikachorn di Universitas Thammasat Bangkok,  Kerajaan Thai oleh koalisi paramiliter sayap kanan dan pasukan  pemerintah, sekaligus menyebabkan kembalinya militer sebagai penguasa.
1981 - Presiden Mesir, Anwar Sadat dibunuh.
Anwar Sadat ialah seorang tentara dan politikus Mesir. Ia menjabat  sebagai Presiden ketiga Mesir pada periode 15 Oktober 1970 hingga  terbunuhnya pada 6 Oktober 1981. Pada 6 Oktober 1981, Presiden Anwar  Sadat tewas ditembak dalam sebuah parade militer oleh anggota tentara  anggota Jihad Islam.
Ini merupakan organisasi muslim Mesir berhaluan keras yang menentang  perjanjian damai Mesir dengan Israel. Tindakan represif anggota Jihad  Islam terlihat dalam peristiwa September. Anwar Sadat kemudian  digantikan oleh Wakil Presiden Hosni Mubarak. Oleh dunia Barat ia  dianggap sebagai orang yang sangat berpengaruh di Mesir dan di Timur  Tengah dalam sejarah modern.
1998 - Majalah TEMPO kembali beredar setelah dibredel pemerintah Orde Baru selama 4 tahun.
2010 - Permainan Cut the Rope versi HD untuk iPad dirilis.
2010 - Instagram resmi dirilis.</content:encoded></item></channel></rss>
