<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Riau Kembali Diserang Kebakaran Hutan, Warga Was-Was</title><description>Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menlanda sejumlah daerah di Riau. Sebelumnya, Riau dalam beberapa hari ini 'bebas' asap.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/07/340/2113832/riau-kembali-diserang-kebakaran-hutan-warga-was-was</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/07/340/2113832/riau-kembali-diserang-kebakaran-hutan-warga-was-was"/><item><title>Riau Kembali Diserang Kebakaran Hutan, Warga Was-Was</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/07/340/2113832/riau-kembali-diserang-kebakaran-hutan-warga-was-was</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/07/340/2113832/riau-kembali-diserang-kebakaran-hutan-warga-was-was</guid><pubDate>Senin 07 Oktober 2019 14:16 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/07/340/2113832/riau-kembali-diserang-kebakaran-hutan-warga-was-was-XS0nlNdpVt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/07/340/2113832/riau-kembali-diserang-kebakaran-hutan-warga-was-was-XS0nlNdpVt.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menlanda sejumlah daerah di Riau. Sebelumnya, Riau dalam beberapa hari ini 'bebas' asap.

Untuk penanggulangan kebakaran, Satgas Karhuta Riau mengerahkan dua unit helikopter. Dua helikopter tersebut melakukan operasi water (bom air) di dua wilayah yakni Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.

&quot;Hari ini kita mengerahkan dua helikopter untuk penanggulangan kebakaran,&quot; kata Wakil Komandan Satgas Karhutla Riau, Edwar Sanger kepada Okezone Senin (7/10/2019).



Helikopter tersebut melakukan operasi water bombing di daerah Tambang Kabupaten Kampar dan di Jalan Riau Ujung Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. Selain pemadaman via udara, sejumlah personel gabungan Satgas Darat Penanggulangan Karhutla juga berjibaku melakukan pemadaman.

&quot;Tim udara dan darat masih terus bekerja agar kebakaran tidak meluas,&quot; imbuh Edwar, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat hari ini terdeteksi 28 titik panas (hot spot) di Riau. Titik panas tersebar di sembilan wilayah di Bumi Lancang Kuning.

&quot;Titik panas terbayak ditemukan di Kabupaten Pelalawan dengan jumlah tujuh titik dan Kabupaten Inhu dengan jumlah enam titik,&quot;ucap Mia Vadila, Prakirawan BMKG Pekanbaru.

Selain itu titk panas lainnya tersebar di Kabupaten Bengkalis empat  titik, Kampar tiga titik. Kabupaten Rohil Inhil dan Pekanbaru masing  masing dua titik. Kabupaten Siak dan Kuansing masing masing 1 titik.

&quot;Kondisi udara Pekanbaru  kabur. Artinya partikel uap air  tercampur  oleh asap. Dilihat dari adanya titik panas yang terdeteksi di daerah  Pekanbaru,&quot; imbuhnya

Sementara itu, Unik Susanti warga Datuk Tunggul Kecamatan Panam  Pekanbaru mengaku khawatir dengan kondisi kebakaran yang mulai terjadi  lagi.

&quot;Bau asap sangat terasa pagi tadi. Kita khawatir karena baru seminggu  ini merasakan udara segar, tapi sekarang asap sudah mulai muncul lagi,&quot;  ketusnya.

</description><content:encoded>PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menlanda sejumlah daerah di Riau. Sebelumnya, Riau dalam beberapa hari ini 'bebas' asap.

Untuk penanggulangan kebakaran, Satgas Karhuta Riau mengerahkan dua unit helikopter. Dua helikopter tersebut melakukan operasi water (bom air) di dua wilayah yakni Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.

&quot;Hari ini kita mengerahkan dua helikopter untuk penanggulangan kebakaran,&quot; kata Wakil Komandan Satgas Karhutla Riau, Edwar Sanger kepada Okezone Senin (7/10/2019).



Helikopter tersebut melakukan operasi water bombing di daerah Tambang Kabupaten Kampar dan di Jalan Riau Ujung Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. Selain pemadaman via udara, sejumlah personel gabungan Satgas Darat Penanggulangan Karhutla juga berjibaku melakukan pemadaman.

&quot;Tim udara dan darat masih terus bekerja agar kebakaran tidak meluas,&quot; imbuh Edwar, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat hari ini terdeteksi 28 titik panas (hot spot) di Riau. Titik panas tersebar di sembilan wilayah di Bumi Lancang Kuning.

&quot;Titik panas terbayak ditemukan di Kabupaten Pelalawan dengan jumlah tujuh titik dan Kabupaten Inhu dengan jumlah enam titik,&quot;ucap Mia Vadila, Prakirawan BMKG Pekanbaru.

Selain itu titk panas lainnya tersebar di Kabupaten Bengkalis empat  titik, Kampar tiga titik. Kabupaten Rohil Inhil dan Pekanbaru masing  masing dua titik. Kabupaten Siak dan Kuansing masing masing 1 titik.

&quot;Kondisi udara Pekanbaru  kabur. Artinya partikel uap air  tercampur  oleh asap. Dilihat dari adanya titik panas yang terdeteksi di daerah  Pekanbaru,&quot; imbuhnya

Sementara itu, Unik Susanti warga Datuk Tunggul Kecamatan Panam  Pekanbaru mengaku khawatir dengan kondisi kebakaran yang mulai terjadi  lagi.

&quot;Bau asap sangat terasa pagi tadi. Kita khawatir karena baru seminggu  ini merasakan udara segar, tapi sekarang asap sudah mulai muncul lagi,&quot;  ketusnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
