<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Pantau Program Penanganan Bencana Alam dan Kerusuhan Wamena</title><description>Presiden Jokowi memantau langsung jalannya penanganan bencana alam yang terjadi di berbagai daerah hingga kerusuhan Wamena.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/08/337/2114218/jokowi-pantau-program-penanganan-bencana-alam-dan-kerusuhan-wamena</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/08/337/2114218/jokowi-pantau-program-penanganan-bencana-alam-dan-kerusuhan-wamena"/><item><title>Jokowi Pantau Program Penanganan Bencana Alam dan Kerusuhan Wamena</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/08/337/2114218/jokowi-pantau-program-penanganan-bencana-alam-dan-kerusuhan-wamena</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/08/337/2114218/jokowi-pantau-program-penanganan-bencana-alam-dan-kerusuhan-wamena</guid><pubDate>Selasa 08 Oktober 2019 13:02 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/08/337/2114218/jokowi-pantau-program-penanganan-bencana-alam-dan-kerusuhan-wamena-tkvHLtZLVr.png" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Dok Okezone.com/Bramantyo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/08/337/2114218/jokowi-pantau-program-penanganan-bencana-alam-dan-kerusuhan-wamena-tkvHLtZLVr.png</image><title>Presiden Jokowi. (Dok Okezone.com/Bramantyo)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) memantau langsung jalannya penanganan bencana alam yang terjadi di berbagai daerah hingga kerusuhan Wamena, Jayawijaya, Papua beberapa waktu lalu.
Ia pun memanggil Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo guna melihat progres penanganan bencana yang telah dilakukan pemerintah.
&quot;Kami dipanggil Presiden untuk laporan progres penanganan bencana alam. Kami tadi laporkan mulai dari ujung timur, Wamena. Penanganan Wamena, Maluku, sampai dengan progres di Palu yang kemarin ditinjau Wapres dan Kepala BNPB,&quot; ujar Basuki di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (8/10/2019).
Basuki menerangkan, para pendatang di Wamena banyak yang mengungsi di Jayapura, Papua, dan memilih tidak pulang ke kampung halamannya. Ia pun memastikan Kementerian PUPR sudah mengirim tim dalam jumlah besar agar penanganan pascakerusuhan itu bisa segera diselesaikan.

&quot;Pertama kami akan kerjasama dengan Zeni TNI seperti halnya kami tangani perbatasan dan bencana lain. Kami kerjasama dengan TNI supaya lebih cepat. Ada 10 kantor pemerintah yang rusak berat, seperti kantor Badan Pengelola Keuangan, Rektorat, Diskominfo, Satpol PP, BLH, PLN, dan Dishub. Itu rusak berat,&quot; ujarnya.
Sementara terdapat 34 bangunan rusak ringan dengan rincian 8 kantor dan 26 bangunan sarana pendidikan lainnya. Selain itu, terdapat 450 rumah toko (ruko) yang dibakar dan 165 rumah warga.
&quot;Semua oleh Kapuspen akan ditangani. Termasuk rumah akan ditangani Kementerian PUPR, pelaksanaan dengan material lokal, pengusaha lokal, dan pelaksanaan dibantu oleh TNI. Saat ini mulai pembersihan, dan saat ini kita tahu bahwa Panglima TNI, Kapolri, dan Menko Polhukam, Dirjen kami juga ada di Wamena untuk tindak lanjut. Saat ini sudah mulai ditangani,&quot; ucap dia.Basuki menargetkan secepatnya penanganan kerusuhan di Wamena itu.  Menurut dia, banyak rumah rusak karena dibakar di bagian atapnya.

&quot;Untuk Maluku, Pak Doni akan detail. Kami ditugaskan untuk tangani  kerusakan. termasuk Jayapura ada beberapa gedung pemerintah dan rumah  rusak,&quot; katanya.
Basuki menambahkan, gempa dan tsunami Palu terdapat 101 ribu rumah  warga yang mengalami kerusakan. Pemerintah juga memberikan bantuan  berupa uang Rp50 juta kepada warga yang rumahnya mengalami rusak berat.

Baca Juga : Mengintip Pembangunan Rumah di Palu Pasca-Gempa dan Tsunami
&quot;Dari Kemenkeu laporkan ada anggaran cukup untuk dukung program  rehabilitasi pascabencana baik bencana sosial atau alam,&quot; tuturnya.
(erh)
Baca Juga : Wagub Sulteng: Korban Gempa &amp;amp; Tsunami Palu Butuh Hunian Tetap</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) memantau langsung jalannya penanganan bencana alam yang terjadi di berbagai daerah hingga kerusuhan Wamena, Jayawijaya, Papua beberapa waktu lalu.
Ia pun memanggil Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo guna melihat progres penanganan bencana yang telah dilakukan pemerintah.
&quot;Kami dipanggil Presiden untuk laporan progres penanganan bencana alam. Kami tadi laporkan mulai dari ujung timur, Wamena. Penanganan Wamena, Maluku, sampai dengan progres di Palu yang kemarin ditinjau Wapres dan Kepala BNPB,&quot; ujar Basuki di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (8/10/2019).
Basuki menerangkan, para pendatang di Wamena banyak yang mengungsi di Jayapura, Papua, dan memilih tidak pulang ke kampung halamannya. Ia pun memastikan Kementerian PUPR sudah mengirim tim dalam jumlah besar agar penanganan pascakerusuhan itu bisa segera diselesaikan.

&quot;Pertama kami akan kerjasama dengan Zeni TNI seperti halnya kami tangani perbatasan dan bencana lain. Kami kerjasama dengan TNI supaya lebih cepat. Ada 10 kantor pemerintah yang rusak berat, seperti kantor Badan Pengelola Keuangan, Rektorat, Diskominfo, Satpol PP, BLH, PLN, dan Dishub. Itu rusak berat,&quot; ujarnya.
Sementara terdapat 34 bangunan rusak ringan dengan rincian 8 kantor dan 26 bangunan sarana pendidikan lainnya. Selain itu, terdapat 450 rumah toko (ruko) yang dibakar dan 165 rumah warga.
&quot;Semua oleh Kapuspen akan ditangani. Termasuk rumah akan ditangani Kementerian PUPR, pelaksanaan dengan material lokal, pengusaha lokal, dan pelaksanaan dibantu oleh TNI. Saat ini mulai pembersihan, dan saat ini kita tahu bahwa Panglima TNI, Kapolri, dan Menko Polhukam, Dirjen kami juga ada di Wamena untuk tindak lanjut. Saat ini sudah mulai ditangani,&quot; ucap dia.Basuki menargetkan secepatnya penanganan kerusuhan di Wamena itu.  Menurut dia, banyak rumah rusak karena dibakar di bagian atapnya.

&quot;Untuk Maluku, Pak Doni akan detail. Kami ditugaskan untuk tangani  kerusakan. termasuk Jayapura ada beberapa gedung pemerintah dan rumah  rusak,&quot; katanya.
Basuki menambahkan, gempa dan tsunami Palu terdapat 101 ribu rumah  warga yang mengalami kerusakan. Pemerintah juga memberikan bantuan  berupa uang Rp50 juta kepada warga yang rumahnya mengalami rusak berat.

Baca Juga : Mengintip Pembangunan Rumah di Palu Pasca-Gempa dan Tsunami
&quot;Dari Kemenkeu laporkan ada anggaran cukup untuk dukung program  rehabilitasi pascabencana baik bencana sosial atau alam,&quot; tuturnya.
(erh)
Baca Juga : Wagub Sulteng: Korban Gempa &amp;amp; Tsunami Palu Butuh Hunian Tetap</content:encoded></item></channel></rss>
