<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pria Ini Gunduli Istri karena Temukan Rambut saat Sarapan</title><description>Kelompok-kelompok hak asasi manusia memperingatkan bahwa kekerasan terhadap perempuan meningkat di Bangladesh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/09/18/2114736/pria-ini-gunduli-istri-karena-temukan-rambut-saat-sarapan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/09/18/2114736/pria-ini-gunduli-istri-karena-temukan-rambut-saat-sarapan"/><item><title>Pria Ini Gunduli Istri karena Temukan Rambut saat Sarapan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/09/18/2114736/pria-ini-gunduli-istri-karena-temukan-rambut-saat-sarapan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/09/18/2114736/pria-ini-gunduli-istri-karena-temukan-rambut-saat-sarapan</guid><pubDate>Rabu 09 Oktober 2019 21:07 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/09/18/2114736/pria-ini-gunduli-istri-karena-temukan-rambut-saat-sarapan-TWvHgj24Rq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Foto/Shutter Stock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/09/18/2114736/pria-ini-gunduli-istri-karena-temukan-rambut-saat-sarapan-TWvHgj24Rq.jpg</image><title>Ilustrasi Foto/Shutter Stock</title></images><description>DHAKA - Seorang warga Bangladesh menggunduli istrinya setelah menemukan rambut saat menyantap sarapan.
Polisi yang mendapat laporan dari warga desa langsung menuju desa dan menangkap Bablu Mondal (35).
&quot;Dia menemukan rambut manusia saat sarapan nasi dan susu yang disiapkan istri untuknya,&quot; kata kepala polisi setempat Shahriar Khan mengutip AFP, Rabu (9/10/2019).
Polisi mengatakan Bablu langsung marah saat melihat rambut dan menyalahkan istrinya. &amp;ldquo;Dia kemudian mengambil pisau menggunduli istrinya,&quot; katanya.
Khan mengatakan Bablu terancam hukuman maksimum 14 tahun penjara, karena &quot;membuat marah kesederhanaan&quot; dari istrinya yang berusia 23 tahun.
Baca juga:&amp;nbsp;Pengadilan Bangladesh Perintahkan Kata &quot;Perawan&quot; Dihapus dari Sertifikat Pernikahan
Baca juga:&amp;nbsp;Nusrat Jahan Rafi: Remaja yang Dibakar sampai Mati karena Melaporkan Pelecehan Seksual
Kelompok-kelompok hak asasi manusia memperingatkan bahwa kekerasan terhadap perempuan meningkat di negara Muslim yang konservatif itu.
Aktivis mengatakan insiden tersebut menyoroti meningkatnya penindasan terhadap perempuan di Bangladesh meskipun ada undang-undang untuk melindungi mereka dari pelecehan dan kekerasan seksual.
Menurut kelompok HAM setempat, Ain o Salish Kendra, rata-rata ada tiga perkosaan sehari dalam enam bulan pertama tahun ini.
Organisasi itu mengatakan bahwa 630 wanita yang diperkosa antara Januari dan Juni, 37 tewas setelah serangan itu sementara tujuh lainnya bunuh diri.
Pada bulan April, protes besar-besaran meletus setelah anak sekolah berusia 19 tahun dibakar hingga mati atas perintah kepala sekolahnya setelah dia melaporkan kepala sekolah karena melecehkannya secara seksual.</description><content:encoded>DHAKA - Seorang warga Bangladesh menggunduli istrinya setelah menemukan rambut saat menyantap sarapan.
Polisi yang mendapat laporan dari warga desa langsung menuju desa dan menangkap Bablu Mondal (35).
&quot;Dia menemukan rambut manusia saat sarapan nasi dan susu yang disiapkan istri untuknya,&quot; kata kepala polisi setempat Shahriar Khan mengutip AFP, Rabu (9/10/2019).
Polisi mengatakan Bablu langsung marah saat melihat rambut dan menyalahkan istrinya. &amp;ldquo;Dia kemudian mengambil pisau menggunduli istrinya,&quot; katanya.
Khan mengatakan Bablu terancam hukuman maksimum 14 tahun penjara, karena &quot;membuat marah kesederhanaan&quot; dari istrinya yang berusia 23 tahun.
Baca juga:&amp;nbsp;Pengadilan Bangladesh Perintahkan Kata &quot;Perawan&quot; Dihapus dari Sertifikat Pernikahan
Baca juga:&amp;nbsp;Nusrat Jahan Rafi: Remaja yang Dibakar sampai Mati karena Melaporkan Pelecehan Seksual
Kelompok-kelompok hak asasi manusia memperingatkan bahwa kekerasan terhadap perempuan meningkat di negara Muslim yang konservatif itu.
Aktivis mengatakan insiden tersebut menyoroti meningkatnya penindasan terhadap perempuan di Bangladesh meskipun ada undang-undang untuk melindungi mereka dari pelecehan dan kekerasan seksual.
Menurut kelompok HAM setempat, Ain o Salish Kendra, rata-rata ada tiga perkosaan sehari dalam enam bulan pertama tahun ini.
Organisasi itu mengatakan bahwa 630 wanita yang diperkosa antara Januari dan Juni, 37 tewas setelah serangan itu sementara tujuh lainnya bunuh diri.
Pada bulan April, protes besar-besaran meletus setelah anak sekolah berusia 19 tahun dibakar hingga mati atas perintah kepala sekolahnya setelah dia melaporkan kepala sekolah karena melecehkannya secara seksual.</content:encoded></item></channel></rss>
