<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gerindra Diisukan Bakal Masuk Ke Kabinet Jokowi, Ini Kata NasDem   </title><description>Isu Partai Gerindra masuk dalam kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Ma&amp;rsquo;ruf Amin semakin menguat.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/09/337/2114788/gerindra-diisukan-bakal-masuk-ke-kabinet-jokowi-ini-kata-nasdem</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/09/337/2114788/gerindra-diisukan-bakal-masuk-ke-kabinet-jokowi-ini-kata-nasdem"/><item><title> Gerindra Diisukan Bakal Masuk Ke Kabinet Jokowi, Ini Kata NasDem   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/09/337/2114788/gerindra-diisukan-bakal-masuk-ke-kabinet-jokowi-ini-kata-nasdem</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/09/337/2114788/gerindra-diisukan-bakal-masuk-ke-kabinet-jokowi-ini-kata-nasdem</guid><pubDate>Rabu 09 Oktober 2019 15:36 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/09/337/2114788/gerindra-diisukan-bakal-masuk-ke-kabinet-jokowi-ini-kata-nasdem-fAaUyslZvN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Politisi NasDem, Irma (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/09/337/2114788/gerindra-diisukan-bakal-masuk-ke-kabinet-jokowi-ini-kata-nasdem-fAaUyslZvN.jpg</image><title>Politisi NasDem, Irma (foto: Okezone)</title></images><description>

JAKARTA - Isu Partai Gerindra masuk dalam kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Ma&amp;rsquo;ruf Amin semakin menguat. Apalagi partai Gerindra sendiri sudah menyiapkan kadernya jika diminta untuk masuk ke dalam kabinet Jokowi periode keduanya.

Merespon hal itu, Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago menilai, masuknya Gerindra ke kabinet Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf akan mengurangi oposisi yang mengawal pemerintahan ke depan.

&amp;ldquo;Pemerintahan yang baik itu, harus didampingi oposisi kontruktif dan solutif. Sebagai check and balance, kalau semua di dalam pemerintah siapa dong yang melakukan kontrol?,&amp;rdquo; ucap Irma kepada Okezone, Rabu (9/10/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Beri 14 Program ke Jokowi, Demokrat Siap jika AHY Masuk Kabinet Kerja
Meskipun jika nantinya Gerindra bergabung menjadi bagian dari Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf masih ada anggota DPR yang akan mengawasi jalannya pemerintahan. Namun saja menurut Irma tak elok hampir seluruh partai menjadi bagian dan tak ada yang menjadi oposisi.

&amp;ldquo;Memang anggota DPR atau caleg di parlemen itu punya fungsi kontrol, tetapi kita kan tau, bahwa mereka itu kepanjangtanganan partai politik. Sikap politik mereka bisa dibilang 90% adalah sikap partai,&amp;rdquo; tegas Irma.
&amp;nbsp;Baca juga: Kementerian &quot;Basah&quot; Jadi Rebutan Parpol, Ini Alasannya
Meski demikian Irma tak menegaskan secara rinci apakah partainya bakal menerima kehadirian Gerindra menjadi bagian dari pemerintahan.

Dia hanya mengingatkan untuk menjadi menteri dan notabennya adalah sebagai pembantu Presiden harus memiliki sikap yang bermartabat dan bermoral.

&amp;ldquo;Indonesia butuh orang-orang yang bermartabat dan bermoral sebagai pembantu presiden,&amp;rdquo; tukas Irma.
</description><content:encoded>

JAKARTA - Isu Partai Gerindra masuk dalam kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Ma&amp;rsquo;ruf Amin semakin menguat. Apalagi partai Gerindra sendiri sudah menyiapkan kadernya jika diminta untuk masuk ke dalam kabinet Jokowi periode keduanya.

Merespon hal itu, Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago menilai, masuknya Gerindra ke kabinet Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf akan mengurangi oposisi yang mengawal pemerintahan ke depan.

&amp;ldquo;Pemerintahan yang baik itu, harus didampingi oposisi kontruktif dan solutif. Sebagai check and balance, kalau semua di dalam pemerintah siapa dong yang melakukan kontrol?,&amp;rdquo; ucap Irma kepada Okezone, Rabu (9/10/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Beri 14 Program ke Jokowi, Demokrat Siap jika AHY Masuk Kabinet Kerja
Meskipun jika nantinya Gerindra bergabung menjadi bagian dari Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf masih ada anggota DPR yang akan mengawasi jalannya pemerintahan. Namun saja menurut Irma tak elok hampir seluruh partai menjadi bagian dan tak ada yang menjadi oposisi.

&amp;ldquo;Memang anggota DPR atau caleg di parlemen itu punya fungsi kontrol, tetapi kita kan tau, bahwa mereka itu kepanjangtanganan partai politik. Sikap politik mereka bisa dibilang 90% adalah sikap partai,&amp;rdquo; tegas Irma.
&amp;nbsp;Baca juga: Kementerian &quot;Basah&quot; Jadi Rebutan Parpol, Ini Alasannya
Meski demikian Irma tak menegaskan secara rinci apakah partainya bakal menerima kehadirian Gerindra menjadi bagian dari pemerintahan.

Dia hanya mengingatkan untuk menjadi menteri dan notabennya adalah sebagai pembantu Presiden harus memiliki sikap yang bermartabat dan bermoral.

&amp;ldquo;Indonesia butuh orang-orang yang bermartabat dan bermoral sebagai pembantu presiden,&amp;rdquo; tukas Irma.
</content:encoded></item></channel></rss>
