<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bupati Pandeglang Minta Maaf Atas Insiden Penusukan Wiranto</title><description>Mohon maaf, ini kami sedikit kecolongan dan mudah-mudahan kejadian ini tidak terulang kembali.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/10/337/2115450/bupati-pandeglang-minta-maaf-atas-insiden-penusukan-wiranto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/10/337/2115450/bupati-pandeglang-minta-maaf-atas-insiden-penusukan-wiranto"/><item><title>Bupati Pandeglang Minta Maaf Atas Insiden Penusukan Wiranto</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/10/337/2115450/bupati-pandeglang-minta-maaf-atas-insiden-penusukan-wiranto</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/10/337/2115450/bupati-pandeglang-minta-maaf-atas-insiden-penusukan-wiranto</guid><pubDate>Kamis 10 Oktober 2019 21:48 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/10/337/2115450/bupati-pandeglang-minta-maaf-atas-insiden-penusukan-wiranto-Wpzcp9bBFa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bupati Pandeglang Irna Nurlita menjenguk Wiranto di RSPAD (Foto : Okezone.com/Rizky)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/10/337/2115450/bupati-pandeglang-minta-maaf-atas-insiden-penusukan-wiranto-Wpzcp9bBFa.jpg</image><title>Bupati Pandeglang Irna Nurlita menjenguk Wiranto di RSPAD (Foto : Okezone.com/Rizky)</title></images><description>JAKARTA - Bupati Pandeglang Irna Nurlita mengaku salah dan kecolongan atas peristiwa ditusuknya Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Kemanan (Menkopolhukam) Wiranto saat kunjungan kerja di Pandeglang, Banten.

&quot;Mohon maaf, ini kami sedikit kecolongan dan mudah-mudahan kejadian ini tidak terulang kembali dan kami akan terus melakukan sosialisasi, edukasi, agar anak-anak kami tidak terpapar dengan paham paham radikal,&quot; kata Irna di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019).



Irna menyatakan pihaknya segera mengumpulkan semua aparatur pemerintah dibawahnya untuk berkoordinasi agar tamu yang masuk ke Pandeglang bisa diperketat.

&quot;Kami akan rapatkan besok dengan camat, kepala desa, agar lebih selektif untuk menerima tamu-tamu yang dari luar Pandeglang tujuannya apa, maksud tujuannya apa tinggal di sana. Sumber penghasilan dari mana, profesinya sebagai apa, sehingga kami tidak kecolongan seperti ini lagi,&quot; tuturnya.

Di samping itu, kata dia, pemerintah daerah Pandeglang juga akan selalu membina masyarakat agar tidak mudah terpapar paham radikal.

&quot;Tentunya kami akan berusaha dan melakukan edukasi dan silaturahmi dengan ibu-ibu muda, majelis taklim, pesantren, anak-anak sekolah di setiap apel Senin. Dan kami akan terus melakukan yang terbaik agar tidak terulang kembali dan untuk keamanan diperketat lagi,&quot; ucapnya.

Baca Juga : Wiranto Ditusuk, Presiden Wajibkan Pejabat Negara Gunakan Pengawalan
Baca Juga : Wiranto Rampung Jalani Operasi Selama 3 Jam

Irna juga menjelaskan, kunjungan Wiranto bukan undangan dari pemerintah daerah. Pihaknya juga hadir dalam acara tersebut namun sebagai tamu.

&quot;Karena ini bukan acara kami dan saya juga undangan. Kalau saya yang mengundang kita akan koordinasi dan rapat berkali-kali dan untuk menerima tamu undangan khususnya para menteri, jadi kami tidak terlibat langsung,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bupati Pandeglang Irna Nurlita mengaku salah dan kecolongan atas peristiwa ditusuknya Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Kemanan (Menkopolhukam) Wiranto saat kunjungan kerja di Pandeglang, Banten.

&quot;Mohon maaf, ini kami sedikit kecolongan dan mudah-mudahan kejadian ini tidak terulang kembali dan kami akan terus melakukan sosialisasi, edukasi, agar anak-anak kami tidak terpapar dengan paham paham radikal,&quot; kata Irna di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019).



Irna menyatakan pihaknya segera mengumpulkan semua aparatur pemerintah dibawahnya untuk berkoordinasi agar tamu yang masuk ke Pandeglang bisa diperketat.

&quot;Kami akan rapatkan besok dengan camat, kepala desa, agar lebih selektif untuk menerima tamu-tamu yang dari luar Pandeglang tujuannya apa, maksud tujuannya apa tinggal di sana. Sumber penghasilan dari mana, profesinya sebagai apa, sehingga kami tidak kecolongan seperti ini lagi,&quot; tuturnya.

Di samping itu, kata dia, pemerintah daerah Pandeglang juga akan selalu membina masyarakat agar tidak mudah terpapar paham radikal.

&quot;Tentunya kami akan berusaha dan melakukan edukasi dan silaturahmi dengan ibu-ibu muda, majelis taklim, pesantren, anak-anak sekolah di setiap apel Senin. Dan kami akan terus melakukan yang terbaik agar tidak terulang kembali dan untuk keamanan diperketat lagi,&quot; ucapnya.

Baca Juga : Wiranto Ditusuk, Presiden Wajibkan Pejabat Negara Gunakan Pengawalan
Baca Juga : Wiranto Rampung Jalani Operasi Selama 3 Jam

Irna juga menjelaskan, kunjungan Wiranto bukan undangan dari pemerintah daerah. Pihaknya juga hadir dalam acara tersebut namun sebagai tamu.

&quot;Karena ini bukan acara kami dan saya juga undangan. Kalau saya yang mengundang kita akan koordinasi dan rapat berkali-kali dan untuk menerima tamu undangan khususnya para menteri, jadi kami tidak terlibat langsung,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
