<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pengamanan Menteri Diperketat, Menhan: Ah Saya Sih Enggak Perlu   </title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk memberikan pengamanan ekstra.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/10/337/2115458/pengamanan-menteri-diperketat-menhan-ah-saya-sih-enggak-perlu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/10/337/2115458/pengamanan-menteri-diperketat-menhan-ah-saya-sih-enggak-perlu"/><item><title> Pengamanan Menteri Diperketat, Menhan: Ah Saya Sih Enggak Perlu   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/10/337/2115458/pengamanan-menteri-diperketat-menhan-ah-saya-sih-enggak-perlu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/10/337/2115458/pengamanan-menteri-diperketat-menhan-ah-saya-sih-enggak-perlu</guid><pubDate>Kamis 10 Oktober 2019 22:16 WIB</pubDate><dc:creator>Edy Siswanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/10/337/2115458/pengamanan-menteri-diperketat-menhan-ah-saya-sih-enggak-perlu-hXZiaunxIv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhan, Ryimizard (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/10/337/2115458/pengamanan-menteri-diperketat-menhan-ah-saya-sih-enggak-perlu-hXZiaunxIv.jpg</image><title>Menhan, Ryimizard (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk memberikan pengamanan ekstra bagi menteri-menterinya.

Perintah tersebut sebagai respons atas kasus penusukan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto saat berkunjung ke Pandeglang, Banten.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengaku dirinya tidak memerlukan penebalan keamanan dirinya saat berdinas.

&quot;Ah saya sih enggak perlu. Mudah-mudahan aman semua enggak ada gitulah,&quot; kata Ryamizard di Rindam XVIII Cenderawasih, Jayapura, Papua, Kamis (10/10/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Jaksa Agung : Mohon Doa untuk Kesembuhan Wiranto
Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta agar Polri bersama TNI bekerja keras untuk mengusut tuntas kasus penusukan kepada Menko Polhukam Wiranto.

&quot;Tadi siang saya juga perintahkan kepada Kapolri didukung oleh TNI untuk mengusut tuntas, sekali lagi mengusut tuntas, dan menindak tegas, terhadap pelaku dan seluruh jaringan yang terkait,&quot; kata Jokowi.
&amp;nbsp;Baca juga: Kesaksian Warga saat Wiranto Ditusuk Abu Rara di Pandeglang
Jokowi menjelaskan, kondisi Mantan Pangkostrad itu dalam keadaan sadar dan akan segera menjalani operasi. Jokowi juga meminta kepada seluruh rakyat Indonesia agar mendoakan Wiranto agar kembali sehat.

Penusuk Wiranto diketahui bernama Syahril Alamsyah alias Abu Rara lahir di Medan, 24 Agustustus 1988 dengan alamat Jalan Syahrial, Tanjung Mulia Hilir, Kec. Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara.

Pelaku lainnya adalah Fitri Andriana binti Sunarto, lahir di Brebes 05 Mei 1998, Agama Islam, alamat Desa, Sitanggai Kecamatan, Karangan Kabupaten Brebes (Untuk saat ini yg bersangkutan tinggal atau ngontrak di Kampung Sawah Dsesa atau Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang).

Saat ini, kedua pelaku sudah dibawa ke Mabes Polri untuk dilakukan pemeriksaan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk memberikan pengamanan ekstra bagi menteri-menterinya.

Perintah tersebut sebagai respons atas kasus penusukan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto saat berkunjung ke Pandeglang, Banten.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengaku dirinya tidak memerlukan penebalan keamanan dirinya saat berdinas.

&quot;Ah saya sih enggak perlu. Mudah-mudahan aman semua enggak ada gitulah,&quot; kata Ryamizard di Rindam XVIII Cenderawasih, Jayapura, Papua, Kamis (10/10/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Jaksa Agung : Mohon Doa untuk Kesembuhan Wiranto
Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta agar Polri bersama TNI bekerja keras untuk mengusut tuntas kasus penusukan kepada Menko Polhukam Wiranto.

&quot;Tadi siang saya juga perintahkan kepada Kapolri didukung oleh TNI untuk mengusut tuntas, sekali lagi mengusut tuntas, dan menindak tegas, terhadap pelaku dan seluruh jaringan yang terkait,&quot; kata Jokowi.
&amp;nbsp;Baca juga: Kesaksian Warga saat Wiranto Ditusuk Abu Rara di Pandeglang
Jokowi menjelaskan, kondisi Mantan Pangkostrad itu dalam keadaan sadar dan akan segera menjalani operasi. Jokowi juga meminta kepada seluruh rakyat Indonesia agar mendoakan Wiranto agar kembali sehat.

Penusuk Wiranto diketahui bernama Syahril Alamsyah alias Abu Rara lahir di Medan, 24 Agustustus 1988 dengan alamat Jalan Syahrial, Tanjung Mulia Hilir, Kec. Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara.

Pelaku lainnya adalah Fitri Andriana binti Sunarto, lahir di Brebes 05 Mei 1998, Agama Islam, alamat Desa, Sitanggai Kecamatan, Karangan Kabupaten Brebes (Untuk saat ini yg bersangkutan tinggal atau ngontrak di Kampung Sawah Dsesa atau Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang).

Saat ini, kedua pelaku sudah dibawa ke Mabes Polri untuk dilakukan pemeriksaan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.</content:encoded></item></channel></rss>
