<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Fakta Penusukan Wiranto oleh Terduga Teroris Jaringan ISIS</title><description>Wiranto menjadi korban penyerangan serta penusukan yang dilakukan oleh sepasang suami istri (pasutri), FA (21) dan Abu Rara (31).</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/11/337/2115518/7-fakta-penusukan-wiranto-oleh-terduga-teroris-jaringan-isis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/11/337/2115518/7-fakta-penusukan-wiranto-oleh-terduga-teroris-jaringan-isis"/><item><title>7 Fakta Penusukan Wiranto oleh Terduga Teroris Jaringan ISIS</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/11/337/2115518/7-fakta-penusukan-wiranto-oleh-terduga-teroris-jaringan-isis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/11/337/2115518/7-fakta-penusukan-wiranto-oleh-terduga-teroris-jaringan-isis</guid><pubDate>Jum'at 11 Oktober 2019 08:04 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/11/337/2115518/7-fakta-penusukan-wiranto-oleh-terduga-teroris-jaringan-isis-E4rJefxDiM.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/11/337/2115518/7-fakta-penusukan-wiranto-oleh-terduga-teroris-jaringan-isis-E4rJefxDiM.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam)&amp;lrm;, Wiranto menjadi korban penyerangan serta penusukan yang dilakukan oleh sepasang suami istri (pasutri), FA (21) dan Abu Rara (31).

Mantan Panglima TNI tersebut ditusuk di depan Gerbang Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten, pada Kamis, 10 Oktober 2019, sekira pukul 11.55 WIB. Berikut fakta-fakta Wiranto ditusuk oleh dua terduga pelaku :

1. Wiranto Ditusuk Usai Mendengar Aspirasi Mahasiswa

Wiranto tiba-tiba diserang oleh Abu Rara &amp;lrm;sesaat setelah turun dari mobilnya. Saat itu, Wiranto hendak pulang menggunakan heli setelah melakukan kunjungan di sebuah kampus daerah Pandeglang, Banten.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Wiranto sempat bertemu dan menerima aspirasi dari Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Mathlaul Anwar, Banten.&amp;lrm; Setelah mendengarkan aspirasi dari mahasiswa, Wiranto berjanji akan menyampaikan ke Presiden Jokowi.

2. Wiranto Diserang Pasutri yang Diduga Jaringan Teroris



Wiranto diserang oleh dua terduga pelaku. Dua terduga pelaku tersebut yakni, FA (21) dan Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31). Abu Rara merupakan terduga yang melakukan penusukan terhadap Wiranto.

FA dan Abu Rara diduga merupakan pasangan suami istri (pasutri) jaringan teroris. Keduanya disinyalir teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi. Sebelum bergabung di JAD Bekasi, Abu Rara pernah ada di dalam jaringan JAD Kediri.

Tak hanya itu, pihak kepolisian menduga bahwa keduanya telah terpapar paham radikal ISIS sehingga nekat melakukan penyerangan terhadap Wiranto.

3. Wiranto Ditusuk Menggunakan Pisau Ninja (Kunai)



Abu Rara dan istrinya FA menggunakan senjata tajam berupa pisau ninja (kunai) untuk menusuk Wiranto. Kunai merupakan pisau asal Jepang yang&amp;lrm; digunakan untuk melakukan penyerangan jarak dekat.

Ditelisik dari Wikipedia, kunai merupakan alat ninja yang menyerupai pisau berujung lancing dan sering digunakan untuk memanjat ataupun menggali tanah. Kunai kerap berukuran kecil sekira 10-15 sentimeter.

Polisi menyita dua buah kunai dari tangan pelaku penyerang Wiranto. Kunai yang disita polisi tampak dibalut kain merah di bagian pegangannya.

4. Wiranto Alami Dua Luka Tusukan di Perut Bagian Kiri

Wiranto sempat terjatuh setelah ditusuk oleh Abu Rara. Wiranto  langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandeglang sesaat  ditusuk. Setelah dilakukan pemeriksaan tim dokter, terdapat dua luka  tusukan di bagian perut sebelah kiri Wiranto.

Wiranto dipindah ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, menggunakan  heli. Dia langsung dilakukan operasi selama tiga jam terhadap luka  tusukan di perut kirinya tersebut. Saat ini, Wiranto masih dilakukan  perawatan.

5. Kapolsek Menes dan Ajudan Wiranto Juga Ikut Terluka



Kapolsek Menes, Kompol Daryanto dan ajudan Wiranto, Fuad, juga  menjadi korban penyerangan terduga teroris di Pandeglang. Keduanya ikut  terluka saat pelaku Abu Rara menyerang Wiranto.

Daryanto dan Fuad saat itu sedang berada di lokasi kejadian untuk  mendampingi Wiranto. Daryanto mengalami luka tusukan di bagian punggung,  sedangkan Fuad terluka di dada sebelah kiri atas. Fuad dan Daryanto  sudah dilakukan perawatan intensif.&amp;lrm;

6. JAD Disebut Berencana Ganggu Pelantikan Presiden dengan Menyerang Wiranto



Kepala Badan Intelijen Negara (Ka BIN) Budi Gunawan mengaku sudah  mendeteksi adanya rencana JAD yang akan menggangu pelantikan Presiden  dan Wapres terpilih, Jokowi&amp;lrm; - Ma-ruf Amin, pada 20 Oktober 2019,  mendatang.

Hal itu diungkapkan Budi Gunawan setelah Wiranto diserang oleh Abu Rara dan istrinya, yang merupakan anggota JAD Bekasi.

Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu  membantah bahwa aksi penusukan Wiranto berkaitan dengan pelantikan  presiden Jokowi.

7. Wiranto Disebut Pejabat Negara Pertama yang Ditikam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut bahwa Wiranto merupakan  pejabat negara pertama yang dicederai dengan cara ditikam. Wiranto  ditikam tanpa pengawalan yang begitu ketat.

Penikam Wiranto sendiri sudah ditangkap oleh pihak kepolisian sesaat  setelah melakukan aksinya. Saat ini, pelaku masih dilakukan pemeriksaan  oleh pihak kepolisian.&amp;lrm;


</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam)&amp;lrm;, Wiranto menjadi korban penyerangan serta penusukan yang dilakukan oleh sepasang suami istri (pasutri), FA (21) dan Abu Rara (31).

Mantan Panglima TNI tersebut ditusuk di depan Gerbang Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten, pada Kamis, 10 Oktober 2019, sekira pukul 11.55 WIB. Berikut fakta-fakta Wiranto ditusuk oleh dua terduga pelaku :

1. Wiranto Ditusuk Usai Mendengar Aspirasi Mahasiswa

Wiranto tiba-tiba diserang oleh Abu Rara &amp;lrm;sesaat setelah turun dari mobilnya. Saat itu, Wiranto hendak pulang menggunakan heli setelah melakukan kunjungan di sebuah kampus daerah Pandeglang, Banten.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Wiranto sempat bertemu dan menerima aspirasi dari Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Mathlaul Anwar, Banten.&amp;lrm; Setelah mendengarkan aspirasi dari mahasiswa, Wiranto berjanji akan menyampaikan ke Presiden Jokowi.

2. Wiranto Diserang Pasutri yang Diduga Jaringan Teroris



Wiranto diserang oleh dua terduga pelaku. Dua terduga pelaku tersebut yakni, FA (21) dan Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31). Abu Rara merupakan terduga yang melakukan penusukan terhadap Wiranto.

FA dan Abu Rara diduga merupakan pasangan suami istri (pasutri) jaringan teroris. Keduanya disinyalir teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi. Sebelum bergabung di JAD Bekasi, Abu Rara pernah ada di dalam jaringan JAD Kediri.

Tak hanya itu, pihak kepolisian menduga bahwa keduanya telah terpapar paham radikal ISIS sehingga nekat melakukan penyerangan terhadap Wiranto.

3. Wiranto Ditusuk Menggunakan Pisau Ninja (Kunai)



Abu Rara dan istrinya FA menggunakan senjata tajam berupa pisau ninja (kunai) untuk menusuk Wiranto. Kunai merupakan pisau asal Jepang yang&amp;lrm; digunakan untuk melakukan penyerangan jarak dekat.

Ditelisik dari Wikipedia, kunai merupakan alat ninja yang menyerupai pisau berujung lancing dan sering digunakan untuk memanjat ataupun menggali tanah. Kunai kerap berukuran kecil sekira 10-15 sentimeter.

Polisi menyita dua buah kunai dari tangan pelaku penyerang Wiranto. Kunai yang disita polisi tampak dibalut kain merah di bagian pegangannya.

4. Wiranto Alami Dua Luka Tusukan di Perut Bagian Kiri

Wiranto sempat terjatuh setelah ditusuk oleh Abu Rara. Wiranto  langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandeglang sesaat  ditusuk. Setelah dilakukan pemeriksaan tim dokter, terdapat dua luka  tusukan di bagian perut sebelah kiri Wiranto.

Wiranto dipindah ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, menggunakan  heli. Dia langsung dilakukan operasi selama tiga jam terhadap luka  tusukan di perut kirinya tersebut. Saat ini, Wiranto masih dilakukan  perawatan.

5. Kapolsek Menes dan Ajudan Wiranto Juga Ikut Terluka



Kapolsek Menes, Kompol Daryanto dan ajudan Wiranto, Fuad, juga  menjadi korban penyerangan terduga teroris di Pandeglang. Keduanya ikut  terluka saat pelaku Abu Rara menyerang Wiranto.

Daryanto dan Fuad saat itu sedang berada di lokasi kejadian untuk  mendampingi Wiranto. Daryanto mengalami luka tusukan di bagian punggung,  sedangkan Fuad terluka di dada sebelah kiri atas. Fuad dan Daryanto  sudah dilakukan perawatan intensif.&amp;lrm;

6. JAD Disebut Berencana Ganggu Pelantikan Presiden dengan Menyerang Wiranto



Kepala Badan Intelijen Negara (Ka BIN) Budi Gunawan mengaku sudah  mendeteksi adanya rencana JAD yang akan menggangu pelantikan Presiden  dan Wapres terpilih, Jokowi&amp;lrm; - Ma-ruf Amin, pada 20 Oktober 2019,  mendatang.

Hal itu diungkapkan Budi Gunawan setelah Wiranto diserang oleh Abu Rara dan istrinya, yang merupakan anggota JAD Bekasi.

Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu  membantah bahwa aksi penusukan Wiranto berkaitan dengan pelantikan  presiden Jokowi.

7. Wiranto Disebut Pejabat Negara Pertama yang Ditikam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut bahwa Wiranto merupakan  pejabat negara pertama yang dicederai dengan cara ditikam. Wiranto  ditikam tanpa pengawalan yang begitu ketat.

Penikam Wiranto sendiri sudah ditangkap oleh pihak kepolisian sesaat  setelah melakukan aksinya. Saat ini, pelaku masih dilakukan pemeriksaan  oleh pihak kepolisian.&amp;lrm;


</content:encoded></item></channel></rss>
