<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wiranto Ditusuk, Ketum PBNU: Ini Tindakan Biadab Jauh dari Agama</title><description>PBNU mengecam penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/11/337/2115684/wiranto-ditusuk-ketum-pbnu-ini-tindakan-biadab-jauh-dari-agama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/11/337/2115684/wiranto-ditusuk-ketum-pbnu-ini-tindakan-biadab-jauh-dari-agama"/><item><title>Wiranto Ditusuk, Ketum PBNU: Ini Tindakan Biadab Jauh dari Agama</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/11/337/2115684/wiranto-ditusuk-ketum-pbnu-ini-tindakan-biadab-jauh-dari-agama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/11/337/2115684/wiranto-ditusuk-ketum-pbnu-ini-tindakan-biadab-jauh-dari-agama</guid><pubDate>Jum'at 11 Oktober 2019 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/11/337/2115684/wiranto-ditusuk-ketum-pbnu-ini-tindakan-biadab-jauh-dari-agama-b5xT3PkNc8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/11/337/2115684/wiranto-ditusuk-ketum-pbnu-ini-tindakan-biadab-jauh-dari-agama-b5xT3PkNc8.jpg</image><title>Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto oleh pelaku Syahrial Alamsyah alias Abu Rara yang menurut polisi bagian dari jaringan teroris Jamaah Ansarut Daulah (JAD).
&quot;Ini tindakan biadab, jahiliyah, jauh dari (nilai) agama, jauh fari norma dan jauh dari akhalakul karimah,&quot; kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dalam pernyataan resminya, Jumat (11/10/2019).
&quot;Saya atas nama seluruh keluarga NU mengutuk dan mengecam atas terjadinya penusuka terhadap Menko Polhukam Wiranto yang dilakukan oleh jaringan ISIS atau JAD,&quot; tuturnya.
PBNU meminta aparat penegak hukum bergerak memberantas kelompok radikalisme yang mengancam keamanan bangsa dan negara.
Penusukan Wiranto (Istimewa)
&quot;Kami memohon kepada pemerintah dalam hal ini aparat kepolisan menindak tegas seluruh jaringan radikalisme di mana pun berada,&amp;rdquo; ujar Said Aqil.
Baca juga: 7 Fakta Penusukan Wiranto oleh Terduga Teroris Jaringan ISIS
&amp;ldquo;Jangan diberikan kesempatan mereka bergerak sekecil apapun, mereka ada di mana-mana, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumbawa, Bima dan lain-lain.&quot;
Baca juga: Kronologi Lengkap Kunjungan Wiranto ke Pandeglang hingga Tersungkur Ditusuk Pasutri
Said Aqil mengatakan jangan ada kesan bahwa negara kalah menghadapi para terorisme yang sudah terang-terangan menyerang salah pejabat tinggi negara bidang politik hukum dan keamanan.
&quot;Oleh karena itu jangan ada kesan negara kita kalah. Jangan ada kesan seakan-akan ada pembiaran dari pihak kepolisian,&quot; tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Wiranto ditusuk saat melakukan kunjungan kerja di Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis 10 Oktober 2019 siang. Wiranto yang baru turun dari mobilnya langsung diserang pelaku dengan pisau hingga mengalami dua luka tusukan.
Wiranto masih dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
Selain Wiranto, pelaku juga menikan Kapolsek Menes Kompol Daryanto dan ajudan Wiranto, Fuad. Keduanya juga terluka.
Pelaku Syahrial Alamsyah bersama istrinya Fitria Diana sudah ditahan oleh polisi.
Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) menyatakan pelaku bagian dari jaringan JAD, kelompok teroris yang sudah dibubarkan oleh pemerintah karena berafiliasi ke ISIS.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto oleh pelaku Syahrial Alamsyah alias Abu Rara yang menurut polisi bagian dari jaringan teroris Jamaah Ansarut Daulah (JAD).
&quot;Ini tindakan biadab, jahiliyah, jauh dari (nilai) agama, jauh fari norma dan jauh dari akhalakul karimah,&quot; kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dalam pernyataan resminya, Jumat (11/10/2019).
&quot;Saya atas nama seluruh keluarga NU mengutuk dan mengecam atas terjadinya penusuka terhadap Menko Polhukam Wiranto yang dilakukan oleh jaringan ISIS atau JAD,&quot; tuturnya.
PBNU meminta aparat penegak hukum bergerak memberantas kelompok radikalisme yang mengancam keamanan bangsa dan negara.
Penusukan Wiranto (Istimewa)
&quot;Kami memohon kepada pemerintah dalam hal ini aparat kepolisan menindak tegas seluruh jaringan radikalisme di mana pun berada,&amp;rdquo; ujar Said Aqil.
Baca juga: 7 Fakta Penusukan Wiranto oleh Terduga Teroris Jaringan ISIS
&amp;ldquo;Jangan diberikan kesempatan mereka bergerak sekecil apapun, mereka ada di mana-mana, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumbawa, Bima dan lain-lain.&quot;
Baca juga: Kronologi Lengkap Kunjungan Wiranto ke Pandeglang hingga Tersungkur Ditusuk Pasutri
Said Aqil mengatakan jangan ada kesan bahwa negara kalah menghadapi para terorisme yang sudah terang-terangan menyerang salah pejabat tinggi negara bidang politik hukum dan keamanan.
&quot;Oleh karena itu jangan ada kesan negara kita kalah. Jangan ada kesan seakan-akan ada pembiaran dari pihak kepolisian,&quot; tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Wiranto ditusuk saat melakukan kunjungan kerja di Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis 10 Oktober 2019 siang. Wiranto yang baru turun dari mobilnya langsung diserang pelaku dengan pisau hingga mengalami dua luka tusukan.
Wiranto masih dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
Selain Wiranto, pelaku juga menikan Kapolsek Menes Kompol Daryanto dan ajudan Wiranto, Fuad. Keduanya juga terluka.
Pelaku Syahrial Alamsyah bersama istrinya Fitria Diana sudah ditahan oleh polisi.
Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) menyatakan pelaku bagian dari jaringan JAD, kelompok teroris yang sudah dibubarkan oleh pemerintah karena berafiliasi ke ISIS.
</content:encoded></item></channel></rss>
