<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sejumlah Pekerja Bangunan di Wamena Dikabarkan Diserang OTK, 1 Orang Tewas</title><description>Wilayah Wamena, Jayawijaya, Papua, Sabtu (12/10/2019) sore tadi kembali memanas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/12/337/2116178/sejumlah-pekerja-bangunan-di-wamena-dikabarkan-diserang-otk-1-orang-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/10/12/337/2116178/sejumlah-pekerja-bangunan-di-wamena-dikabarkan-diserang-otk-1-orang-tewas"/><item><title>Sejumlah Pekerja Bangunan di Wamena Dikabarkan Diserang OTK, 1 Orang Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/10/12/337/2116178/sejumlah-pekerja-bangunan-di-wamena-dikabarkan-diserang-otk-1-orang-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/10/12/337/2116178/sejumlah-pekerja-bangunan-di-wamena-dikabarkan-diserang-otk-1-orang-tewas</guid><pubDate>Sabtu 12 Oktober 2019 21:31 WIB</pubDate><dc:creator>Chanry Andrew S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/12/337/2116178/sejumlah-pekerja-bangunan-di-wamena-dikabarkan-diserang-otk-1-orang-tewas-22IlSQ59CY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/12/337/2116178/sejumlah-pekerja-bangunan-di-wamena-dikabarkan-diserang-otk-1-orang-tewas-22IlSQ59CY.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>WAMENA - Wilayah Wamena, Jayawijaya, Papua, Sabtu (12/10/2019) sore tadi kembali memanas. Sejumlah pekerja bangunan dilaporkan diserang orang tidak dikenal (OTK) usai pulang dari kerja.&amp;nbsp;
Dari informasi yang didapatkan MNC Media, keenam pekerja bangunan tersebut, baru saja pulang dari lokasi kerja mereka, dan sesampainya di depan jembatan Wouma, kota Wamena mereka diserang oleh dua orang tidak dikenal. Dalam insiden tersebut, para pekerja dikabarkan terluka dan satu di antaranya tewas.
&quot;Tukang bangunan itu mereka berjumlah 6 orang menggunakan 4 unit motor pulang kerja melewati depan jembatan Woma menuju Kota wamena. Mereka pas pulang dari lokasi kerja,  mereka diserang oleh dua orang tidak dikenal secara mendadak,&quot; ungkap sumber resmi di lingkungan kepolisian.&amp;nbsp;
&quot;Tiba-tiba di depan jembatan Woma pengendara motor yang di depan ditikam oleh OTK berjumlah 2 orang dengan ciri-ciri 1 anak dewasa pakai baju merah dan 1 anak remaja,&quot; imbuhnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Cerita Korban Kerusuhan Wamena yang Selamat Usai Bersembunyi di Kandang Babi
Setelah diserang oleh OTK, pengendara motor itu jatuh,  kemudian bangun kembali mengendarai motor dan melapor di Pos Brimob di dekat Pasar Woma kemudian korban yang alami penikaman  dibawa ke RSUD Wamena.
&amp;nbsp;
Korban penikaman sempat dalam penanganan medis karena pisau masih tertanam di perut dan dalam keadaan Koma, selanjutnya pukul 16.50 WIT korban meninggal dunia. Sedangkan satu korban lainnya masih dalam perawatan medis.
Pelaku penyerangan yang diduga berjumlah 2 orang tersebut dilaporkan usai melakukan aksinya langsung  melarikan diri ke arah kuburan lama Wamena.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dialog dengan Tokoh Papua, Menhan Ryamizard : Kita Semua Bersaudara&amp;nbsp;Adapun identitas korban, Deri Datu Padang, (30), luka tikam di perut kanan, Bunga Simon, (38) tahun, luka di lutut dan bibir (yang dibonceng oleh korban penikaman).
Aparat kepolisian masih menyelidiki insiden tersebut. Aparat juga dikerahkan untuk berjaga-jaga di lokasi kejadian.
Kapolres Jayawijaya, AKBP Tonny Ananda yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya hingga malam ini belum dapat dihubungi, karena tidak aktif.</description><content:encoded>WAMENA - Wilayah Wamena, Jayawijaya, Papua, Sabtu (12/10/2019) sore tadi kembali memanas. Sejumlah pekerja bangunan dilaporkan diserang orang tidak dikenal (OTK) usai pulang dari kerja.&amp;nbsp;
Dari informasi yang didapatkan MNC Media, keenam pekerja bangunan tersebut, baru saja pulang dari lokasi kerja mereka, dan sesampainya di depan jembatan Wouma, kota Wamena mereka diserang oleh dua orang tidak dikenal. Dalam insiden tersebut, para pekerja dikabarkan terluka dan satu di antaranya tewas.
&quot;Tukang bangunan itu mereka berjumlah 6 orang menggunakan 4 unit motor pulang kerja melewati depan jembatan Woma menuju Kota wamena. Mereka pas pulang dari lokasi kerja,  mereka diserang oleh dua orang tidak dikenal secara mendadak,&quot; ungkap sumber resmi di lingkungan kepolisian.&amp;nbsp;
&quot;Tiba-tiba di depan jembatan Woma pengendara motor yang di depan ditikam oleh OTK berjumlah 2 orang dengan ciri-ciri 1 anak dewasa pakai baju merah dan 1 anak remaja,&quot; imbuhnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Cerita Korban Kerusuhan Wamena yang Selamat Usai Bersembunyi di Kandang Babi
Setelah diserang oleh OTK, pengendara motor itu jatuh,  kemudian bangun kembali mengendarai motor dan melapor di Pos Brimob di dekat Pasar Woma kemudian korban yang alami penikaman  dibawa ke RSUD Wamena.
&amp;nbsp;
Korban penikaman sempat dalam penanganan medis karena pisau masih tertanam di perut dan dalam keadaan Koma, selanjutnya pukul 16.50 WIT korban meninggal dunia. Sedangkan satu korban lainnya masih dalam perawatan medis.
Pelaku penyerangan yang diduga berjumlah 2 orang tersebut dilaporkan usai melakukan aksinya langsung  melarikan diri ke arah kuburan lama Wamena.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dialog dengan Tokoh Papua, Menhan Ryamizard : Kita Semua Bersaudara&amp;nbsp;Adapun identitas korban, Deri Datu Padang, (30), luka tikam di perut kanan, Bunga Simon, (38) tahun, luka di lutut dan bibir (yang dibonceng oleh korban penikaman).
Aparat kepolisian masih menyelidiki insiden tersebut. Aparat juga dikerahkan untuk berjaga-jaga di lokasi kejadian.
Kapolres Jayawijaya, AKBP Tonny Ananda yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya hingga malam ini belum dapat dihubungi, karena tidak aktif.</content:encoded></item></channel></rss>
